5 Tips Meraih Kelezatan dalam Ibadah : Nomor 3 Soal Makanan
Selasa, 31 Desember 2024 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Ayat tersebut menjadi penegas bahwa di antara karunia Allah atas hamba-hamba-Nya yang mau beribadah di dunia ini adalah kelezatan, kenikmatan, kebahagiaan dan kenyamanan hati yang dirasakan oleh mereka saat beribadah dan beramal shaleh.
Dalam kitab Al Waabilu Asy Shayyib, seorang ulama salaf berkata bahwa orang-orang miskin di dunia itu adalah orang-orang yang meninggalkan dunia ini namun tidak pernah merasakan sesuatu yang paling lezat.” Ditanyakan, “Apa sesuatu yang paling lezat di dunia itu?” “Mencintai Allah, mengenal-Nya, berdzikir kepada-Nya atau yang sepertinya.”
Secara ringkas ada beberapa cara untuk meraih kelezatan atau kenikmatan dalam ibadah , yakni :
Allah berfirman yang artinya :
“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”(QS. Al A’raf : 31)
Baca juga: Perbuatan Maksiat, Penyebab Utama yang Membuat Nikmatnya Ibadah Hilang
Wallahu'alam.
Dalam kitab Al Waabilu Asy Shayyib, seorang ulama salaf berkata bahwa orang-orang miskin di dunia itu adalah orang-orang yang meninggalkan dunia ini namun tidak pernah merasakan sesuatu yang paling lezat.” Ditanyakan, “Apa sesuatu yang paling lezat di dunia itu?” “Mencintai Allah, mengenal-Nya, berdzikir kepada-Nya atau yang sepertinya.”
Secara ringkas ada beberapa cara untuk meraih kelezatan atau kenikmatan dalam ibadah , yakni :
1) Bermujahadah.
Yaitu bersungguh-sungguh melawan diri dari kemalasan dalam mengerjakan ketaatan hingga ketaatan itu semakin ringan dan menjadi biasa.2). Menjauhi maksiat.
Kemaksiatan adalah sesuatu yang akan menghalangi hati dari kelezatan beribadah karena maksiat akan membuat hati menjadi keras dan kering.3). Tidak berlebih-lebihan dalam hal makanan, minuman, berbicara dan melihat.
Hendaknya seorang muslim makan dan minum untuk memenuhi kebutuhannya dalam menunaikan ibadah dan bekerja, serta tidak berlebih-lebihan.Allah berfirman yang artinya :
“Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”(QS. Al A’raf : 31)
4). Merasa Allah Ridha.
Yakni selalu menghadirkan bahwa ibadah yang dilakukannya itu merupakan ketaatan yang dicintai dan diridhai oleh Allah. Ibadah-ibadah itu akan semakin mendekatkan dirinya kepada Allah.5). Menyadari bahwa ibadah akan langgeng
Meyakini ibadah ini akan langgeng dan tidak akan binasa sebagaimana segala keindahan dunia berupa harta benda, kedudukan dan semua kelezatannyaBaca juga: Perbuatan Maksiat, Penyebab Utama yang Membuat Nikmatnya Ibadah Hilang
Wallahu'alam.
(wid)
Lihat Juga :