Begini Kondisi Kekhalifahan Islam Menjelang Perang Salib I
Jum'at, 26 Juli 2024 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Paus Urbanus pada waktu itu menjadi pemimpin tertinggi Katolik, mempunyai ide tidak hanya mengalahkan Turki Seljuk namun juga untuk merebut Yerusalem yang dikuasai Islam dalam waktu yang sangat lama.
Semenjak Yerusalem ditaklukkan oleh Khalifah Umar, tidak ada usaha yang nyata dari Kristen Eropa untuk merebut Yerusalem. Usaha Byzantium tidak mendapatkan dukungan kerajaan-kerajaan Kristen Eropa yang mayoritas menganut Katolik.
Di Eropa, Katolik-lah yang dianggap Kristen yang benar, sedangkan di Timur lebih berkembang Kristen Ortodoks. Boleh dikatakan bahwa paus adalah rajanya para raja di Eropa.
Hampir seluruh raja di Eropa menganut Katolik dan kewajibannya untuk tunduk terhadap perintah paus, terutama perintah yang masih berkaitan dengan kekristenan.
Momen ekspansi Turki Seljuk di Anatolia adalah peristiwa yang tepat bagi Paus Urbanus II untuk menyatukan Katolik dan Kristen Ortodoks di Timur.
Baca juga: Hubungan Muslim-Kristen dan Perang Salib Menurut John L Esposito
Paus Urbanus juga ingin menyatukan Roma dengan Konstantinopel karena hubungan keduanya merenggang setelah Romawi dibagi menjadi dua.
Perang Salib merupakan sebuah perang yang diserukan oleh Paus di Roma. Paus yang merupakan pemimpin tertinggi Kristen Katolik sehingga keputusan yang diambil Paus harus dipatuhi oleh umat Katolik bahkan seorang raja tetap mempunyai kedudukan yang lebih rendah daripada seorang Paus situ sendiri.
Semenjak Yerusalem ditaklukkan oleh Khalifah Umar, tidak ada usaha yang nyata dari Kristen Eropa untuk merebut Yerusalem. Usaha Byzantium tidak mendapatkan dukungan kerajaan-kerajaan Kristen Eropa yang mayoritas menganut Katolik.
Di Eropa, Katolik-lah yang dianggap Kristen yang benar, sedangkan di Timur lebih berkembang Kristen Ortodoks. Boleh dikatakan bahwa paus adalah rajanya para raja di Eropa.
Hampir seluruh raja di Eropa menganut Katolik dan kewajibannya untuk tunduk terhadap perintah paus, terutama perintah yang masih berkaitan dengan kekristenan.
Momen ekspansi Turki Seljuk di Anatolia adalah peristiwa yang tepat bagi Paus Urbanus II untuk menyatukan Katolik dan Kristen Ortodoks di Timur.
Baca juga: Hubungan Muslim-Kristen dan Perang Salib Menurut John L Esposito
Paus Urbanus juga ingin menyatukan Roma dengan Konstantinopel karena hubungan keduanya merenggang setelah Romawi dibagi menjadi dua.
Perang Salib merupakan sebuah perang yang diserukan oleh Paus di Roma. Paus yang merupakan pemimpin tertinggi Kristen Katolik sehingga keputusan yang diambil Paus harus dipatuhi oleh umat Katolik bahkan seorang raja tetap mempunyai kedudukan yang lebih rendah daripada seorang Paus situ sendiri.
(mhy)
Lihat Juga :