Selamat Datang Dzulhijjah : Keutamaan dan Larangan di Bulan Mulia
Rabu, 28 Mei 2025 - 05:15 WIB
loading...
Ada banyak keutamaan bulan Dzulhijjah di antaranya disebutkan bahwa 10 hari pertama di bulan itu dijadikan salah satu media bersumpah oleh Allah Taala. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Selamat datang Dzulhijjah , bulan haram yang dimuliakan Allah Ta'ala. Hari ini 28 Mei 2025, umat Islam sudah memasuki awal bulan Dzulhijjah 1446 hijriah menurut perhitungan kalender hijriyah. Sebagai muslim yang senantiasa mengharapkan ridha Allah tentu tidak akan menyia-nyiakan bulan yang satu ini.
Ada banyak keutamaan bulan Dzulhijjah di antaranya disebutkan bahwa 10 hari pertama di bulan itu dijadikan salah satu media bersumpah oleh Allah Ta'ala.
Ustaz Muhammad Ajib (pengajar Rumah Fiqih Indonesia) dalam bukunya "Fiqih Qurban Perspektif Madzhab Syafi'i" menyebutkan ketika ada salah satu makhluk-Nya yang dijadikan sumpah dalam ayat Al-Qur'an , maka hal itu menunjukkan keistimewaan yang sangat luar biasa.
Betapa mulianya 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah hingga Allah Ta'ala mengabadikannya dalam satu surah Al-Qur'an yaitu ayat kedua dari Surat Al-Fajr juz 30. Allah Ta'ala berfirman:
"Dan demi malam-malam yang sepuluh". (QS Al-Fajr Ayat 2).
Imam Ibnu Katsir, seorang pakar ahli tafsir menyebutkan, "Dan malam-malam yang sepuluh maksudnya adalah sepuluh (pertama) dari bulan Dzulhijjah , sebagaimana telah dikatakan oleh Ibnu 'Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan selain mereka baik dari kalangan salaf maupun khalaf.
Selain keistimewaan di atas, sebuah hadis menjelaskan bahwa amal shalih yang dilakukan pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan amalan yang sangat dicintai oleh AllahTa'ala. Dari Sayyidina Abdullah ibn 'Abbas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) bersabda:
"Tidaklah ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih Allah cintai dari hari-hari ini (maksudnya sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ). 'Para shahabat bertanya, "Termasuk jihad fi sabilillah?' Rasulullah SAW bersabda: "Termasuk jihad fi sabilillah. Kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak ada yangkembali sama sekali". (HR. Al-Bukhari)
Hadis ini menunjukkan kepada kita tentang adanya kesempatan emas bahwa amal shalih apapun yangkita lakukan akan bernilai istimewa di hadapan AllahTa'ala dan akan sangat disukai oleh Allah Ta'ala. Yangpenting syaratnya adalah amal shalih itu harus dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Ada banyak keutamaan bulan Dzulhijjah di antaranya disebutkan bahwa 10 hari pertama di bulan itu dijadikan salah satu media bersumpah oleh Allah Ta'ala.
Ustaz Muhammad Ajib (pengajar Rumah Fiqih Indonesia) dalam bukunya "Fiqih Qurban Perspektif Madzhab Syafi'i" menyebutkan ketika ada salah satu makhluk-Nya yang dijadikan sumpah dalam ayat Al-Qur'an , maka hal itu menunjukkan keistimewaan yang sangat luar biasa.
Betapa mulianya 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah hingga Allah Ta'ala mengabadikannya dalam satu surah Al-Qur'an yaitu ayat kedua dari Surat Al-Fajr juz 30. Allah Ta'ala berfirman:
وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ
"Dan demi malam-malam yang sepuluh". (QS Al-Fajr Ayat 2).
Imam Ibnu Katsir, seorang pakar ahli tafsir menyebutkan, "Dan malam-malam yang sepuluh maksudnya adalah sepuluh (pertama) dari bulan Dzulhijjah , sebagaimana telah dikatakan oleh Ibnu 'Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan selain mereka baik dari kalangan salaf maupun khalaf.
Selain keistimewaan di atas, sebuah hadis menjelaskan bahwa amal shalih yang dilakukan pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan amalan yang sangat dicintai oleh AllahTa'ala. Dari Sayyidina Abdullah ibn 'Abbas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) bersabda:
"Tidaklah ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih Allah cintai dari hari-hari ini (maksudnya sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ). 'Para shahabat bertanya, "Termasuk jihad fi sabilillah?' Rasulullah SAW bersabda: "Termasuk jihad fi sabilillah. Kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak ada yangkembali sama sekali". (HR. Al-Bukhari)
Hadis ini menunjukkan kepada kita tentang adanya kesempatan emas bahwa amal shalih apapun yangkita lakukan akan bernilai istimewa di hadapan AllahTa'ala dan akan sangat disukai oleh Allah Ta'ala. Yangpenting syaratnya adalah amal shalih itu harus dilakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Amalan Utama
Ibadah yang paling utama pada bulan Dzulhijjah adalah menyembelih hewan untuk kurban karena Allah. Sebab pada hari kiamat nanti, hewan itu akan mendatangi orang yang menyembelihnya dalam keadaan utuh seperti di dunia, setiap anggotanya tidak ada yang kurang sedikit pun dan semuanya akan menjadi nilai pahala baginya. Ibadah kurban yang dilaksanakan pada Hari Raya Iduladha sampai hari tasyrik , tiada lain bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.Lihat Juga :