Pilkada Serentak 2024: Bagaimana Pemimpin yang Baik Menurut Islam
Selasa, 26 November 2024 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini terjadi karena minimnya kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin sehingga menyebabkan masyarakat bersikap apatis. Kecenderungan tersebut membawa dampak yang cukup besar sehingga banyak umat Islam tidak lagi memperhatikan bagaimana seharusnya kriteria pemimpin yang dimaksudkan di dalam Al-Qur`an.
Baca juga: Doa untuk Para Pemimpin dalam Islam
Rukhaini Fitri Rahmawati dalam "Karakteristik Pemimpin dalam Perspektif Islam (Kajian Tafsir Ibnu Katsir)" menjelaskan memimpin berarti memberikan bentuk dan memberikan teladan, merangsang dan mengambil prakarsa bertindak dan memiliki kesadaran tentang tanggung jawab terhadap anggota-anggotanya.
Kurniawan dkk dalam "Konsep Kepemimpinan dalam Islam" menyimpulkan bahwa Pemimpin adalah seseorang yang dapat mempersatukan orang-orang dan dapat mengarahkannya sedemikian rupa untuk mencapai tujuan tertentu.
Untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh seorang pemimpin, maka ia harus mempunyai kemampuan untuk mengatur lingkungan kepemimpinannya.
Sementara dari segi ajaran Islam, kepemimpinan berarti kegiatan menuntun, membimbing, memandu dan menunjukkan jalan yang diridai Allah SWT.
Kegiatan ini bermaksud untuk menumbuhkembangkan kemampuannya sendiri di lingkungan orang-orang yang dipimpin dalam usahanya mencapai rida Allah SWT selama kehidupannya di dunia dan di akhirat.
Nidawati dalam "Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" menjelaskan bahwa Islam sebagai rahmat bagi seluruh manusia telah meletakkan persoalan pemimpin dan kepemimpinan sebagai salah satu persoalan pokok dalam ajarannya.
Beberapa pedoman atau panduan telah digariskan untuk melahirkan kepemimpinan yang diridai Allah SWT, yang membawa kemaslahatan, menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat kelak.
Baca juga: Dosa dan Ganjaran Pemimpin Zalim dalam Islam
Baca juga: Doa untuk Para Pemimpin dalam Islam
Rukhaini Fitri Rahmawati dalam "Karakteristik Pemimpin dalam Perspektif Islam (Kajian Tafsir Ibnu Katsir)" menjelaskan memimpin berarti memberikan bentuk dan memberikan teladan, merangsang dan mengambil prakarsa bertindak dan memiliki kesadaran tentang tanggung jawab terhadap anggota-anggotanya.
Kurniawan dkk dalam "Konsep Kepemimpinan dalam Islam" menyimpulkan bahwa Pemimpin adalah seseorang yang dapat mempersatukan orang-orang dan dapat mengarahkannya sedemikian rupa untuk mencapai tujuan tertentu.
Untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh seorang pemimpin, maka ia harus mempunyai kemampuan untuk mengatur lingkungan kepemimpinannya.
Sementara dari segi ajaran Islam, kepemimpinan berarti kegiatan menuntun, membimbing, memandu dan menunjukkan jalan yang diridai Allah SWT.
Kegiatan ini bermaksud untuk menumbuhkembangkan kemampuannya sendiri di lingkungan orang-orang yang dipimpin dalam usahanya mencapai rida Allah SWT selama kehidupannya di dunia dan di akhirat.
Nidawati dalam "Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" menjelaskan bahwa Islam sebagai rahmat bagi seluruh manusia telah meletakkan persoalan pemimpin dan kepemimpinan sebagai salah satu persoalan pokok dalam ajarannya.
Beberapa pedoman atau panduan telah digariskan untuk melahirkan kepemimpinan yang diridai Allah SWT, yang membawa kemaslahatan, menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat kelak.
Baca juga: Dosa dan Ganjaran Pemimpin Zalim dalam Islam
(mhy)
Lihat Juga :