Pentingnya Tukmaninah dalam Salat, Begini Penjelasannya
Jum'at, 25 Juli 2025 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
'Kembali dan salatlah, karena sejatinya engkau belum salat."
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa Nabi Sshallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
"Sesungguhnya ada seseorang yang mengerjakan shalat selama enam puluh tahun, namun tidak ada satu pun shalatnya yang diterima. Boleh jadi ia sudah menyempurnakan rukuk, namun tidak menyempurnakan sujudnya, boleh jadi pula ia telah menyempurnakan sujud, namun tidak menyempurnakan rukuknya (Diriwayatkan oleh Abul Qasim al-Ashbahaniy. Lihat Shahihut Targhib wat Tarhib (H/348) (529) dan as-Silsilatus Shahihah (I-VI/81) (2535)
Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Sejelek-jelek manusia yang mencuri adalah seseorang yang mencuri shalatnya. Ditanyakan, “Bagaimana ia mencuri shalatnya ? Beliau menjawab, ‘dia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya (Diriwayatkan oleh Thabrani dalam al-Ausath dan Ibnu Hibban dalam shahihnya dan Hakim dalam Mustadraknya. Lihat Shahihut Targhib wat Tarhib (I/349) (533)
Baca juga: Masih Salat Tergesa-gesa? Hati-hati Tidak Sah!
Wallahu A'lam
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa Nabi Sshallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
إِنَّ الرَّجُلَ لَيُصَلِّي سِتِّيْنَ سَنَةً وَمَا تُقْبَلُ لَهُ صَلَاةٌ, لَعَلَّهُ يُتِمُّ الرُّكُوْعَ وَلَا يُتِمُّ السُّجُوْدَ , وَيُتِمُّ السُّجُوْدَ وَلَا يُتِمُّ الرُّكُوْعَ
"Sesungguhnya ada seseorang yang mengerjakan shalat selama enam puluh tahun, namun tidak ada satu pun shalatnya yang diterima. Boleh jadi ia sudah menyempurnakan rukuk, namun tidak menyempurnakan sujudnya, boleh jadi pula ia telah menyempurnakan sujud, namun tidak menyempurnakan rukuknya (Diriwayatkan oleh Abul Qasim al-Ashbahaniy. Lihat Shahihut Targhib wat Tarhib (H/348) (529) dan as-Silsilatus Shahihah (I-VI/81) (2535)
Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَسْوَأُ النَّاسِ سَرَقَةً الَّذِي يَسْرِقُ صَلاَتَهُ ، قَالَ : وَكَيْفَ يَسْرِقُ صَلاَتَهُ ؟ قَالَ : لاَ يُتِمُّ رُكُوعَهَا ، وَلاَ سُجُودَهَا
Sejelek-jelek manusia yang mencuri adalah seseorang yang mencuri shalatnya. Ditanyakan, “Bagaimana ia mencuri shalatnya ? Beliau menjawab, ‘dia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya (Diriwayatkan oleh Thabrani dalam al-Ausath dan Ibnu Hibban dalam shahihnya dan Hakim dalam Mustadraknya. Lihat Shahihut Targhib wat Tarhib (I/349) (533)
Baca juga: Masih Salat Tergesa-gesa? Hati-hati Tidak Sah!
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :