Praktik Langsung, Dai Muda Dapat Kesempatan Magang di Pesantren

Senin, 11 Agustus 2025 - 22:17 WIB
loading...
Praktik Langsung, Dai...
Praktik Langsung, Dai Muda Dapat Kesempatan Magang di Pesantren/Kemenag
A A A
Pembibitan dai muda tidak hanya dilakukan dalam ruang-ruang pertemuan. Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) juga memberi kesempatan mereka untuk magang di pesantren . Ada enam pesantren yang terpilih sebagai Lokasi magang dan semua ada di Jawa Barat. Proses magang berlangsung selama lima hari, 9–13 Agustus 2025.

Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, mengatakan, program ini dirancang untuk membekali dai muda dengan pengalaman langsung di lapangan. “Mereka akan belajar tidak hanya teori, tetapi praktik dakwah dan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren,” ujar Ahmad Zayadi di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Baca Juga: Salat Sambil Menggendong Anak, Bagaimanakah Hukumnya, Sahkah?

Zayadi menjelaskan, enam pesantren yang menjadi lokasi magang dipilih dengan kriteria khusus. Selain memiliki sistem taklim yang mapan, pesantren tersebut juga telah mengembangkan usaha produktif yang dikelola secara profesional. “Kami ingin para dai muda bisa melihat model pemberdayaan ekonomi yang nyata, sehingga nanti mereka dapat menirunya di daerah masing-masing,” tegasnya.

Menurutnya, regenerasi dai di era digital tidak cukup hanya menguasai materi dakwah. Kemampuan mengelola ekonomi umat menjadi faktor penting untuk kemandirian dan keberlanjutan misi dakwah. “Dakwah harus mampu menyejahterakan, tidak hanya mencerahkan,” tambah Zayadi.

Selama lima hari, para peserta akan terjun langsung dalam kegiatan pesantren, mulai dari mengisi kajian, berdialog dengan santri, hingga belajar mengelola unit usaha seperti percetakan, koperasi, toko bahan pokok, dan pertanian. “Pengalaman ini akan menjadi bekal mereka sebagai agen perubahan di masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa pembekalan ini merupakan investasi jangka panjang menuju kemandirian dai. “Kita ingin lahir generasi dai yang tidak bergantung pada pihak luar untuk membiayai dakwahnya,” kata Zayadi.

Program magang ini juga menjadi ajang jejaring antara para dai muda dengan pengasuh pesantren. “Harapannya, kolaborasi ini terus berlanjut pasca-magang.”

Salah satu kiai pengasuh, KH. Ahmad Muhibban, Pimpinan Pesantren Al Luthfah Bandung Barat, menyambut hangat para peserta magang. Ia mengungkapkan bahwa profesi dai adalah pekerjaan mulia yang menuntut integritas, kesabaran, dan keikhlasan. “Tidak ada pekerjaan paling mulia daripada dai,” ujarnya, mengutip firman Allah Inna ma’al ‘usri yusran (Bersama kesulitan, ada banyak kemudahan).

Menurutnya, dai harus tampil tegas, berakhlak mulia, dan mampu menyesuaikan metode dakwah dengan kondisi masyarakat. “Kalian harus bisa membaca medan dan menjawab kebutuhan mereka yang benar-benar membutuhkan pencerahan,” pesan Kiai Muhibban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
HPSN 2026, P3M dan KLH...
HPSN 2026, P3M dan KLH Ajak Pesantren Atasi Darurat Sampah
Hasil Falakiyah Ponpes...
Hasil Falakiyah Ponpes di Jatim Tetapkan Awal Ramadan 2026 Jatuh pada Kamis 19 Februari
Gelar Halaqah Pesantren,...
Gelar Halaqah Pesantren, GAPPI Bahas Kemandirian Ekonomi dan Digitalisasi Zakat
Pustunastren UIN Mataram...
Pustunastren UIN Mataram Jadi Pusat Studi Pesantren dan Manuskrip Nusantara
Rekomendasi
5 Tanda Akan Terjadi...
5 Tanda Akan Terjadi Hujan Lebat yang Dapat Dilihat Mata
Bukan Kiamat, Ahli Pastikan...
Bukan Kiamat, Ahli Pastikan Matahari Terbit dari Utara Siklus Normal
Ribuan Kuda Liar Digunakan...
Ribuan Kuda Liar Digunakan Australia untuk Menjaga Alam
Artikel Terkini
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved