5 Poin Penting Pidato Nasrallah setelah Serangan Hizbullah ke Israel
Senin, 26 Agustus 2024 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Nasrallah memanfaatkan kesempatan yang disampaikan dalam pidatonya untuk membantah sejumlah klaim Israel.
Hal yang paling penting adalah sindiran dari pihak Israel bahwa mereka telah mengetahui serangan tersebut dan serangan pendahuluannya telah mencegah serangan Hizbullah menjadi tidak merusak.
Pengetahuan Israel sebelumnya mengenai serangan Hizbullah juga akan menambah kesan bahwa kelompok Lebanon memiliki kebocoran intelijen yang besar, terutama setelah pembunuhan sejumlah besar komandan Hizbullah.
Namun, Nasrallah mengatakan Israel tidak mengungkap serangan tersebut, dan menambahkan bahwa mereka hanya memperhatikan pergerakan di dekat perbatasan dan melancarkan serangan namun tidak mengenai lokasi peluncuran roket atau drone Hizbullah sebelum serangan dimulai. Daerah-daerah yang diserang Israel justru telah dikosongkan dari lokasi dan depot peluncuran roket, atau merupakan lokasi peluncuran yang baru diserang setelah serangan berakhir, kata Nasrallah.
Baca juga: Bersiap Perang Besar Lawan Hizbullah, Israel Bangun Kota Tenda di Selatan
Kelima, target sipil dihindari
Nasrallah menekankan bahwa sasarannya adalah militer dan intelijen Israel dan kelompok tersebut menghindari semua wilayah sipil, termasuk infrastruktur publik, seperti Bandara Ben Gurion di Tel Aviv.
“Untuk memastikan perlindungan warga sipil di Lebanon dan untuk menghindari kerugian apa pun terhadap mereka akibat musuh, kami memilih untuk menghindari warga sipil [di Israel],” katanya.
Nasrallah mengakui rasa takut yang menyelimuti Lebanon sejak terbunuhnya Shukr dan kemungkinan perang habis-habisan dengan Israel.
“Pada tahap saat ini, negara [Lebanon] dapat mengambil napas dan bersantai,” kata Nasrallah.
Baca juga: Rudal Hizbullah Hantam Markas Militer Israel
Hal yang paling penting adalah sindiran dari pihak Israel bahwa mereka telah mengetahui serangan tersebut dan serangan pendahuluannya telah mencegah serangan Hizbullah menjadi tidak merusak.
Pengetahuan Israel sebelumnya mengenai serangan Hizbullah juga akan menambah kesan bahwa kelompok Lebanon memiliki kebocoran intelijen yang besar, terutama setelah pembunuhan sejumlah besar komandan Hizbullah.
Namun, Nasrallah mengatakan Israel tidak mengungkap serangan tersebut, dan menambahkan bahwa mereka hanya memperhatikan pergerakan di dekat perbatasan dan melancarkan serangan namun tidak mengenai lokasi peluncuran roket atau drone Hizbullah sebelum serangan dimulai. Daerah-daerah yang diserang Israel justru telah dikosongkan dari lokasi dan depot peluncuran roket, atau merupakan lokasi peluncuran yang baru diserang setelah serangan berakhir, kata Nasrallah.
Baca juga: Bersiap Perang Besar Lawan Hizbullah, Israel Bangun Kota Tenda di Selatan
Kelima, target sipil dihindari
Nasrallah menekankan bahwa sasarannya adalah militer dan intelijen Israel dan kelompok tersebut menghindari semua wilayah sipil, termasuk infrastruktur publik, seperti Bandara Ben Gurion di Tel Aviv.
“Untuk memastikan perlindungan warga sipil di Lebanon dan untuk menghindari kerugian apa pun terhadap mereka akibat musuh, kami memilih untuk menghindari warga sipil [di Israel],” katanya.
Nasrallah mengakui rasa takut yang menyelimuti Lebanon sejak terbunuhnya Shukr dan kemungkinan perang habis-habisan dengan Israel.
“Pada tahap saat ini, negara [Lebanon] dapat mengambil napas dan bersantai,” kata Nasrallah.
Baca juga: Rudal Hizbullah Hantam Markas Militer Israel
(mhy)
Lihat Juga :