Rumi: Cinta Terbesar Adalah Keheningan dan Tidak Bisa Diungkapkan dengan Kata-Kata

Jum'at, 11 September 2020 - 10:49 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Informasi soal Partai Baru Amien Rais Dicicil Agar Undang Rasa Ingin Tahu Publik

Ketika usianya mencapai empat puluh tahun, Rumi memulai pengajaran mistiknya secara semi-publik. Seorang darwis misterius, "Syamsuddin at-Tabrizi" mengilhaminya untuk menghasilkan sejumlah besar puisinya yang terbaik dan untuk meramu ajaran-ajarannya dengan cara dan bentuk yang dirancang untuk mempertahankan keseluruhan Tarekat Mevlevi. Karyanya telah diselesaikan dan darwis misterius itu lenyap setelah masa sekitar tiga tahun dan tidak ada lagi jejak tentang dirinya yang bisa dilaporkan.

Baca juga: Jejak Amien Rais: Kritisi Hasil Kongres, Mengaku Dikeluarkan dari PAN, hingga Umumkan Partai Baru

"Utusan dari dunia tak dikenal" ini oleh putra Rumi disepadankan dengan Khidr yang misterius, pembimbing dan pelindung para sufi yang muncul kemudian berlalu dari kognisi normal setelah menyampaikan pesannya.

Cinta Terbesar
Selama masa inilah Rumi menjadi seorang penyair. Baginya, meskipun ia diakui sebagai salah satu penyair terbesar Persia, puisi hanya suatu produk sekunder.

Ia memandangnya tidak lebih dari suatu refleksi realitas batin yang besar dan merupakan kebenaran serta disebutnya sebagai refleksi dari Cinta.

Baca juga: Amien Rais Umumkan Asas Partai Baru, Pengamat: Partai yang Ada Cenderung Oligarki

Cinta terbesar, tuturnya, adalah keheningan dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Meskipun puisinya mempengaruhi pikiran manusia sedemikian kuat, sehingga hanya bisa disebut sebagai kekuatan magis, ia tidak pernah terbawa olehnya sampai pada tingkatan mengidentifikasikan puisi itu dengan wujud yang jauh lebih besar, dimana puisi hanyalah ekspresi yang lebih kecil.

Pada saat yang sama, ia mengakuinya sebagai sesuatu yang bisa membangun jembatan antara apa "yang benar-benar ia rasakan" dengan apa yang bisa ia lakukan untuk orang lain. (Bersambung)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Sufi: Saudagar, Jalaluddin...
Kisah Sufi: Saudagar, Jalaluddin Rumi, dan Darwis Kristen
Peringatan Wafatnya...
Peringatan Wafatnya Jalaluddin Rumi: Dikenal sebagai Penyair Sekuler di Barat
Peringatan Wafatnya...
Peringatan Wafatnya Jalaluddin Rumi: 750 Tahun Tetap Menjadi Misteri
Ketika Tarekat Sufi...
Ketika Tarekat Sufi Mengalami Radikalisasi
Jalaluddin Rumi Ada...
Jalaluddin Rumi Ada di Museum Aga Khan Kanada
Kisah Kembalinya Para...
Kisah Kembalinya Para Sufi di Turki, di Era Kemal Ataturk Dianggap Simbol Keterbelakangan
Rekomendasi
Pisahkan Arab dan Afrika,...
Pisahkan Arab dan Afrika, Ini Fenomena Alam Paling Ekstrem yang Terjadi Jutaan Tahun Lalu
Ribuan Meteorit di Antartika...
Ribuan Meteorit di Antartika Ditakdirkan Hilang Selamanya
Symphony of Stones:...
Symphony of Stones: Tembok Vertikal Armenia yang Dibangun untuk Mengurung Ya'juj dan Ma'juj?
Artikel Terkini
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Asal-usul Nama Suro...
Asal-usul Nama Suro Asyura? Simak Penjelasannya di Sini!
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Infografis
10 Negara dengan Populasi...
10 Negara dengan Populasi Umat Muslim Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved