Kisah 4 Sahabat Nabi yang Jadi Khulafaur Rasyidin, Yuk Simak!
Kamis, 02 Januari 2025 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Namun, atas izin Allah, Umar kemudian diberikan hidayah dan memeluk Islam. Keputusan tersebut membuat hampir seisi Makkah terkejut.
Kemudian, Umar bin Khattab menjadi salah satu pilar penting umat Islam karena reputasinya yang memang terkenal. Dia senantiasa menjadi orang terdepan yang selalu membela Nabi Muhammad Saw dalam melawan musuh-musuhnya.
Setelah Abu Bakar yang menjadi khalifah meninggal pada tahun 634, Umar bin Khattab ditunjuk untuk menggantikannya sebagai khalifah kedua dalam sejarah Islam. Selama di bawah pemerintahannya, kekuasaan Islam tumbuh sangat pesat.
Saat itu, ada dua negara adidaya yaitu Persia dan Romawi, tetapi keduanya telah ditaklukkan oleh Kekhalifahan Islam dibawah pimpinan Umar bin Khattab. Selain soal perluasan wilayah, Umar melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administrasi untuk daerah yang baru ditaklukkan.
Ketika menjadi khalifah, Umar bin Khattab dikenal memiliki kehidupan sederhana. Ia tidak mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di zaman itu, melainkan tetap hidup sangat sederhana.
Di akhir hidupnya, Umar bin Khattab wafat karena dibunuh oleh Abu Lukluah (Fairuz) yang merupakan seorang budak fanatik saat memimpin salat subuh. Setelah wafat, jabatan Khalifah dipegang oleh Utsman bin Affan.
Utsman termasuk di antara orang-orang yang paling awal masuk Islam (Assabiqunal Awwalun). Kala itu, ia mendengar tentang misi yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW dari sahabat terdekatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Pada statusnya, Utsman dikenal sebagai sahabat Nabi Saw yang kaya sangat dermawan. Jasa beliau sangat banyak bagi perkembangan umat Islam.
Utsman bin Affan juga dikenal sebagai pemilik dua cahaya (Dzun Nurain) karena menikahi dua putri Nabi Muhammad, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum.
Setelah Umar bin Khattab wafat, Utsman secara musyawarah dipilih menjadi khalifah pengganti. Ia memerintah selama 12 tahun (644-656 Masehi) dan merupakan khalifah dengan masa jabatan terlama dari Khulafaur Rasyidin.
Kemudian, Umar bin Khattab menjadi salah satu pilar penting umat Islam karena reputasinya yang memang terkenal. Dia senantiasa menjadi orang terdepan yang selalu membela Nabi Muhammad Saw dalam melawan musuh-musuhnya.
Setelah Abu Bakar yang menjadi khalifah meninggal pada tahun 634, Umar bin Khattab ditunjuk untuk menggantikannya sebagai khalifah kedua dalam sejarah Islam. Selama di bawah pemerintahannya, kekuasaan Islam tumbuh sangat pesat.
Saat itu, ada dua negara adidaya yaitu Persia dan Romawi, tetapi keduanya telah ditaklukkan oleh Kekhalifahan Islam dibawah pimpinan Umar bin Khattab. Selain soal perluasan wilayah, Umar melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administrasi untuk daerah yang baru ditaklukkan.
Ketika menjadi khalifah, Umar bin Khattab dikenal memiliki kehidupan sederhana. Ia tidak mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di zaman itu, melainkan tetap hidup sangat sederhana.
Di akhir hidupnya, Umar bin Khattab wafat karena dibunuh oleh Abu Lukluah (Fairuz) yang merupakan seorang budak fanatik saat memimpin salat subuh. Setelah wafat, jabatan Khalifah dipegang oleh Utsman bin Affan.
3. Utsman bin Affan Khalifah
Utsman bin Affan adalah sahabat Nabi yang menjadi khalifah ketiga dalam Khulafaur Rasyidin. Ia diangkat sebagai khalifah menggantikan Umar bin Khattab yang meninggal karena dibunuh Abu Lu'lu'ah (Fairuz).Utsman termasuk di antara orang-orang yang paling awal masuk Islam (Assabiqunal Awwalun). Kala itu, ia mendengar tentang misi yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW dari sahabat terdekatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Pada statusnya, Utsman dikenal sebagai sahabat Nabi Saw yang kaya sangat dermawan. Jasa beliau sangat banyak bagi perkembangan umat Islam.
Utsman bin Affan juga dikenal sebagai pemilik dua cahaya (Dzun Nurain) karena menikahi dua putri Nabi Muhammad, yaitu Ruqayyah dan Ummu Kultsum.
Setelah Umar bin Khattab wafat, Utsman secara musyawarah dipilih menjadi khalifah pengganti. Ia memerintah selama 12 tahun (644-656 Masehi) dan merupakan khalifah dengan masa jabatan terlama dari Khulafaur Rasyidin.
Lihat Juga :