Khotbah Jumat: Membangun Keluarga Sakinah Berdasarkan Al-Qur’an
Kamis, 26 September 2024 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa pernikahan adalah tanda kebesaran Allah, di mana suami dan istri dijadikan satu untuk saling mencintai dan menyayangi. Rasa kasih dan sayang dalam keluarga adalah sumber ketenangan dan kebahagiaan.
Jamaah Salat Jumat yang dirahmati Allah,
Untuk mewujudkan keluarga sakinah yang bahagia dunia dan akhirat, kita harus membangunnya di atas lima asas utama:
Pertama, Karamah Insaniyyah (Kemuliaan Manusia): Menempatkan manusia, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai makhluk yang dimuliakan Allah. Ini tercermin dalam QS al-Isra ayat 70:
Baca juga: Khotbah Jumat: Jilbab Identitas Perempuan Merdeka
“Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam…” (QS al-Isra: 70).
Kedua, Hubungan Kesetaraan: Dalam keluarga, semua anggota harus diperlakukan setara, tanpa membedakan status atau kedudukan. Allah menegaskan bahwa yang membedakan manusia hanyalah ketakwaannya, sebagaimana firman-Nya dalam QS al-Hujurat ayat 13:
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.”
Ketiga, Keadilan: Setiap anggota keluarga harus diperlakukan dengan adil. Allah memerintahkan kita untuk selalu berlaku adil dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam rumah tangga. Hal ini sesuai dengan firman-Nya dalam QS an-Nahl ayat 90:
”Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” ( QS an-Nahl : 90).
Baca juga: Khotbah Jumat: Keutamaan Hari Jumat dan Amalan Mustajab
Keempat, Mawaddah wa Rahmah (Kasih Sayang): Rasa kasih sayang harus selalu ada dalam keluarga, agar setiap anggotanya merasa dihargai dan dilindungi. Allah berfirman dalam QS ar-Rum ayat 21:
Jamaah Salat Jumat yang dirahmati Allah,
Untuk mewujudkan keluarga sakinah yang bahagia dunia dan akhirat, kita harus membangunnya di atas lima asas utama:
Pertama, Karamah Insaniyyah (Kemuliaan Manusia): Menempatkan manusia, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai makhluk yang dimuliakan Allah. Ini tercermin dalam QS al-Isra ayat 70:
Baca juga: Khotbah Jumat: Jilbab Identitas Perempuan Merdeka
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِيْٓ اٰدَمَ وَحَمَلْنٰهُمْ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنٰهُمْ مِّنَ الطَّيِّبٰتِ وَفَضَّلْنٰهُمْ عَلٰى كَثِيْرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيْلًا
“Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam…” (QS al-Isra: 70).
Kedua, Hubungan Kesetaraan: Dalam keluarga, semua anggota harus diperlakukan setara, tanpa membedakan status atau kedudukan. Allah menegaskan bahwa yang membedakan manusia hanyalah ketakwaannya, sebagaimana firman-Nya dalam QS al-Hujurat ayat 13:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.”
Ketiga, Keadilan: Setiap anggota keluarga harus diperlakukan dengan adil. Allah memerintahkan kita untuk selalu berlaku adil dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam rumah tangga. Hal ini sesuai dengan firman-Nya dalam QS an-Nahl ayat 90:
اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
”Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” ( QS an-Nahl : 90).
Baca juga: Khotbah Jumat: Keutamaan Hari Jumat dan Amalan Mustajab
Keempat, Mawaddah wa Rahmah (Kasih Sayang): Rasa kasih sayang harus selalu ada dalam keluarga, agar setiap anggotanya merasa dihargai dan dilindungi. Allah berfirman dalam QS ar-Rum ayat 21:
Lihat Juga :