Cara Mengusap Kepala Anak Yatim dan Doa yang Dianjurkan
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
تلطفا وايناسا - أن اليتيم يمسح رأسه من أعلاه إلى مقدمه قال زين الحافظ العراقي: وورد في حديث ابن أبي أوفى أنه يقال عند مسح رأسه جبر الله يتمك وجعلك خلفا من أبيك [المناوي، فيض القدير، ١٠٨/١]
Artinya: Diusap dengan lembut dan kasih sayang. Caranya adalah dari bagian atas ke depan. Disunnahkan membaca doa ketika mengusap kepala anak Yatim "Semoga Allah menutup keyatimanmu dan menjadikanmu pengganti yang baik dari ayahmu".
Jadi mengusapnya bukan dengan memutar tangan rata ke seluruh kepala anak yatim . Tetapi mengusapnya dari bagian atas ke bagian depan. (Baca Juga: Ustaz Saeful Huda Ajarkan Cara Mengatasi Anak Nakal )
![Cara Mengusap Kepala Anak Yatim dan Doa yang Dianjurkan]()
Demikian keutamaan menyantuni dan mengusap kepala anak Yatim . Selain dapat melembutkan hati, menyantuni anak Yatim akan masuk surga berdekatan bersama Rasulullah SAW . Dalam hadis lain disebutkan: "Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni." (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas).
(Baca Juga: Peringati 10 Muharram, Jurnalis Probolinggo Gelar Tradisi Usap dan Santuni Anak Yatim )
Wallahu Ta'ala A'lam
Artinya: Diusap dengan lembut dan kasih sayang. Caranya adalah dari bagian atas ke depan. Disunnahkan membaca doa ketika mengusap kepala anak Yatim "Semoga Allah menutup keyatimanmu dan menjadikanmu pengganti yang baik dari ayahmu".
Jadi mengusapnya bukan dengan memutar tangan rata ke seluruh kepala anak yatim . Tetapi mengusapnya dari bagian atas ke bagian depan. (Baca Juga: Ustaz Saeful Huda Ajarkan Cara Mengatasi Anak Nakal )

Demikian keutamaan menyantuni dan mengusap kepala anak Yatim . Selain dapat melembutkan hati, menyantuni anak Yatim akan masuk surga berdekatan bersama Rasulullah SAW . Dalam hadis lain disebutkan: "Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni." (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas).
(Baca Juga: Peringati 10 Muharram, Jurnalis Probolinggo Gelar Tradisi Usap dan Santuni Anak Yatim )
Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Lihat Juga :