3 Alasan Mengapa Pembinaan Lebih Diberi Prioritas daripada Peperangan
Kamis, 07 November 2024 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, menurut sunnatullah, kedudukan itu tidak akan dapat terwujudkan, kecuali setelah orang yang berhak memperolehnya lulus dari berbagai ujian Allah terhadap hati mereka, sehingga dapat dibedakan antara orang yang buruk hatinya dan orang yang baik hatinya.
Itulah salah satu bentuk pendidikan praktis yang dialami oleh para nabi dan orang-orang yang menganjurkan orang lain untuk berpegang kepada ajaran Allah pada setiap zaman.
Baca juga: Gus Baha: Nabi SAW Membela Pemabuk ini karena Cinta Allah SWT dan Rasul-Nya
Imam Syafi'i pernah ditanya, "Manakah yang lebih utama bagi orang mukmin, mendapatkan ujian atau mendapatkan kedudukan di muka bumi ini?"
Dia menjawab, "Apakah ada pemberian kedudukkan sebelum terjadinya ujian? Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla memberikan kedudukan kepada Yusuf setelah dia mengalami ujian dari Allah, sebagaimana yang difirmankan-Nya:
"Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; (dia berkuasa penuh) pergi menuju ke mana saja dia kehendaki di bumi Mesir itu..." ( QS Yusuf : 56)
Sesungguhnya kedudukan yang diperoleh dengan cara yang mudah dan gampang dikhawatirkan akan mudah dihilangkan oleh orang yang mendudukinya dan menyia-nyiakan hasilnya. Berbeda dengan orang-orang yang berjuang dengan jiwa dan harta benda mereka sendiri, sehingga mereka merasakan suka-duka, dan ujian yang sangat berat hingga dia diberi kemenangan oleh Allah SWT.
Baca juga: Inilah Usaha yang Setara dengan Jihad Fi Sabilillah
Itulah salah satu bentuk pendidikan praktis yang dialami oleh para nabi dan orang-orang yang menganjurkan orang lain untuk berpegang kepada ajaran Allah pada setiap zaman.
Baca juga: Gus Baha: Nabi SAW Membela Pemabuk ini karena Cinta Allah SWT dan Rasul-Nya
Imam Syafi'i pernah ditanya, "Manakah yang lebih utama bagi orang mukmin, mendapatkan ujian atau mendapatkan kedudukan di muka bumi ini?"
Dia menjawab, "Apakah ada pemberian kedudukkan sebelum terjadinya ujian? Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla memberikan kedudukan kepada Yusuf setelah dia mengalami ujian dari Allah, sebagaimana yang difirmankan-Nya:
"Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; (dia berkuasa penuh) pergi menuju ke mana saja dia kehendaki di bumi Mesir itu..." ( QS Yusuf : 56)
Sesungguhnya kedudukan yang diperoleh dengan cara yang mudah dan gampang dikhawatirkan akan mudah dihilangkan oleh orang yang mendudukinya dan menyia-nyiakan hasilnya. Berbeda dengan orang-orang yang berjuang dengan jiwa dan harta benda mereka sendiri, sehingga mereka merasakan suka-duka, dan ujian yang sangat berat hingga dia diberi kemenangan oleh Allah SWT.
Baca juga: Inilah Usaha yang Setara dengan Jihad Fi Sabilillah
(mhy)
Lihat Juga :