Hukum Tajwid Surat Ad Dukhan Ayat 1-5, Penjelasan Lengkap Cara Membaca dan Keutamaanya
Senin, 28 April 2025 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Hukum tajwid pada kalimat di atas:
Idzhar syafawi, karena mim mati bertemu ra, dibaca jelas tanpa dengung.
Idzhar halqi, karena tanwin kasrah bertemu ha.
Mad ‘aridl lissukun, terjadi karena mad thabi’i diakhiri waqaf.
Hukum tajwid pada kalimat di atas:
Idzhar syafawi, karena mim mati bertemu huruf ra.
Idgham bighunnah, karena tanwin fathah bertemu mim.
Idzhar halqi, sebab nun mati bertemu huruf 'ain.
Ikhfa haqiqi, karena nun mati bertemu huruf dal.
Mad thabi’i, sebab alif mati setelah fathah.
Hukum tajwid pada kalimat di atas:
Ghunnah, karena nun bertasydid.
Mad thabi’i, sebab alif mati setelah fathah.
Mad ‘aridl lissukun, karena mad thabi’i bertemu huruf hidup dan dibaca waqaf.
Membaca Surah Ad-Dukhan memiliki banyak keutamaan. Di antaranya, seseorang yang membacanya pada malam Jumat akan diampuni dosanya dan dinikahkan dengan bidadari bermata indah di surga. Selain itu, tujuh puluh ribu malaikat akan memohonkan ampun untuknya hingga pagi hari. Allah juga menjanjikan rumah di surga bagi yang membacanya pada malam atau hari Jumat. Membaca Surah Ad-Dukhan juga membuat wajah lebih bercahaya dan pembacanya lebih dihormati, bahkan yang terbata-bata dalam membacanya tetap mendapat dua kali pahala. Adapun malam yang disebut dalam Surah Ad-Dukhan menurut tafsir Ath-Thabari adalah Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang menjadi waktu diturunkannya Al-Qur’an.
Dengan memahami hukum tajwid dalam Surat Ad Dukhan ayat 1 hingga 5, umat Islam dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an mereka sesuai dengan kaidah yang benar. Selain itu, membiasakan membaca surat ini membawa berbagai keutamaan besar, mulai dari ampunan dosa hingga kemuliaan di akhirat. Menjaga bacaan dan mengamalkan isi Al-Qur'an, termasuk dalam surat ini, menjadi bagian penting dalam memperkokoh keimanan dan mempererat hubungan dengan Allah SWT.M/G Alya Ramadhanty Vardiansyah
Baca juga: 3 Keutamaan Membaca Surat Ad-Dukhan pada Malam Jumat
Idzhar syafawi, karena mim mati bertemu ra, dibaca jelas tanpa dengung.
Idzhar halqi, karena tanwin kasrah bertemu ha.
Mad ‘aridl lissukun, terjadi karena mad thabi’i diakhiri waqaf.
Ayat 5:
اَمْرًا مِّنْ عِنْدِنَا
Hukum tajwid pada kalimat di atas:
Idzhar syafawi, karena mim mati bertemu huruf ra.
Idgham bighunnah, karena tanwin fathah bertemu mim.
Idzhar halqi, sebab nun mati bertemu huruf 'ain.
Ikhfa haqiqi, karena nun mati bertemu huruf dal.
Mad thabi’i, sebab alif mati setelah fathah.
اِنَّا كُنَّا مُرْسِلِيْنَ
Hukum tajwid pada kalimat di atas:
Ghunnah, karena nun bertasydid.
Mad thabi’i, sebab alif mati setelah fathah.
Mad ‘aridl lissukun, karena mad thabi’i bertemu huruf hidup dan dibaca waqaf.
Membaca Surah Ad-Dukhan memiliki banyak keutamaan. Di antaranya, seseorang yang membacanya pada malam Jumat akan diampuni dosanya dan dinikahkan dengan bidadari bermata indah di surga. Selain itu, tujuh puluh ribu malaikat akan memohonkan ampun untuknya hingga pagi hari. Allah juga menjanjikan rumah di surga bagi yang membacanya pada malam atau hari Jumat. Membaca Surah Ad-Dukhan juga membuat wajah lebih bercahaya dan pembacanya lebih dihormati, bahkan yang terbata-bata dalam membacanya tetap mendapat dua kali pahala. Adapun malam yang disebut dalam Surah Ad-Dukhan menurut tafsir Ath-Thabari adalah Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan yang menjadi waktu diturunkannya Al-Qur’an.
Dengan memahami hukum tajwid dalam Surat Ad Dukhan ayat 1 hingga 5, umat Islam dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an mereka sesuai dengan kaidah yang benar. Selain itu, membiasakan membaca surat ini membawa berbagai keutamaan besar, mulai dari ampunan dosa hingga kemuliaan di akhirat. Menjaga bacaan dan mengamalkan isi Al-Qur'an, termasuk dalam surat ini, menjadi bagian penting dalam memperkokoh keimanan dan mempererat hubungan dengan Allah SWT.M/G Alya Ramadhanty Vardiansyah
Baca juga: 3 Keutamaan Membaca Surat Ad-Dukhan pada Malam Jumat
(wid)
Lihat Juga :