Di Rumah Tak Menghalangi Perempuan Tetap Produktif
Kamis, 10 September 2020 - 06:42 WIB
loading...
A
A
A
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“(yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan berdzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (QS. Ar-Ra’du : 28).
3. Menyibukkan diri dengan ilmu
Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim dan muslimah. Dengan mudahnya akses belajar saat ini, muslimah bisa menuntut ilmu di rumahnya. Ia bisa belajar melalui rekaman kajian, membaca buku-buku bermanfaat dan mengkajinya.
(Baca juga : Kasus COVID-19 Tembus 200 Ribu, Ganjar Minta Even Kumpulkan Orang Dibatasi )
Sebagian muslimah lalai dari kesungguhan menuntut ilmu, sehingga kita dapati muslimah yang semangat beramal tanpa ilmu. Ia menyangka telah mendekatkan diri kepada Allah, padahal amalnya jauh dari apa yang Allah perintahkan melalui Rasul-Nya.
4. Miliki hobi yang bermanfaat
Banyak hobi positif yang dilakukan di rumah sehingga muslimah merasa bermanfaat dan tidak bosan. Misalnya menulis, membaca dan menelaah buku, menjahit, berkebun, mengajar, dan lainnya. Tentu waktu dan porsinya disesuikan dengan keluangan setiap muslimah dan tidak mengganggu kewajibannya kepada Allah, Rasul-Nya, suami maupun keluarganya.
5. Mendidik anak-anak
Rumah adalah madrasah pertama setiap manusia. Wanita dengan perannya sebagai ibu akan menjadi guru pertama untuk anak-anaknya. Seorang ibu yang sadar akan peran dan pengaruhnya kepada anak-anaknya akan berusaha membangun pondasi yang kokoh untuk madrasahnya sehingga anak-anaknya tumbuh menjadi anak-anak yang shalih dan muslih. Anak yang saleh akan menjadi investasi berharga bagi orangtuanya.
(Baca juga : Pasien COVID-19 yang Dirawat Menderita Kerusakan Paru 3 Bulan Setelah Pemulihan )
Apa yang ia tanamkan kepada anaknya berupa ilmu, adab dan akhlak mulia akan akan menghasilkan banyak pahala, yaitu pahala mendidik anak, pahala berdakwah dan pahala jariah jika sang anak mengamalkannya. Mendidik dan merawat buah hati sudah cukup membuat muslimah produktif di dalam rumahnya dengan berbagai aktivitas mendidik dan belajar.
Demikianlah, rumah adalah kantor terbaik bagi muslimah, di sanalah ia membangun karier dan merajut cita-cita untuk kebaikan kehidupan dunia dan akhiratnya kelak.
Wallahu A'lam
“(yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan berdzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (QS. Ar-Ra’du : 28).
3. Menyibukkan diri dengan ilmu
Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim dan muslimah. Dengan mudahnya akses belajar saat ini, muslimah bisa menuntut ilmu di rumahnya. Ia bisa belajar melalui rekaman kajian, membaca buku-buku bermanfaat dan mengkajinya.
(Baca juga : Kasus COVID-19 Tembus 200 Ribu, Ganjar Minta Even Kumpulkan Orang Dibatasi )
Sebagian muslimah lalai dari kesungguhan menuntut ilmu, sehingga kita dapati muslimah yang semangat beramal tanpa ilmu. Ia menyangka telah mendekatkan diri kepada Allah, padahal amalnya jauh dari apa yang Allah perintahkan melalui Rasul-Nya.
4. Miliki hobi yang bermanfaat
Banyak hobi positif yang dilakukan di rumah sehingga muslimah merasa bermanfaat dan tidak bosan. Misalnya menulis, membaca dan menelaah buku, menjahit, berkebun, mengajar, dan lainnya. Tentu waktu dan porsinya disesuikan dengan keluangan setiap muslimah dan tidak mengganggu kewajibannya kepada Allah, Rasul-Nya, suami maupun keluarganya.
5. Mendidik anak-anak
Rumah adalah madrasah pertama setiap manusia. Wanita dengan perannya sebagai ibu akan menjadi guru pertama untuk anak-anaknya. Seorang ibu yang sadar akan peran dan pengaruhnya kepada anak-anaknya akan berusaha membangun pondasi yang kokoh untuk madrasahnya sehingga anak-anaknya tumbuh menjadi anak-anak yang shalih dan muslih. Anak yang saleh akan menjadi investasi berharga bagi orangtuanya.
(Baca juga : Pasien COVID-19 yang Dirawat Menderita Kerusakan Paru 3 Bulan Setelah Pemulihan )
Apa yang ia tanamkan kepada anaknya berupa ilmu, adab dan akhlak mulia akan akan menghasilkan banyak pahala, yaitu pahala mendidik anak, pahala berdakwah dan pahala jariah jika sang anak mengamalkannya. Mendidik dan merawat buah hati sudah cukup membuat muslimah produktif di dalam rumahnya dengan berbagai aktivitas mendidik dan belajar.
Demikianlah, rumah adalah kantor terbaik bagi muslimah, di sanalah ia membangun karier dan merajut cita-cita untuk kebaikan kehidupan dunia dan akhiratnya kelak.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :