Anjing Militer Israel Dilatih Menyiksa dan Memperkosa Warga Palestina
Kamis, 25 Juli 2024 - 06:45 WIB
loading...
Israel menggunakan anjing militer untuk melawan rakyat Palestina di Jalur Gaza. Foto/Ilustrasi: Reuters
A
A
A
Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Jenewa, Euro-Med Monitor, menerbitkan sebuah laporan yang mengungkapkan bahwa “anjing digunakan untuk secara sistematis menyerang, mengintimidasi, menganiaya – dan bahkan melakukan pelecehan seksual – terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dan fasilitas penahanan Israel .”
Insiden terbaru adalah pembunuhan Muhammad Bhar oleh anjing militer tentara Israel di siang bolong. Pria Palestina berusia 24 tahun yang dibunuh itu tengah menderita sindrom Down dan autisme .
PressTV mencatat insiden ini semacam ini kian banyak terjadi. Bulan lalu, sebuah video menjadi viral yang menunjukkan seorang wanita berusia 70 tahun, Dawlat al-Tanani diserang oleh seekor anjing Israel di rumahnya di kamp pengungsi Jabalia di Gaza.
“Saat saya tertidur, anjing yang membawa kamera di punggungnya memasuki ruangan dan menyerang saya. Ia menancapkan gigi tajamnya ke lengan saya hingga mencapai tulang, menyeret saya ke lantai sementara tentara berdiri di luar,” ujar al Tanini.
Baca juga: Tentara Israel Kian Biadab, Gunakan Anjing untuk Paksa Para Perempuan Palestina Telanjang
“Saya bersumpah saya telah melihat kematian dengan mata kepala saya sendiri,” kata sang nenek.
Ia tidak dapat segera mencari bantuan medis karena pemboman Israel di wilayah tersebut.
Setelah berjalan beberapa jam, dia akhirnya sampai di rumah sakit keesokan harinya.
Rekaman yang menunjukkan pasukan Israel melepaskan seekor anjing terlatih ke arah al Tanini memicu kemarahan di media sosial dan netizen mengutuk serangan biadab Israel terhadap seorang wanita tua.
Pada bulan Desember, Hussam Abu Safiya, kepala departemen anak Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza, mengatakan bahwa militer Israel melepaskan anjing penyerang dalam penggerebekan di rumah sakit tersebut.
Insiden terbaru adalah pembunuhan Muhammad Bhar oleh anjing militer tentara Israel di siang bolong. Pria Palestina berusia 24 tahun yang dibunuh itu tengah menderita sindrom Down dan autisme .
PressTV mencatat insiden ini semacam ini kian banyak terjadi. Bulan lalu, sebuah video menjadi viral yang menunjukkan seorang wanita berusia 70 tahun, Dawlat al-Tanani diserang oleh seekor anjing Israel di rumahnya di kamp pengungsi Jabalia di Gaza.
“Saat saya tertidur, anjing yang membawa kamera di punggungnya memasuki ruangan dan menyerang saya. Ia menancapkan gigi tajamnya ke lengan saya hingga mencapai tulang, menyeret saya ke lantai sementara tentara berdiri di luar,” ujar al Tanini.
Baca juga: Tentara Israel Kian Biadab, Gunakan Anjing untuk Paksa Para Perempuan Palestina Telanjang
“Saya bersumpah saya telah melihat kematian dengan mata kepala saya sendiri,” kata sang nenek.
Ia tidak dapat segera mencari bantuan medis karena pemboman Israel di wilayah tersebut.
Setelah berjalan beberapa jam, dia akhirnya sampai di rumah sakit keesokan harinya.
Rekaman yang menunjukkan pasukan Israel melepaskan seekor anjing terlatih ke arah al Tanini memicu kemarahan di media sosial dan netizen mengutuk serangan biadab Israel terhadap seorang wanita tua.
Pada bulan Desember, Hussam Abu Safiya, kepala departemen anak Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza, mengatakan bahwa militer Israel melepaskan anjing penyerang dalam penggerebekan di rumah sakit tersebut.
Lihat Juga :