Pentingnya Berbaik-sangka dalam Kehidupan, Begini Penjelasannya

Rabu, 22 Oktober 2025 - 05:15 WIB
loading...
Pentingnya Berbaik-sangka...
Banyak sekali keutamaan dari sikap berbaik sangka ini, salah satunya akan melahirkan keyakinan bahwa segala kenikmatan dan kebaikan yang diterima manusia berasal dari Allah, sedangkan keburukan disebabkan dosa dan kemaksiatan. Foto ilustrasi/ist
A A A
Sikap berbaik sangka (husnudzan) dalam menjalani kehidupan sangat penting. Mengapa setiap muslim harus bersikap seperti itu? Apa saja manfaatnya?

Pengertian perilaku husnudzan menurut bahasa berasal dari lafal bahasa Arab 'husnun' yang artinya baik dan 'adzzhonnu' yang artinya prasangka.

Kata husnudzan berarti prasangka baik yang merupakan lawan dari su'udzan atau prasangka buruk. Sedangkan secara istilah, husnudzan bisa dimaknai sebagai berbaik sangka terhadap segala ketentuan dan ketetapan Allah yang diberikan kepada manusia.



Allah Ta'ala berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ


“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."(QS. Al-Hujurat : 12).

Beberapa dalil yang menguatkannya, seperti : “Sesungguhnya Allah berkata : Aku sesuai prasangka hambaku padaku. Jika prasangka itu baik, maka kebaikan baginya. Dan apabila prasangka itu buruk, maka keburukan baginya.” (HR. Muslim)

Baca juga: Sejarah Hari Santri: Dari Resolusi Jihad hingga Penetapan 22 Oktober sebagai Hari Bersejarah

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, dia berkata, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Allah Ta'ala berfirman, ‘Aku tergantung persangkaan hamba kepada-Ku. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingat-ku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diri-Ku. Kalua dia mengingat-Ku di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.” (HR. Muslim dan Bukhari)

Sebenarnya banyak sekali keutamaan dari sikap husnudzan ini. Salah satunya, sikap husnudzan akan melahirkan keyakinan bahwa segala kenikmatan dan kebaikan yang diterima manusia berasal dari Allah, sedangkan keburukan yang menimpa manusia disebabkan dosa dan kemaksiatannya.

Husnudzan atau berbaik sangka terhadap sesama manusia, merupakan sikap mental terpuji, yang harus diwujudkan melalui sikap lahir, ucapan dan perbuatan yang baik, diridhai Allah Ta'ala, dan bermanfaat. Husnudzan juga melahirkan sikap saling menghormati antar tetangga.

Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda, “Antara tetangga yang satu dengan yang lainnya hendaknya saling menghormati dan menghargai tetangganya.” (HR. Muslim)

Membangun hubungan baik antara manusia satu dengan manusia lainnya dan lebih khususnya muslim satu dengan muslim lainnya, adalah sesuatu yang harus diperjuangkan dengan sebaik-baiknya. Karena di dalam Alquran Allah SWT, telah menggariskan bahwahi setiap mukmin itu bersaudara, seperti dijelaskan dalam firman Allah :

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ


"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat." (QS. Al-Hujurat Ayat 10).

Baca juga: Rayakan HSN, Ini Contoh Ceramah Hari Santri 2025 yang Penuh Makna

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Konsep Toleransi dalam...
Konsep Toleransi dalam Islam yang Mudah Dipraktekkan, Cek di Sini!
6 Hadis Tentang Anjuran...
6 Hadis Tentang Anjuran Tersenyum, Simak di Sini Ya!
Memaafkan sebagai Jalan...
Memaafkan sebagai Jalan Hidup Seorang Muslim
Berpikir Positif dan...
Berpikir Positif dan Optimistis dalam Hidup, Itu Sunnah Lho!
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran Tentang Pentingnya Akhlak, Cek di Sini Saja!
5 Akhlak Muslim Ini...
5 Akhlak Muslim Ini sudah Jarang Ditemui Zaman Sekarang, Apa Saja?
Rekomendasi
Picu Anomali Cuaca,...
Picu Anomali Cuaca, Titik Lemah Magnet Bumi di Atlantik Selatan Semakin Besar
7 Lapisan Langit, Ternyata...
7 Lapisan Langit, Ternyata Sudah Jelas di Al-Qur'an
Bangun Ulang Piramida...
Bangun Ulang Piramida Dipercaya Akan Menimbulkan Malapetaka
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved