Malam Jumat Baca Surat Al-Kahfi, Semoga Selamat dari Utang dan Kefakiran
Kamis, 12 Desember 2024 - 18:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Keutamaan Menghafal 10 Ayat Surat Al Kahfi
Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim berkata, “Kenapa yang dianjurkan untuk dibaca adalah surat Al Kahfi? Karena di awal surat tersebut terdapat ayat-ayat yang menakjubkan. Siapa yang mau merenungkannya, niscaya ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal. Sebagaimana pula dalam akhir-akhir ayat surat tersebut, Allah berfirman, “Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil (hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku?),” ( QS. Al Kahfi : 102)”
Surat al-Kahfi mempunyai karakterisitik dan tema yang unik serta memiliki kelebihan dan keutamaan tersendiri. Setiap Muslim disunahkan untuk membacanya pada hari Jumat, sebagaimana hal itu dianjurkan oleh Rasulullah SAW dalam banyak hadis, antara lain;
Dari Abi Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa yang membaca surah al-Kahfi pada Jumat, maka akan diterangi dengan cahaya di antara dua Jumat.” (HR. An-Nasa’i dan Hakim, dan ia berkata : Shahih Isnad).
Baca juga: Penyebab Dajjal Takut dengan Surat Al-Kahfi
Dan Abu Said ad-Darimi dalam musnadnya meriwayatkan secara mauquf kepada Abi Sa’id al-Khudri namun bahwasanya ia berkata:
“Barangsiapa yang membaca surah al-Kahfi pada malam Jumat maka ia akan diterangi dengan cahaya antara dirinya dan antara bait al-‘Atiq.” (Shahih. Diriwayatkan oleh Nasa’i dalam ‘Amal al yaum wa Lailah (952), Baihaqi (3/249), Hakim (2/368), ad-Darimi (2/254).)
Imam Bukhari, Muslim dan Tirmizi telah meriwayatkan dari al-Barra’ bin ‘Azib:
“Ada seorang laki-laki yang membaca surah al-Kahfi dan di sisinya terdapat seekor kuda yang terikat dengan dua tali, lalu tiba-tiba orang tersebut dinaungi awan dan mendekatinya, dan kudanya berusaha untuk mendekati awan tersebut. Pada pagi harinya, ia mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan melaporkan peristiwa itu kepada beliau, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersada: ‘Itulah Sakinah (ketenangan) yang turun karena al-Qur’an.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim berkata, “Kenapa yang dianjurkan untuk dibaca adalah surat Al Kahfi? Karena di awal surat tersebut terdapat ayat-ayat yang menakjubkan. Siapa yang mau merenungkannya, niscaya ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal. Sebagaimana pula dalam akhir-akhir ayat surat tersebut, Allah berfirman, “Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil (hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku?),” ( QS. Al Kahfi : 102)”
Surat al-Kahfi mempunyai karakterisitik dan tema yang unik serta memiliki kelebihan dan keutamaan tersendiri. Setiap Muslim disunahkan untuk membacanya pada hari Jumat, sebagaimana hal itu dianjurkan oleh Rasulullah SAW dalam banyak hadis, antara lain;
Dari Abi Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فيِ يَوْمِ الجُمُعَةِ أَضَاءَلَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Barangsiapa yang membaca surah al-Kahfi pada Jumat, maka akan diterangi dengan cahaya di antara dua Jumat.” (HR. An-Nasa’i dan Hakim, dan ia berkata : Shahih Isnad).
Baca juga: Penyebab Dajjal Takut dengan Surat Al-Kahfi
Dan Abu Said ad-Darimi dalam musnadnya meriwayatkan secara mauquf kepada Abi Sa’id al-Khudri namun bahwasanya ia berkata:
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَلَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
“Barangsiapa yang membaca surah al-Kahfi pada malam Jumat maka ia akan diterangi dengan cahaya antara dirinya dan antara bait al-‘Atiq.” (Shahih. Diriwayatkan oleh Nasa’i dalam ‘Amal al yaum wa Lailah (952), Baihaqi (3/249), Hakim (2/368), ad-Darimi (2/254).)
Imam Bukhari, Muslim dan Tirmizi telah meriwayatkan dari al-Barra’ bin ‘Azib:
“Ada seorang laki-laki yang membaca surah al-Kahfi dan di sisinya terdapat seekor kuda yang terikat dengan dua tali, lalu tiba-tiba orang tersebut dinaungi awan dan mendekatinya, dan kudanya berusaha untuk mendekati awan tersebut. Pada pagi harinya, ia mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan melaporkan peristiwa itu kepada beliau, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersada: ‘Itulah Sakinah (ketenangan) yang turun karena al-Qur’an.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Lihat Juga :