PKUB Kemenag Inisiasi Festival Kerukunan di Desa, Warga: Luar Biasa

Senin, 14 Juli 2025 - 03:20 WIB
loading...
PKUB Kemenag Inisiasi...
PKUB Kemenag Inisiasi Festival Kerukunan di Desa, Warga: Luar Biasa/Kemenag
A A A
Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama menginisiasi Festival Kerukunan di Desa yang disambut luar biasa oleh warga. Lapangan Cikoleang di Desa Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/7/2025) tampak ramai.

Lebih dari 500 orang dari berbagai unsur masyarakat hadir dalam Festival Kerukunan yang digelar Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama. Festival ini didesain PKUB sebagai bagian dari program penguatan Desa Sadar Kerukunan dan dirancang dengan pendekatan kultural serta partisipatif. Para warga, tokoh agama, pelajar, pejabat pemerintah daerah, dan perwakilan organisasi keagamaan berkumpul dalam satu ruang publik terbuka.

Baca Juga: Siapa Pemilik Dosa Jariyah? Dosa yang Terus Ditimpakan hingga Alam Barzakh

Mereka berdialog melalui pertunjukan musik, tarian, bazar UMKM, serta interaksi tanpa sekat sosial. Ada juga penampilan kelompok seni Gambang Kromong dan Barongsai yang membawakan pertunjukan lintas budaya, disusul Hadroh Islami, vokal grup umat Kristen, serta tarian dari komunitas Hindu dan Buddha.

Di tengah semarak tersebut, tokoh-tokoh lintas agama dan masyarakat lokal menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Kementerian Agama melalui PKUB. Kehadiran ini dianggap sebagai bentuk nyata keterlibatan pemerintah dalam menyentuh ruang sosial masyarakat, bukan sekadar mengatur dari kejauhan.

“Menurut saya, kegiatan Festival Kerukunan di Desa Pabuaran ini luar biasa ya. Jarang ada program kementerian yang langsung nyentuh masyarakat kayak gini. PKUB Kementerian Agama bisa bikin kegiatan yang bukan cuma seremonial, tapi benar-benar terasa manfaatnya di masyarakat. Ini bukti nyata bahwa kerukunan itu bisa dibangun bareng-bareng dari tingkat desa,” ujar Bang Aziz, tokoh pemuda Desa Pabuaran.

“Saya malah berpikir, kementerian-kementerian lain harusnya bisa belajar dari Kementerian Agama. Program seperti ini harusnya jadi contoh, bagaimana negara hadir langsung di tengah masyarakat lewat kegiatan yang membangun persatuan, saling menghargai, dan gotong royong, tanpa melihat latar belakang agama atau suku,” tambahnya.

Apresiasi juga datang dari aparat desa dan pemerintah daerah. Kepala Desa Pabuaran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen berharga yang menumbuhkan kepercayaan diri masyarakat dalam mempraktikkan toleransi. Dukungan dari Bupati Bogor dan Kantor Kemenag Kabupaten turut memperkuat semangat kolaboratif antarpemangku kepentingan.

Festival ini juga menampilkan sesi deklarasi kerukunan yang dibacakan oleh enam pemuka agama: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Mereka menyatakan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian dan menolak segala bentuk kekerasan atas nama agama. Deklarasi tersebut disampaikan di hadapan ratusan warga yang berdiri dan mengangkat tangan seraya mengucapkan "Kami bersaudara".

Dalam sesi talkshow yang digelar seusai deklarasi, Kepala PKUB Muhammad Adib Abdushomad menyampaikan bahwa pendekatan budaya dan komunitas merupakan strategi kunci dalam menghadapi peningkatan polarisasi sosial dan maraknya disinformasi berbasis agama. Literasi keberagaman harus ditanamkan sejak dini melalui jalur-jalur sosial yang dekat dengan masyarakat, seperti keluarga, sekolah, dan komunitas lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Hari Raya Iduladha 1447...
Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah Serentak pada Rabu 27 Mei 2026
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Iduladha 2026 pada 17 Mei
Kemenag Siapkan Beasiswa...
Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji
Breaking News: Pemerintah...
Breaking News: Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
Kemenag: Secara Hisab,...
Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Rekomendasi
Rotasi Inti Bumi Melambat,...
Rotasi Inti Bumi Melambat, Ahli Beberkan Dampaknya
Temuan Fosil Kaki di...
Temuan Fosil Kaki di Afrika Menulis Ulang Kisah Asal-usul Dinosaurus
Symphony of Stones:...
Symphony of Stones: Tembok Vertikal Armenia yang Dibangun untuk Mengurung Ya'juj dan Ma'juj?
Artikel Terkini
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved