Mengapa Iran Menjadi Negara Islam Syiah? Inilah Penyebabnnya

Senin, 23 Juni 2025 - 13:16 WIB
loading...
Mengapa Iran Menjadi...
Penyebab Iran menjadi negara Islam Syiah ini berkaitan dengan kemunculan tokoh pendiri Syiah yang pertama di negara yang dulu bernama Persia itu. Foto istimewa
A A A
Mengapa Iran menjadi negara Islam Syiah ? Padahal negara yang dulu bernama Persia ini berada di kawasan Timur Tengah dan memiliki luas wilayah cukup besar. Dan dalam sejarah awal Islam, hampir seluruh wilayah Timur Tengah juga didominasi oleh Islam Sunni.

Ternyata, penyebab Iran menjadi negara Islam Syiah ini berkaitan dengan kemunculan tokoh pendiri Syiah yang pertama. Dalam sejarahnya, Islam memasuki Iran ketika negara tersebut masih berbentuk Kerajaan Persia sepanjang tahun 637–651. Penaklukkan Muslim ini sekaligus menyebabkan berakhirnya Kekaisaran Sasan yang telah berkuasa sejak tahun 224.

Kekaisaran Sasanian menggantikan Kekaisaran Parthia dan menjadikan Persia kembali sebagai kekuatan utama pada zaman kuno bersama dengan musuh bebuyutannya, Kekaisaran Romawi. Setelah penaklukan Muslim, terjadi pergerakan penduduk yang lambat namun stabil menuju Islam, meskipun ada perlawanan yang cukup besar, dengan kaum bangsawan dan penduduk kota menjadi yang pertama masuk Islam, dan diikuti oleh kaum tani dan dehqan, atau raja pemilik tanah.

Hingga pada akhirnya di abad ke-10, mayoritas penduduk Persia telah memeluk agama Islam. Pada saat itu Islam Sunni mendominasi Iran dari abad ke-7 hingga abad ke-15.

Penyebab Iran Jadi Negara Islam Syiah

Setelah Islam Sunni cukup lama menguasai Tanah Arab, muncullah dinasti Safawi yang menjadikan Syiah sebagai agama negara. Mereka secara agresif melakukan dakwah dengan cara memaksa.

Sebenarnya kaum Syiah telah ada di Iran sejak masa awal Islam, para penulis empat kitab hadits Syiah adalah orang Iran pada era pra-Safawi dan terdapat satu dinasti Syiah yang tinggal di sebagian Iran pada abad kesepuluh dan abad kesebelas. Meskipun Sunni berhasil mendominasi wilayah ini selama kurang lebih sembilan abad, kecenderungan Syiah di antara banyak Sunni di negeri ini rupanya mendapat dukungan besar dari kelompok Syiah Imami, dan Syiah Zaidī.

Baca juga: Selain Syiah, Ternyata Ini 4 Agama Resmi di Iran, Apa Saja?

Mereka juga mendapat dukungan dari wilayah Najaf dan Hillah. Hingga pada tahun 1500 Safavid Shah Ismail I melakukan penaklukan Iran dan Azerbaijan dan memulai kebijakan pemaksaan perpindahan agama Muslim Sunni ke Islam Syiah. Shah Ismail I merupakan pendiri dan syah pertama Safawi Iran, yang memerintah dari tahun 1501 hingga 1524. Pada masanya ini Iran menjadi salah satu kerajaan paling kuat pada masanya.

Pada masa itu juga banyak pengikut Islam Sunni yang dibunuh. Ketika Shah Ismail I menaklukkan Irak , Dagestan, Anatolia Timur, dan Armenia, ia juga dengan paksa mengubah agama atau memerangi Muslim Sunni. Penindasan dan pemaksaan pindah agama terhadap warga Sunni yang terus berlanjut selama dua abad berikutnya inilah yang membuat Iran dan Azerbaijan kini menjadi negara yang mayoritas penduduknya Syiah.

Pemerintahan Safawi awalnya didasarkan pada legitimasi politik dan agama, dengan Syah sebagai raja sekaligus khalifah. Dengan terkikisnya otoritas politik pusat Safawi pada pertengahan abad ke-17, kekuasaan ulama Syiah dalam urusan sipil seperti hakim, administrator, dan pejabat pengadilan, mulai tumbuh, dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut filsuf Syiah, Mortaza Motahhari, mayoritas orang Iran beralih ke Islam Syiah sejak periode Safawi dan seterusnya.

Tidak dapat dipungkiri jika lingkungan di Iran lebih mendukung berkembangnya Islam Syiah dibandingkan dengan wilayah Muslim lainnya. Islam Syiah tidak menembus negeri mana pun sejauh yang bisa dilakukan secara bertahap di Iran. Seiring berjalannya waktu, kesiapan masyarakat Iran untuk mengamalkan Islam Syiah semakin hari semakin meningkat. Kaum Safawi yang menjadikan Iran sebagai benteng spiritual Syiah melawan serangan gencar yang dilancarkan Islam Sunni, dan tradisi budaya Persia.

Baca juga: Mengenal Asal-usul Bangsa Iran, Kerajaan Persia yang Ditumbangkan Ayatollah Khameini
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Asbabun Nuzul Surat...
Asbabun Nuzul Surat Ar Rum Ayat 1-2 : Perang Besar Bangsa Romawi vs Bangsa Persia
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Inilah Penyebab Utama...
Inilah Penyebab Utama Iran Menjadi Negara Syiah
Kisah Runtuhnya Kekaisaran...
Kisah Runtuhnya Kekaisaran Sassaniyah: Transformasi Jati Diri Bangsa Persia di Bawah Islam
Asal-usul Nama Iran:...
Asal-usul Nama Iran: Mengapa Identitas Persia Ditinggalkan?
Rekomendasi
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Membakar 210 Kawasan Hutan di Kanada
Spesies Badak Baru Ditemukan...
Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
Artikel Terkini
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Infografis
Singapura Bukan Lagi...
Singapura Bukan Lagi Menjadi Negara Teraman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved