3 Puasa Sunnah Istimewa di Bulan Muharram, Umat Islam Wajib Tahu!
Kamis, 19 Juni 2025 - 18:19 WIB
loading...
Ada banyak amalan yang dianjurkan di bulan Muharram, salah satunya adalah puasa sunnah yang memiliki keistimewaan khusus. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Tahun baru Islam atau awal bulan Muharram 1.447 hijriah akan segera kita masuki. Sebagai bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah, Muharram menjadi bulan yang sangat berpengaruh untuk sejarah umat Islam dan penuh akan barokah serta rahmah Allah Subhanahu wa ta'ala.
Ada banyak amalan yang dianjurkan di bulan Muharram ini, yakni memperbanyak amal saleh , bertaubat dan melaksanakan beberapa puasa sunnah . Khusus puasa sunnah, ada beberapa dalil yang menguatkan anjuran melakukan beberapa puasa sunnah di bulan Muharram ini, di antaranya:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sebaik-baik puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)
Dari Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
“Saya tidak pernah melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih satu hari untuk puasa yang lebih beliau unggulkan dari pada yang lainnya kecuali puasa hari Asyura’, dan puasa bulan Ramadhan.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
Dulu hari Asyura’ dijadikan orang yahudi sebagai hari raya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasalah kalian.” (HR. Al Bukhari)
Dari Abu Qatadah Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
Ada banyak amalan yang dianjurkan di bulan Muharram ini, yakni memperbanyak amal saleh , bertaubat dan melaksanakan beberapa puasa sunnah . Khusus puasa sunnah, ada beberapa dalil yang menguatkan anjuran melakukan beberapa puasa sunnah di bulan Muharram ini, di antaranya:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أفضل الصيام بعد رمضان ، شهر الله المحرم
“Sebaik-baik puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim)
Dari Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
ما رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يتحرى صيام يوم فضَّلة على غيره إلا هذا اليوم يوم عاشوراء ، وهذا الشهر – يعني شهر رمضان
“Saya tidak pernah melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih satu hari untuk puasa yang lebih beliau unggulkan dari pada yang lainnya kecuali puasa hari Asyura’, dan puasa bulan Ramadhan.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
كان يوم عاشوراء تعده اليهود عيداً ، قال النبي صلى الله عليه وسلم : « فصوموه أنتم
Dulu hari Asyura’ dijadikan orang yahudi sebagai hari raya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Puasalah kalian.” (HR. Al Bukhari)
Dari Abu Qatadah Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
Lihat Juga :