Selain Syiah, Ternyata Ini 4 Agama Resmi di Iran, Apa Saja?
Senin, 23 Juni 2025 - 09:01 WIB
loading...
Orang-orang bangsa Iran terdiri dari beberapa suku dan warganya menganut agama yang berbeda selain dari aliran Syiah, seperti Islam Sunni, Kristen, Majusi dan Yahudi. Foto tasteiran
A
A
A
Negara Iran dikenal dengan aliran Syiah-nya, namun ternyata da beberapa agama yang dipeluk di negara yang tengah berkonflik dengan Israel ini. Agama apa saja?
Pemeluk agama mayoritas di Iran adalah Islam aliran Syiah . Selebihnya penganut Islam aliran suni. Jika dijumlahkan mereka meliputi 99 persen penduduk Iran. Islam aliran Syiah merupakan agama resmi negeri tersebut.
Badan statistik Iran menyebut hanya empat agama saja yang diakui di Iran yaitu agama Islam , Kristen , Yahudi dan Majusi . Penganut minoritas lain ialah penganut Hindu, Sikh, Bahai, Mandean dan Yarsan.
Pew Research Center dalam studi pada Mei 2019 menemukan bahwa 87% orang Iran salat setiap hari, yang merupakan persentase tertinggi kedua di Asia-Pasifik, setelah Afghanistan (96%) dan di depan Indonesia (84%).
Kebanyakan bangsa Iran adalah penganut Syiah. Penganut ajaran Sunah (sunni) merupakan bangsa Turki , suku Kurdi, suku Balochi dan suku Arab.
Penganut agama Kristen adalah antara penganut agama utama di Iran. Kebanyakan mereka merupakan keturunan dari Assyria dan Armenia. Aliran Kristen utama di Iran ialah Kristen Apostolik Armenia dan Kristen Assyria Timur. Walaupun Iran mengakui agama Kristen, tetapi ajaran-ajaran Kristen Protestan tidak diakui.
Selanjutnya Yahudi. Agama ini merupakan agama yang paling tua di Iran, dipraktikan sebelum kedatangan Islam seperti yang tertera di dalam Taurat dan Injil di mana orang-orang Yahudi dibenarkan pulang ke Palestina oleh Cyrus Agung, seorang raja Persia, setelah beliau mengalahkan kerajaan Babylon.
Pada hari ini, kumpulan Yahudi dijanjikan perlindungan di bawah pemerintahan Republik Islam Iran. Di Teheran saja, terdapat 11 buah kuil Yahudi yang dibangun.
Iran memiliki pengalaman sejarah panjang tentang hubungan negara dengan agama, dan akhirnya memilih penyatuan agama dan negara.
Baca juga: Perang Israel vs Iran: Bolehkah Umat Islam Mendukung Syiah? Begini Kata Buya Yahya
Pemeluk agama mayoritas di Iran adalah Islam aliran Syiah . Selebihnya penganut Islam aliran suni. Jika dijumlahkan mereka meliputi 99 persen penduduk Iran. Islam aliran Syiah merupakan agama resmi negeri tersebut.
Badan statistik Iran menyebut hanya empat agama saja yang diakui di Iran yaitu agama Islam , Kristen , Yahudi dan Majusi . Penganut minoritas lain ialah penganut Hindu, Sikh, Bahai, Mandean dan Yarsan.
Pew Research Center dalam studi pada Mei 2019 menemukan bahwa 87% orang Iran salat setiap hari, yang merupakan persentase tertinggi kedua di Asia-Pasifik, setelah Afghanistan (96%) dan di depan Indonesia (84%).
Kebanyakan bangsa Iran adalah penganut Syiah. Penganut ajaran Sunah (sunni) merupakan bangsa Turki , suku Kurdi, suku Balochi dan suku Arab.
Penganut agama Kristen adalah antara penganut agama utama di Iran. Kebanyakan mereka merupakan keturunan dari Assyria dan Armenia. Aliran Kristen utama di Iran ialah Kristen Apostolik Armenia dan Kristen Assyria Timur. Walaupun Iran mengakui agama Kristen, tetapi ajaran-ajaran Kristen Protestan tidak diakui.
Selanjutnya Yahudi. Agama ini merupakan agama yang paling tua di Iran, dipraktikan sebelum kedatangan Islam seperti yang tertera di dalam Taurat dan Injil di mana orang-orang Yahudi dibenarkan pulang ke Palestina oleh Cyrus Agung, seorang raja Persia, setelah beliau mengalahkan kerajaan Babylon.
Pada hari ini, kumpulan Yahudi dijanjikan perlindungan di bawah pemerintahan Republik Islam Iran. Di Teheran saja, terdapat 11 buah kuil Yahudi yang dibangun.
Iran memiliki pengalaman sejarah panjang tentang hubungan negara dengan agama, dan akhirnya memilih penyatuan agama dan negara.
Baca juga: Perang Israel vs Iran: Bolehkah Umat Islam Mendukung Syiah? Begini Kata Buya Yahya
Kebijakan Agama di Iran
Wakhid Sugiyarto dalam papernya berjudul "Kebijakan Keagamaan Kelompok Minoritas di Negara Republik Islam Iran" menyebut dalam kehidupan keagamaan, Iran semenjak dinasti Safawiyah, menjadi benteng Islam mazhab Syi’ah. Saat ini, muslim mazhab Syi’ah 90 persen, mazhab Sunni 8 persen yang umumnya suku Kurdi (fikih Syafi ’i), Turkmen, dan Balochi (fikih Hanafi).Lihat Juga :