10 Adab dan Tata Krama Buang Hajat sesuai Sunnah Nabi SAW
Selasa, 27 Mei 2025 - 14:57 WIB
loading...
Sebagai muslim, salah satu adab yang harus diperhatikan ialah adab ketika buang hajat, jika abai bisa berakibat buruk bagi diri sendiri, dan juga dapat mengganggu orang lain maupun lingkungan sekitar. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Sebagai muslim, salah satu adab yang harus diperhatikan ialah adab ketika buang hajat , baik itu buang air kecil maupun buang air besar. Karena jika mengabaikannya bisa berakibat buruk bagi diri sendiri, dan juga dapat mengganggu orang lain maupun lingkungan sekitar.
Rasulullah shallalllahu alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita mengenai adab-adab buang air. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adab-adab buang hajat dalam Islam sesuai tuntunan dan sunnah Nabi SAW , yakni:
1. Disunnahkan masuk ke toilet kaki kiri duluan
Ketika masuk kedalam toilet, wc atau pun sejenisnya disunahkan untuk mendahulukan kaki kiri.
2. Membaca doa ketika akan masuk toilet atau wc.
Alloohumma Innii a'uudzubika minal khubutsi wal khoaaitsi
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan perempuan"
3. Jangan berbicara ketika di dalam wc atau berzikir.
4. Jangan memakai perhiasan. Hal ini berdasrkan hadist riwayat Hakim sebagai berikut.
"Bahwa rasulullah saw, memakai cincin berukiran "Muhammad Rasulullah", apa beliau masuk kakus, beliau mencopot cincin tersebut."
5.Dianjurkan untuk memakai alas kaki, karena rasulullah pada saat masuk kakus memakai alas kaki. Riwayat baihaqi.
6. Buang air hendaknya jauh dari orang lain, agar bau kotorannya tidak mengganggu.
7. Jangan buang air di tempat yang tenang atau tidak mengalir, kecuali kalau air tenang itu menggenangnya cukup luas. Hal ini di jelaskan pula dalam hadis sebagai berikut.
" Dari Jabir ra, bahwa rasulullah saw melarang buang air kecil pada air yang tidak mengalir." (H.R Muslim)
Baca juga: Islam Melarang Kencing sambil Berdiri, Ini Alasannya!
Rasulullah shallalllahu alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita mengenai adab-adab buang air. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adab-adab buang hajat dalam Islam sesuai tuntunan dan sunnah Nabi SAW , yakni:
1. Disunnahkan masuk ke toilet kaki kiri duluan
Ketika masuk kedalam toilet, wc atau pun sejenisnya disunahkan untuk mendahulukan kaki kiri.
2. Membaca doa ketika akan masuk toilet atau wc.
اَللّٰهُمَّ اِنّىْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ
Alloohumma Innii a'uudzubika minal khubutsi wal khoaaitsi
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan perempuan"
3. Jangan berbicara ketika di dalam wc atau berzikir.
4. Jangan memakai perhiasan. Hal ini berdasrkan hadist riwayat Hakim sebagai berikut.
"Bahwa rasulullah saw, memakai cincin berukiran "Muhammad Rasulullah", apa beliau masuk kakus, beliau mencopot cincin tersebut."
5.Dianjurkan untuk memakai alas kaki, karena rasulullah pada saat masuk kakus memakai alas kaki. Riwayat baihaqi.
6. Buang air hendaknya jauh dari orang lain, agar bau kotorannya tidak mengganggu.
7. Jangan buang air di tempat yang tenang atau tidak mengalir, kecuali kalau air tenang itu menggenangnya cukup luas. Hal ini di jelaskan pula dalam hadis sebagai berikut.
" Dari Jabir ra, bahwa rasulullah saw melarang buang air kecil pada air yang tidak mengalir." (H.R Muslim)
Baca juga: Islam Melarang Kencing sambil Berdiri, Ini Alasannya!
Lihat Juga :