Fakta-fakta Keindahan Akhlak Rasulullah SAW Terhadap Non Muslim

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 05:15 WIB
loading...
Fakta-fakta Keindahan...
Tak hanya dalam ibadah, Nabi Muhammad SAW juga panutan dalam urusan muamalah (pergaulan antar-manusia). Rasulullah SAW adalah orang yang paling baik dalam bertetangga, sehingga menjadi tokoh yang dicintai tetangga. Foto ilustrasi/ist
A A A
Tak hanya dalam ibadah, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) juga panutan dalam urusan muamalah (pergaulan antar-manusia). Rasulullah SAW adalah orang yang paling baik dalam bertetangga, sehingga menjadi tokoh yang dicintai tetangga.

Ini bukan hanya terhadap muslim, orang-orang non-muslim juga diperlakukan baik oleh Rasulullah SAW . Ustaz Ahmad Zarkasih Lc (pengajar Rumah Fiqih Indonesia) dalam bukunya "Manusia Yang Tidak Seperti Manusia" menerangkan bahwa tidak ada larangan bagi kaum muslimin untuk berbuat baik kepada non-muslim, bertetangga, bergaul dan bersahabat, selama non-muslim itu tidak mengajak kepada kemaksiatan.



Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Mumtahanah ayat 8-9:

لَا يَنۡهٰٮكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيۡنَ لَمۡ يُقَاتِلُوۡكُمۡ فِى الدِّيۡنِ وَلَمۡ يُخۡرِجُوۡكُمۡ مِّنۡ .دِيَارِكُمۡ اَنۡ تَبَرُّوۡهُمۡ وَ تُقۡسِطُوۡۤا اِلَيۡهِمۡ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الۡمُقۡسِطِيۡنَ
اِنَّمَا يَنۡهٰٮكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيۡنَ قَاتَلُوۡكُمۡ فِى الدِّيۡنِ وَاَخۡرَجُوۡكُمۡ مِّنۡ دِيَارِكُمۡ وَظَاهَرُوۡا عَلٰٓى اِخۡرَاجِكُمۡ اَنۡ تَوَلَّوۡهُمۡ‌ۚ وَمَنۡ يَّتَوَلَّهُمۡ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوۡنَ


[8]. Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan Berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang Berlaku adil. [9]. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. dan Barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.

Ustaz Ahmad Zarkasih menjelaskan, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sangat baik kepada yang bukan muslim. Tentu beliau jauh lebih baik lagi kepada muslim. Dalam riwayat Imam Turmudzi, Rasulullah SAW berpesan: "Bertaqwalah dimanapun kalian berada, dan ikutilah keburukan dengan kebaikan, niscaya ia akan menghapus keburukan tersebut. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik ".

Baca juga: Akhlak Rasulullah SAW adalah Al Qur'an, Begini Penjelasannya

Nabi dalam hadis ini tidak mengatakan "pergaulilah saudara muslim". Justru beliau mengatakan "Khaliqi-Naas" (pergaulilah manusia). Artinya berbuat baik itu tidak hanya kepada sesama muslim, tapi seluruh umat manusia. Siapapun dia, selama statusnya masih manusia, seorang muslim wajib berbuat baik kepadanya. Kalau manusia yang tidak seakidah saja kita wajib berbuat baik, apalagi kepada sesama muslim. Tentu lebih wajib lagi karena ada kesamaan tujuan, yakni Allah Ta'ala. Kita diikat dengan kalimat yang tidak mungkin terlepas sampai hari kiamat, yakni kalimat Tauhid.

Fakta-fakta Keindahan Akhlak Nabi kepada Non Muslim

1. Nabi Muhammad SAW Diundang Makan oleh Yahudi

Dari Anas bin Malik RA, "seorang Yahudi mengundang Nabi untuk bersantap roti gandum dengan acar hangat, dan Nabi SAW pun memenuhi undangan tersebut". (HR Imam Ahmad)

2. Berwudu dengan Air dan Bejana Orang Musyrik

Dalam riwayat imam Al-Bukhari dan Muslim disebutkan: Dari Imron bin Hushain RA, beliau berkata: " Rasulullah SAW bersama para sahabatnya berwudhu dengan air dari bejana wanita musyrik".(Muttafaq 'alaih).

3. Pembantu Nabi Seorang Anak Yahudi

Dulu Nabi punya ART (Asisten Rumah Tangga) seorang anak laki-laki Yahudi, bukan muslim. Suatu saat anak Yahudi ini sakit dan tidak masuk kerja, akhirnya Nabi menjenguknya ke rumah anak Yahudi itu. Sampai di rumahnya, ada ayah anak itu yang juga sama-sama penganut Yahudi sedang menunggu sang anak. Setelah meminta izin kepada sang ayah, Rasulullah SAW mendekati anak itu lalu mengajaknya untuk bersyahadat, masuk Islam. Diajak masuk Islam, anak itu bingung karena ada sang ayah di dekatnya. Sesekali melirik ayahnya, sesekali melirik Nabi SAW , sampai akhirnya sang ayah berbicara: "Anakku! Taati Abu Qasim ( Muhammad )!". Mendengar perkataan ayahnya, sang anak itu pun bersyahadat. Kemudian Nabi keluar dari rumah anak itu sembari mengucapkan: "Alhamdulillah, Allah telah menyelamatkan anak itu dari neraka dengan wasilahku".

Sekalipun kebenaran ada pada pihaknya, Rasulullah SAW tidak pernah menyampaikan kebenaran itu dengan menyakiti perasaan orang yang diajaknya atau dibimbingnya. Inilah yang mestinya diteladani oleh para pendakwah atau setidaknya penyampai kebenaran. Tak ada kata-kata kotor menyertai, tak ada kemarahan yang menyakiti. Bahkan menyindir pun selalu Nabi jauhi, sehingga tak satupun manusia tersakiti oleh Nabi Muhammad SAW .

Demikian keagungan akhlak Rasulullah SAW , semoga kita bisa mengambil ibrah dan diberi taufik untuk meneladaninya. Wallahu A'lam

Baca juga: 3 Cara Meneladani Nabi Muhammad, Ketahui dan Amalkan
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Kumpulan Kisah Nabi...
Kumpulan Kisah Nabi SAW di Bulan Ramadan, Dari Terima Wahyu Al Quran hingga Perintah Segerakan Berbuka Puasa
Kisah Hikmah : Berhala...
Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW
Tiga Makna Isra Mikraj...
Tiga Makna Isra Mikraj Menurut Abdul Mu'ti
Teladan Nabi Muhammad...
Teladan Nabi Muhammad SAW saat di Rumah: Bantu Istri dan Bergegas Salat
Kisah Pendosa yang Gemar...
Kisah Pendosa yang Gemar Rayakan Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awwal
Rekomendasi
Mengapa Laut Mediterania...
Mengapa Laut Mediterania dan Samudra Atlantik Tidak Menyatu? Ini Penjelasan Lengkapnya
Elon Musk Yakin Piramida...
Elon Musk Yakin Piramida Mesir Kuno Dibuat oleh Raja Firaun
Penyebab Tsunami 30...
Penyebab Tsunami 30 Meter yang Melanda Alaska pada 10 Agustus Lalu Terungkap
Artikel Terkini
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Fakta Putin Sangat Menghargai...
Fakta Putin Sangat Menghargai dan Ramah Terhadap Umat Islam Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved