Dakwah Mengajak pada Kebaikan dan Menjaga Diri dari Kemungkaran

Senin, 14 Oktober 2024 - 14:21 WIB
loading...
Dakwah Mengajak pada...
Ketua Umum Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI), Moch Syarif Hidayatullah. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Terdapat miskonsepsi di sebagian masyarakat Indonesia dalam menyikapi kegiatan dakwah . Anggapan bahwa dakwah keagamaan haruslah berujung pada konversi keimanan sejatinya adalah penyempitan dari semangat dakwah itu sendiri. Masyarakat Indonesia yang telah memeluk agamanya masing-masing, tentu akan mengalami segregasi sosial jika ada pihak yang memaksakan perpindahan keyakinan sebagai tujuan tunggal dalam berdakwah.

Ketua Umum Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI), Moch Syarif Hidayatullah menjelaskan, di samping konversi keimanan, tujuan dakwah sendiri sebenarnya menitikberatkan pada ajakan kebaikan, dan saling mengingatkan agar tidak melakukan kemungkaran atau perbuatan jahat.

"Sebetulnya dakwah itu makna dasarnya adalah 'mengajak kepada kebaikan'. Nilai kebaikan itulah yang menjadi fokus dalam berdakwah itu sendiri. Ayatnya, yad'una ilal khairi, di Surat Al-Imran ayat 104, yang berarti mengajak kepada kebaikan, berdakwah atau mendakwahkan kebaikan. Melalui ayat ini, kita juga diperintahkan untuk menjaga diri dari kemungkaran, serta mengingkari segala hal yang tidak baik," kata Syarif di Jakarta, Senin (14/10/2024).

Baca juga: Dakwah menurut Al-Quran: Ayat-Ayat Disesuaikan dengan Keadaan Masyarakat Saat Itu

Menurut Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta ini, dalam berdakwah itu salah kalau memaksakan keimanan orang lain untuk masuk kepada agama pendakwah. Jika mengingat kembali kisah hidup Rasulullah SAW, Nabi Muhammad bisa hidup secara harmoni dengan para pemeluk agama lain tanpa ada paksaan.

Syarif juga menyoroti pemaksaan konversi keimanan yang seolah ditempatkan konteksnya pada masa peperangan. Menyikapi situasi hidup dalam kondisi berperang jelas tidak sama seperti sekarang. Dalam peperangan, pilihannya hanya dua, menang atau kalah. Dirinya pun mengambil contoh dari kejadian Fathul Makkah (Penaklukkan kota Makkah) di zaman Nabi Muhammad.

Ia bercerita, ketika Fathul Makkah terjadi, faktanya Rasulullah SAW tidak memaksa semua penduduk Makkah untuk masuk Islam. Salah satu hal yang dikatakan oleh Rasulullah SAW kala itu, siapa pun yang tidak keluar rumah, dia akan aman.

"Menyatakan masuk Islam pada kejadian Fathul Makkah bukan faktor tunggal seseorang bisa selamat dari peristiwa tersebut. Kejadian ini menekankan bahwa dakwah Islam yang tanpa paksaan sudah ada dari zaman Rasulullah," kata Syarif.

Dakwah keagamaan juga sebaiknya disampaikan oleh dai atau penceramah yang memang memiliki kedalaman ilmu agama. Syarif yang juga aktif sebagai Pembina Yayasan Raudhatul Mustariyah ini berpendapat bahwa kualitas materi yang disampaikan dalam dakwah keagamaan sangat bergantung pada kapasitas si penceramah.

Menurutnya, di ADDAI telah mengedepankan kaderisasi dai yang mampu berdakwah dengan cara yang merukunkan, menentramkan, dan memberikan solusi terhadap hal-hal yang menjadi persoalan di masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Menang Lelang, Komunitas...
Menang Lelang, Komunitas Muslim Indonesia Akan Bangun Gedung Dakwah di Australia
Kisah Hikmah : Ketika...
Kisah Hikmah : Ketika Orang Saleh Diam dan Membiarkan Kemungkaran Dipertontonkan
3 Anugerah Luar Biasa...
3 Anugerah Luar Biasa yang Datang dari Rumah, Kaum Muslim wajib Tahu!
7 Kebaikan Ini akan...
7 Kebaikan Ini akan Didapat Orang Sabar, Apa Saja?
Rekomendasi
Lukisan Rembrandt yang...
Lukisan Rembrandt yang Hilang Selama 65 Tahun Tiba-tiba Muncul Kembali
Bangunan 13 Lantai di...
Bangunan 13 Lantai di Chili Tiba-tiba Ditelan Bumi
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Artikel Terkini
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Infografis
Mengundurkan Diri sebagai...
Mengundurkan Diri sebagai Pemimpin Partai Konservatif dan PM Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved