Nasihat Habib Quraisy Baharun yang Menggetarkan Hati
Senin, 07 September 2020 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Kematian itu misteri, kita bahkan tidak akan pernah tau bagaimana cara kita meninggal dan dalam keadaan bagaimanakah diri kita ketika meninggal. Bahkan di saat sehat bugar sekalipun kematian itu bisa saja menjemput kita. Sudah cukupkah amal ibadah kita sebagai teman satu-satunya nanti kala kita meninggal? Sudah pantaskah diri kita memperoleh nikmat kubur? Jika kita memperoleh siksa kubur, kepada siapa kita akan memohon pertolongan?
Adakah Allah memberikan kita kesempatan kedua untuk kembali ke dunia dan beramal sebanyak-banyaknya? Tidak. Bilamana ada, itupun sangat sedikit dan hanya menimpa orang-orang beruntung yang Allah kehendaki saja. Atau bisa saja itu hanyalah cara Allah memberi kan hidayah kepada hamba-Nya yang beruntung itu. Maka hendaknya kita mulai menyiapkan perbekalannya dari sekarang.
Paling tidak laksanakan kewajiban-kewajiban dahulu, tinggalkan segala hal yang mudharat dan membuang waktu. Memohon ampun pada pemilik jiwa kita dan mintalah supaya kita meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Selesaikan segala pertikaian antarsesama, tuntaskan urusan muamalah.
(Baca Juga: Ini Enam Provinsi dengan Penambahan Covid-19 di Atas 100 Kasus )
Mari mulai melawan permainan dunia ini, jangan mau diperbudak oleh keindahan-keindahan sesaat yang melenakan mata lagi. Raqib Atid tidak pernah tidur dan tak akan lengah mencatat amal perbuatan kita sehari-hari.
Mari kita simak pesan Rasulullah SAW berikut: "Umatku yang paling cerdas adalah umatku yang paling banyak ingat mati , lalu mempersiapkan dirinya hidup setelah mati." (HR Ath-Thabrani). (Baca Juga: Alam Barzakh: Ruh Para Syuhada Tersimpan di Rongga Burung Hijau )
Adakah Allah memberikan kita kesempatan kedua untuk kembali ke dunia dan beramal sebanyak-banyaknya? Tidak. Bilamana ada, itupun sangat sedikit dan hanya menimpa orang-orang beruntung yang Allah kehendaki saja. Atau bisa saja itu hanyalah cara Allah memberi kan hidayah kepada hamba-Nya yang beruntung itu. Maka hendaknya kita mulai menyiapkan perbekalannya dari sekarang.
Paling tidak laksanakan kewajiban-kewajiban dahulu, tinggalkan segala hal yang mudharat dan membuang waktu. Memohon ampun pada pemilik jiwa kita dan mintalah supaya kita meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Selesaikan segala pertikaian antarsesama, tuntaskan urusan muamalah.
(Baca Juga: Ini Enam Provinsi dengan Penambahan Covid-19 di Atas 100 Kasus )
Mari mulai melawan permainan dunia ini, jangan mau diperbudak oleh keindahan-keindahan sesaat yang melenakan mata lagi. Raqib Atid tidak pernah tidur dan tak akan lengah mencatat amal perbuatan kita sehari-hari.
Mari kita simak pesan Rasulullah SAW berikut: "Umatku yang paling cerdas adalah umatku yang paling banyak ingat mati , lalu mempersiapkan dirinya hidup setelah mati." (HR Ath-Thabrani). (Baca Juga: Alam Barzakh: Ruh Para Syuhada Tersimpan di Rongga Burung Hijau )
(rhs)
Lihat Juga :