Pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran, Keamanan Iran Dipertanyakan

Kamis, 01 Agustus 2024 - 10:50 WIB
loading...
Pembunuhan Ismail Haniyeh...
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh terbunuh di Iran. Foto: Financial Times
A A A
Kepala politik Hamas, Ismail Haniyeh , dibunuh di Teheran, Iran , dalam sebuah serangan yang menurut kelompok itu dilakukan oleh Israel . Lalu, apa artinya ini bagi keamanan Iran?

Ini adalah serangan udara yang dilakukan oleh Israel di utara Teheran, menurut pihak berwenang sebagaimana dilansir Al Jazeera. Lokasi serangan merupakan daerah tempat tinggal banyak pejabat tinggi – dan tempat banyak delegasi asing yang datang untuk pelantikan Presiden menginap.

Tidak jelas di mana tepatnya serangan itu terjadi, tetapi daerah itu berada di bawah keamanan bersenjata lengkap untuk melindungi tamu asing.

Menurut Al Jazeera, serangan itu pasti akan memicu penyelidikan di antara lembaga militer Iran, karena tampaknya serangan itu terjadi secara tiba-tiba dan tidak ada laporan aktivitas pertahanan udara menjelang pembunuhan itu.

Karena tidak adanya sejumlah besar jet tempur canggih yang dapat membantu pertahanan udara dan membangun superioritas udara, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan tentara Iran menggunakan berbagai macam sistem pertahanan rudal.

Baca juga: PP Syarikat Islam Kecam Pembunuhan Ismail Haniyeh

Namun, tidak satu pun dari sekian banyak sistem radar atau baterai pertahanan rudal buatan luar negeri atau yang dikembangkan secara lokal yang beroperasi pada jarak yang berbeda berhasil menggagalkan serangan tersebut.

Israel memiliki sejarah panjang dalam menyabotase fasilitas nuklir dan militer Iran serta membunuh ilmuwan nuklir di dalam Iran.

Israel juga diyakini berada di balik tiga quadcopter peledak kecil yang diluncurkan dari dalam Iran yang menyerang fasilitas militer di Isfahan pada bulan April dan menimbulkan kerusakan pada sistem pertahanan rudal S-300 buatan Rusia.

Namun, Israel tidak pernah melancarkan serangan udara di dalam Iran dari luar negeri, terutama terhadap ibu kota.

Tanggapan Iran

Iran dan Israel telah terlibat dalam perang bayangan selama bertahun-tahun, tetapi situasinya telah meningkat secara signifikan menjadi konflik terbuka sejak dimulainya perang di Gaza, sehingga membuka peluang bagi serangan langsung Iran lainnya terhadap Israel.

Baca juga: Mengenang Pertemuan Ismail Haniyeh dengan Mantan Wapres JK
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Rekomendasi
Megastruktur Berusia...
Megastruktur Berusia 11.000 Tahun Ditemukan di Bawah Laut Baltik
Super Blue Blood Moon...
Super Blue Blood Moon 2018, Gerhana Bulan Terindah Sepanjang Sejarah yang Sangat Jarang Terjadi
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Artikel Terkini
Adab Suami Istri agar...
Adab Suami Istri agar Rumah Tangga Samawa, Imam Ghazali: Bukan Sekadar Tidak Menyakiti
Cara Mengenali Rumah...
Cara Mengenali Rumah Tangga Samawa, Ini 7 Ciri-Cirinya Menurut Ajaran Islam
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Ayat-ayat Al Quran dan...
Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu
Infografis
Pembunuhan 4 Muslim...
Pembunuhan 4 Muslim di AS, Presiden Biden: Saya Marah dan Sedih!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved