Yesus dari Sudut Pandang Yahudi, Kristen dan Islam
Senin, 23 Desember 2024 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Nabi Isa Menghidupkan Kembali Putra Nabi Nuh
Yesus Kristus
Nabi Isa, oleh Kristen disebut Yesus Kristus dianggap tidak sekadar nabi, namun reinkarnasi dari Tuhan itu sendiri. Nabi Isa disebut anak Tuhan. Dalam perkembangan selanjutnya, lahirlah konsep trinitas yakni 3 pribadi dalam satu sosok. Doktrin ini diterima dalam mayoritas umat Kristen kecuali Arianisme yang dianggap bid'ah oleh umat Kristen pada masa itu.
Kebalikan dari Yahudi, dalam Kristen sosok Isa ditinggikan sampai terlalu tinggi. Isa dituhankan, padahal saat beliau hidup sendiri dia tidak mendeklarasikan diri sebagai anak Tuhan. Namun begitulah iman kelompok Kristen yang tidak disepakati oleh agama Yahudi dan Islam.
Bagaimana dengan Islam? Islam memandang Nabi Isa secara proporsional. Islam memuliakan Nabi Isa tidak seperti Yahudi yang menistanya. Namun Islam tidak menuhankan Nabi Isa seperti yang dilakukan umat Kristiani. Bagi Islam Isa adalah Nabi putra Maryam dan hamba Allah, bukan anak Allah SWT. Bagi Islam tauhid murni itu meyakini bahwa Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan.
Baca juga: Kisah Kematian Dajjal yang Dibunuh Nabi Isa
Islam menekankan dalam Al Qur'an bahwa Isa adalah anak laki-laki Maryam sebagai anti tesis dari Isa anak Allah. Islam juga mempercayai mukjizat Nabi Isa seperti bisa berbicara saat masih bayi, bisa menyembuhkan orang sakit bahkan menghidupkan orang mati. Islam juga percaya bahwa yang disalib bukanlah Isa, melainkan sosok yang diserupakan dengan Isa yakni Yudas.
Para sejarawan melaporkan Kristen di Jazirah Arab, dan juga di wilayah sekitarnya seperti Suriah, menganut gagasan trinitas, yaitu kesatuan Tuhan Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Karenanya, Al-Quran juga merespons pandangan keagamaan ini.
Di dalam Al-Quran, Isa atau Yesus dipandang sebagai hamba Allah (abdullah), nabi, dan rasul. Tuhan mengajarinya Taurat, memberinya Injil (3:48), dan membantunya dengan Roh Kudus (2:87).
Yesus adalah ‘kata’ atau kalimah dari Tuhan, yang dihormati di dunia ini dan di akhirat (3:45). Yesus diciptakan dari debu seperti halnya Adam (3:59). Serupa nabi lain, nama Yesus disebut bersama frase alaihis salam (A.S.), semoga damai menyertainya.
Yesus Kristus
Nabi Isa, oleh Kristen disebut Yesus Kristus dianggap tidak sekadar nabi, namun reinkarnasi dari Tuhan itu sendiri. Nabi Isa disebut anak Tuhan. Dalam perkembangan selanjutnya, lahirlah konsep trinitas yakni 3 pribadi dalam satu sosok. Doktrin ini diterima dalam mayoritas umat Kristen kecuali Arianisme yang dianggap bid'ah oleh umat Kristen pada masa itu.
Kebalikan dari Yahudi, dalam Kristen sosok Isa ditinggikan sampai terlalu tinggi. Isa dituhankan, padahal saat beliau hidup sendiri dia tidak mendeklarasikan diri sebagai anak Tuhan. Namun begitulah iman kelompok Kristen yang tidak disepakati oleh agama Yahudi dan Islam.
Bagaimana dengan Islam? Islam memandang Nabi Isa secara proporsional. Islam memuliakan Nabi Isa tidak seperti Yahudi yang menistanya. Namun Islam tidak menuhankan Nabi Isa seperti yang dilakukan umat Kristiani. Bagi Islam Isa adalah Nabi putra Maryam dan hamba Allah, bukan anak Allah SWT. Bagi Islam tauhid murni itu meyakini bahwa Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan.
Baca juga: Kisah Kematian Dajjal yang Dibunuh Nabi Isa
Islam menekankan dalam Al Qur'an bahwa Isa adalah anak laki-laki Maryam sebagai anti tesis dari Isa anak Allah. Islam juga mempercayai mukjizat Nabi Isa seperti bisa berbicara saat masih bayi, bisa menyembuhkan orang sakit bahkan menghidupkan orang mati. Islam juga percaya bahwa yang disalib bukanlah Isa, melainkan sosok yang diserupakan dengan Isa yakni Yudas.
Para sejarawan melaporkan Kristen di Jazirah Arab, dan juga di wilayah sekitarnya seperti Suriah, menganut gagasan trinitas, yaitu kesatuan Tuhan Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Karenanya, Al-Quran juga merespons pandangan keagamaan ini.
Di dalam Al-Quran, Isa atau Yesus dipandang sebagai hamba Allah (abdullah), nabi, dan rasul. Tuhan mengajarinya Taurat, memberinya Injil (3:48), dan membantunya dengan Roh Kudus (2:87).
Yesus adalah ‘kata’ atau kalimah dari Tuhan, yang dihormati di dunia ini dan di akhirat (3:45). Yesus diciptakan dari debu seperti halnya Adam (3:59). Serupa nabi lain, nama Yesus disebut bersama frase alaihis salam (A.S.), semoga damai menyertainya.
Lihat Juga :