Rukun Puasa Ramadan Beserta Syarat Wajibnya

Jum'at, 28 Februari 2025 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Niat puasa wajib dapat dilakukan mulai dari masuknya waktu maghrib hingga sebelum terbit fajar. Puasa wajib dalam hal ini meliputi puasa ramadhan, puasa qadha ramadhan, puasa nazar, puasa kafarat, dan puasa fidyah haji.

Adapun, niat puasa sunnah dapat dilakukan setelah terbit fajar dengan syarat sebelum matahari tergelincir atau memasuki waktu zuhur dengan catatan bahwa orang yang puasa sunah belum melakukan sesuatu yang membatalkan puasanya.

Baca juga: Bacaan 5 Niat Puasa Ramadan dari Sejumlah Versi Kitab, Lengkap dengan Arti dan Latin

2. Menahan Diri

Rukun puasa selanjutnya ialah menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa mulai sejak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Sebelum fajar terbit yang ditandai dengan kumandang adzan Subuh, maka seseorang masih diperbolehkan untuk makan dan minum.

Masyarakat muslim menganggap waktu Imsak menjadi batas akhir seseorang boleh makan dan minum. Padahal, batas waktu makan dan minum untuk berpuasa adalah waktu Subuh ketika terbit fajar, sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 187:

... وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ ...


Artinya: "...Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam..."

Sedangkan syarat-syarat wajib puasa Ramadan, menurut pengajar Rumah Fiqih Ustaz Muhammad Saiyid Mahadhir dalam bukunya "Bekal Ramadhan & Idul Fithri (1): Menyambut Ramadhan" menyebutkan ada 7 syarat wajib, sebagai berikut:

1. Beragama Islam
2. Baligh (sampai umur)
3. Berakal
4. Sehat
5. Mampu
6. Tidak sedang dalam perjalanan (safar)
7. Tidak sedang dalam kedaan haid atau nifas.

Ustaz Muhammad Saiyid menegaskan, bagi yang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala. Sebaliknya, yang tidak berpuasa bukan karena alasan yang diperbolehkan maka dia berdosa. Bahkan bagi yang meyakini puasa Ramadan bukan bagian dari kewajiban, maka dikhawatirkan dapat membuatnya keluar dari status sebagai seorang muslim dan muslimah. Wallahu A'lam

Baca juga: Perhatikan 4 Hal Ini Terkait Niat Puasa Ramadan
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Bolehkah Menjalankan...
Bolehkah Menjalankan Puasa Ramadan dengan Niat Diet? Simak Jangan Sampai Keliru
Kebahagiaan Orang Berpuasa...
Kebahagiaan Orang Berpuasa yang Sering Diabaikan, Apa Itu?
Kisah Hikmah : Menghormati...
Kisah Hikmah : Menghormati Bulan Ramadan, Pemuda Gemar Maksiat Malah Mendapat Ampunan dan Masuk Surga
5 Perbuatan Penghilang...
5 Perbuatan Penghilang Pahala Puasa Ramadan yang Penting Diketahui
Kisah Teladan Puasa...
Kisah Teladan Puasa Ramadan : Jasad Abu Talhah Tetap Utuh dan Tak Bau karena Kebiasaan Berpuasa
Mempersiapkan Puasa...
Mempersiapkan Puasa Ramadan untuk Anak yang Belum Akil Baligh Cara Rasulullah SAW
Rekomendasi
Isamu Akasaki, Penemu...
Isamu Akasaki, Penemu Lampu LED Tutup Usia
Astronom Temukan Sinyal...
Astronom Temukan Sinyal Radio Berusia 8 Miliar Tahun
5 Tokoh Muslim yang...
5 Tokoh Muslim yang Mengguncang Peradaban Barat
Artikel Terkini
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
Infografis
Hukum Puasa Ramadan...
Hukum Puasa Ramadan Bagi Wanita Hamil Menurut Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved