Kisah Mirza Ghulam Ahmad: Mengaku Nabi untuk Islam, Kristen, dan Hindu

Rabu, 11 Desember 2024 - 14:39 WIB
loading...
Kisah Mirza Ghulam...
Pada tahun 1900, para pengikut Ahmadiyah secara terang-terangan mendakwahkan Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi. Ilustrasi: AI/Ist
A A A
Mirza Ghulam Ahmad mengakui bahwa dirinya bukan hanya nabi bagi umat Islam, melainkan juga untuk umat Nasrani dan Hindu .Padatahun 1900, parapengikut Ahmadiyah secara terang-terangan mendakwahkan Mirza Ghulam Ahmad sebagai "nabi" dan menghormatinya seperti layaknya seorang rasul Tuhan.

Abul-A'la al-Maududi dalam bukunya berjudul "Ma Hiyal-Qadiyaniyyah" (Beirut: Darul-Qalam Kuwait, 1969) menjelaskan bahwa salah seorang propagandisnya, Maulawi 'Abd al-Karim menyatakan dalam khotbah Jumatnya sebagai berikut:

"Ketahuilah olehmu, bahwasanya kamu sekalian jika tidak patuh kepada al-Masihul-Mau'ud (Mirza Ghulam Ahmad) mengenai apa saja yang kalian perselisihkan, dan tidak mengimaninya sebagaimana para sahabat mengimani Rasulullah SAW , maka kalian tergolong orang-orang yang memisahkan diri dari Rasul Allah dan bukan pengikut Ahmadiyah."

Baca juga: Mirza Ghulam Ahmad dan Paham Imam Mahdi Pengikutnya

Selanjutnya ditambahkan bahwa Mirza membenarkan pernyataan tersebut, namun ia sendiri tidak mengaku sebagai nabi sebagai yang didakwahkan oleh Mubalignya. Sekalipun demikian, tampaknya ia mencoba menjelaskan kepada orang banyak, tentang kenabian yang dimaksudkan oleh juru dakwahnya.

Adapun istilah "nabi" yang dimaksud adalah an-Nabiyyun-Naqis atau an-Nabiyyul-Muhaddas. Tampaknya sikap seperti inilah yang menjadi salah satu faktor penyebab terpecahnya aliran ini menjadi dua golongan, sesudah pendirinya wafat.

Dalam perkembangan selanjutnya, terjadilah pergeseran akidah pada diri Mirza Ghulam Ahmad sesudah tahun 1901. Sehubungan dengan masalah ini, al-Maududi menjelaskan bahwa Mirza dalam beberapa tulisannya telah menyatakan kenabian dan kerasulannya dengan menggunakan term tersebut di atas.

Selanjutnya dijelaskan bahwa seorang Qadiani bernama Jalalud-Din Syam dalam bukunya Ma'al-Munkirin-Nubuwwah, menerangkan bahwa Mirza sebelum tahun 1901, dalam berbagai tulisannya mengingkari kenabian dirinya dengan mengatakan:

"Aku bukan nabi tetapi aku adalah Muhaddas (orang yang diajak berdialog oleh Tuhan). Akan tetapi sesudah tahun itu, Mirza menegaskan bahwa dirinya adalah nabi. Pengakuannya ini dijelaskan pula oleh puteranya, Basyiruddin Mahmud Ahmad, bahwa ayahnya tidak lagi berpegang pada akidahnya semula (sebelum tahun 1901) dan tahun itu adalah merupakan masa pergeseran dari akidahnya yang lama kepada akidahnya yang baru (mengaku sebagai nabi).

Baca juga: Ahmadiyah: Kisah Mirza Ghulam Ahmad Melarang Muslim Jihad Melawan Penjajah Inggris

Mengaku sebagai Krishna
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Si Pendusta alias Nabi Palsu
Kemunculan Nabi Palsu...
Kemunculan Nabi Palsu Telah Disabdakan Nabi Muhammad SAW
Nabi-nabi Palsu Bermunculan,...
Nabi-nabi Palsu Bermunculan, Bagaimana Umat Islam Harus Bersikap?
Cara Orang Bisu Masuk...
Cara Orang Bisu Masuk Islam, Bagaimana Syahadatnya?
Promosi Islam ala Muslim...
Promosi Islam ala Muslim Asia Tenggara
Rekomendasi
Gas Inti Bumi Terdeteksi...
Gas Inti Bumi Terdeteksi Bocor, Penduduk Dunia Diminta Waspada
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Diyakini sebagai Alien,...
Diyakini sebagai Alien, Fakta Baru Ditemukan di Mumi Berjari Tiga
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved