Kumpulan Hadis Tentang Pentingnya Menjaga Lisan

Jum'at, 14 November 2025 - 14:35 WIB
loading...
Kumpulan Hadis Tentang...
Kumpulan hadis tentang menjaga lisan penting diketahui dan menjadi pedoman penting dalam Islam untuk menjaga kualitas ucapan dan perilaku sehari-hari. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kumpulan hadis tentang menjaga lisan penting diketahui dan menjadi pedoman penting dalam Islam untuk menjaga kualitas ucapan dan perilaku sehari-hari. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam menegaskan bahwa lisan memiliki peran besar dalam menentukan baik atau buruknya seseorang di mata Allah SWT.

Oleh karena itu, menjaga lisan dari perkataan yang sia-sia, menyakitkan, atau menimbulkan fitnah merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus diamalkan setiap Muslim.

Berikut 5 hadis Nabi SAW tentang lisan yang memberikan panduan etika berbicara sesuai ajaran Islam, sehingga kita dapat lebih bijak dalam berucap dan menjaga hubungan sosial yang harmonis.



5 Hadis tentang Menjaga Lisan

1. Diam Lebih Baik daripada Berkata Buruk

Hadis tentang menjaga lisan pertama dalam artikel ini menjelaskan bahwa umat muslim diperintah untuk diam jika tidak bisa berbicara hal baik sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Al-Bukhari No.6018 :

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت


“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Dalam hadis ini, dijelaskan bahwa orang muslim yang beriman kepada Allah SWT hendak untuk berdiam jika tidak berkata baik daripada berkata hal buruk maupun tidak berguna.

Baca juga: 8 Perkara Lisan yang Menyeret Kita ke Neraka, Kaum Muslim Wajib Tahu

2. Bahayanya Lisan Tidak Terjaga

Selain dari hadis yang menjelaskan kebaikan berdiam lisan daripada berkata buruk, ada pula alasan mengapa Lisan yang tidak terjaga menjadi hal yang berbahaya bagi amal manusia yang dijelaskan dalam hadits riwayat At-Tirmidzi 2616

Mu’adz bin Jabal bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apakah kita disiksa karena ucapan-ucapan kita?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ! هَلْ يَكُبُّ النَّاسَ عَلَى وُجُوهِهِمْ فِي النَّارِ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ


“Wahai Muadz, celaka kamu! Bukankah manusia tersungkur mukanya di dalam neraka karena buah dari lisannya?” (HR. At-Tirmidzi no. 2616, Ibnu Majah no. 3973; dan di-shahih-kan al-Albani dalam Irwaul Ghalil no. 413)

Hadis tersebut menjelaskan bahwa manusia dapat terjerumus kedalam neraka alhasil dari lisan mereka yang tidak terjaga dengan berbicara hal buruk (fitnah, ghibah, mencaci maki) melainkan berdiam diri atau berkata hal yang bermanfaat/baik.

3. Keutamaan dalam Menjaga Lisan

Ketiga dalam hadis dalam menjaga lisan yang menjelaskan keutamaan dalam menjaga lisan yang dijelaskan dalam hadis riwayat Al-Bukhari No.6477

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda.

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيْهَا يَهْوِى بِهَا فِي النَّارِأَبْعَدَمَا بَيْنَ الْمَسْرِقِ وَالْمَغْرِبِ


“Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat” ( HR.Bukhari no. 6477 dan Muslim no. 2988)

4. Menghindari Perkataan yang Tidak Bermanfaat

Hadis tentang menjaga lisan selanjutnya menjelaskan pentingnya menghindari perkataan yang tidak bermanfaat sesuai dengan hadits riwayat Tirmidzi No.2317 :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ


“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317, Ibnu Majah no. 3976. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dari hadis tersebut dijelaskan bahwa kebaikan islam dalam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat. dalam hal ini, perkataan lisan yang tidak bermanfaat juga termasuk hal yang harus di tinggal dan hindari sebagai orang muslim.

5. Sedikit Berbicara Lebih Baik dari Banyak Berbicara

Terakhir dalam hadis tentang menjaga lisan, terdapat kebaikan dalam mengurangi berbicara daripada memperbanyak berbicara yang lebih dijelaskan dalam hadis riwayat Al Baihaqi :

Abu Ishaq Al Khowwash berkata,

إن الله يحب ثلاثة ويبغض ثلاثة ، فأما ما يحب : فقلة الأكل ، وقلة النوم ، وقلة الكلام ، وأما ما يبغض : فكثرة الكلام ، وكثرة الأكل ، وكثرة النوم


“Sesungguhnya Allah mencintai tiga hal dan membenci tiga hal. Perkara yang dicintai adalah sedikit makan, sedikit tidur dan sedikit bicara. Sedangkan perkara yang dibenci adalah banyak bicara, banyak makan dan banyak tidur” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 5: 48).

Hadis ini bukan menjelaskan bahwa umat mukmin harus mengurangi berbicara karena banyak berbicara dibenci Allah SWT melainkan Allah SWT tidak menyukai orang yang mencibir, gibah, dan mengatakan hal yang tidak penting bahkan menyakitkan untuk orang lain. Hal ini juga menjelaskan bahwa Allah SWT tidak menyukai hal yang berlebihan sehingga umat muslim harus bisa menyeimbangkan kebutuhan mereka.

hadis tentang menjaga lisan memberikan pelajaran yang sangat penting tentang bagaimana seorang Muslim seharusnya mengelola ucapannya.

Perkataan yang keluar dari lisan kita tidak hanya berdampak pada orang lain, tetapi juga memiliki konsekuensi besar terhadap amal dan kehidupan akhirat.

Dengan memahami dan mengamalkan hadis-hadis ini, kita dapat meningkatkan kualitas keimanan, menjaga hubungan sosial, dan menjauhkan diri dari dosa-dosa yang bersumber dari ucapan yang tidak terkendali.

Baca juga: Khotbah Jumat : Cara Menjaga Lisan di Era Digital
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Rekomendasi
Ancaman Serius Matahari...
Ancaman Serius Matahari terhadap Bumi Akan Terjadi Besok
Cerro El Cono Diyakini...
Cerro El Cono Diyakini Piramida yang Tersembunyi di Hutan Amazon
Struktur Misterius Terdeteksi...
Struktur Misterius Terdeteksi di Medan Magnet Bumi
Artikel Terkini
Keutamaan Menutup Aib...
Keutamaan Menutup Aib Orang Lain dalam Islam, Allah Janjikan 3 Balasan Luar Biasa
Kisah Nabi Musa dan...
Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Menutupi Aib Hamba yang Bertobat
Doa Agar Allah Menutupi...
Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
4 Cara Mengetahui Aib...
4 Cara Mengetahui Aib Diri Sendiri Menurut Islam, Jangan Sibuk Mencari Aib Orang
Tanda Allah Menutup...
Tanda Allah Menutup Aib Seseorang, Ini Pesan Mendalam Habib Umar bin Hafizh
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved