3 Amalan agar Rumah Penuh Keberkahan, Simak di Sini!

Selasa, 25 November 2025 - 14:04 WIB
loading...
3 Amalan agar Rumah...
Bagi orang beriman, rumah harus memiliki banyak faedah dan manfaat yang mendukung untuk aktivitas yang diridhai Allah SWT. Foto ilustrasi/ist
A A A
Ada beberapa amalan yang dapat membuat rumah kita dipenuhi keberkahan, penting diketahui kaum Muslim. Amalan apa saja itu dan bagaimana penjelasannya?

Bagi orang beriman, rumah harus memiliki banyak faedah dan manfaat yang mendukung untuk aktivitas yang diridhai Allah. Rumah sebagai tempat tinggal, istirahat, berkumpul dan lainnya. Terlebih bagi seorang muslim rumah memiliki nilai tambahan yaitu sebagai tempat zikir. Rumah seorang muslim hendaknya jangan kering dari siraman agama di dalamnya. Rumah para keluarga muslim haruslah cerminan Al Qur'an. Jadikan rumah sebagai surga-surga kecil di dunia, baiti jannati .

Sayang sekali, rumah-rumah keluarga muslim masih banyak yang jauh dari agama. Sebagaimana yang terjadi pada hari ini rumah kebanyakan kaum muslimin mulai dari pagi hingga malam diisi dengan berbagai kemungkaran . Mulai pagi hari penghuninya tidak salat, membaca Al-Qur’an, siang harinya suara musik dangdut diputar sangat keras, sore harinya dijadikan tempat bercampurnya laki-laki dan perempuan, malam harinya dibuat untuk bergadang.



Padahal, Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam menganjurkan agar rumah dijadikan tempat untuk berzikir.

Rasulullah bersabda:

مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ وَالْبَيْتِ الَّذِي لاَ يُذْكَرُ الله فِيْهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ


“Perumpamaan rumah yang digunakan untuk dzikir kepada Allah dengan rumah yang tidak digunakan untuk zikir, laksana orang hidup dengan orang yang mati.” (HR. Muslim)

Baca juga: 5 Perkara yang Bisa Membuat Rumah Menjadi Surga Dunia

Dalam hadis ini Nabi shallahu’alaihi wasallam membuat perumpamaan antara dua tipe rumah. Tipe rumah pertama adalah rumah yang dijadikan sebagai tempat zikir. Sedangkan tipe rumah kedua tidak pernah dijadikan sebagai tempat zikir, maka penghuni rumah pertama seperti orang hidup dan penghuni rumah kedua seperti orang mati.

Hal ini senada dengan sabda Nabi shallahu’alaihi wa sallam dalam riwayat lainnya, beliau bersabda:

مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ


“Perumpamaan orang yang ingat akan Rabb-nya dengan orang yang tidak ingat Rabb-nya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati.” (HR. Bukhari)

Kedua hadis di atas memberikan isyarat bahwa ukuran hidup dan matinya seseorang hakikatnya ditentukan dengan kondisi hatinya. Jika hatinya berzikir mengingat Allah maka ia adalah makhluk hidup. Namun jika hatinya lalai dari mengingat Allah maka ia adalah mayit meski tubuhnya masih bernyawa.

Oleh karena itu Rasulullah memerintahkan lewat sabdanya agar setiap muslim menjadikan rumahnya sebagai tempat zikir. Tidak hanya dijadikan sebagai tempat tidur, makan, buang hajat dan keperluan umum lainnya harus ada fungsi ibadahnya.

Adapun menjadikan rumah sebagai tempat zikir maknanya sangat luas, tidak terbatas ucapan zikir saja. Karena perbuataan taat kepada Allah secara umum termasuk bagian dari zikir. Setidaknya ada beberapa amalan yang dikatagorikan sebagai amalan zikir yang bisa dilakukan di rumah.

1. Mendirikan salat

Salat bagian dari zikir. Karena Allah Ta’ala berfirman:

وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِذِكۡرِيٓ


“Dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.” (QS. Tha-Ha: 14)

Saat seorang muslim mendirikan salat pada hakikatnya ia sedang berdzikir. Sehingga, saat seorang hamba mendirikan salat di rumah maka ia telah menjadikan rumahnya sebagai tempat zikir. Oleh karena itu, Nabi shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

اجْعَلُوْا فِيْ بُيُوْتِكُمْ مِنْ صَلاَتِكُمْ، وَلاَ تَتَّخِذُوْها قُبُوْرًا


“Jadikanlah rumah kalian sebagai tempat salat kalian, jangan jadikan ia sebagai kuburan” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Dalam kitab Syarh Shahih Muslim, Imam An Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan, makna salat dalam hadits ini adalah salat sunnah. Sehingga maknanya, kerjakanlah salat-salat sunnah kalian di rumah. Jangan jadikan seperti kuburan yang kosong dari ibadah salat.

Baca juga: Cerita Sahabat : Rasulullah SAW Selalu Beristighfar, Paling Sedikit 70 Kali Sehari

2. Zikir juga berarti membaca Al Qur’an.

Membaca Al Qur’an pun bagian dari amalan dzikrullah. Karena Allah menyifati Al Qur’an dengan Adz Dzikir (pengingat). Allah Ta’ala berfirman:

وَأَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلذِّكۡرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيۡهِمۡ وَلَعَلَّهُمۡ يَتَفَكَّرُونَ


“Dan Kami turunkan Adz-Dzikr (Al-Qur’an) kepadamu, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka memikirkan,” (QS. An-Nahl).

Bahkan Imam An Nawawi dalam kitab At Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an menyebutkan bahwa membaca Al Qur’an lebih utama dari seluruh lafadz-lafadz zikir. (Kitab At Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an).

Selain sebagai bentuk zikir, membaca Al Qur’an di rumah berfungsi mengusir syaitan berserta keburukan yang dibawanya dari rumah. Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

لا تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ البَيْتِ الذِيْ تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ البَقَرَةِ


“Janganlah engkau jadikan rumahmu seperti pekuburan, sesungguhnya syaitan lari tunggang langgang dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al Baqarah.” (HR. Muslim)

Dengan memperbanyak membaca Al Qur’an, menghafalnya, mentadabburi ayat-ayatnya di dalam rumah maka seorang muslim telah menjalankan perintah Nabi shallahu’alaihi wa sallam untuk menjadikan rumah sebagai tempat zikir.
Kaum Muslimin jamaah salat Jum’at rahimakumullah.

3. Bermajelis ilmu

Aktivitas mempelajari ilmu agama di rumah adalah juga bagian dari amalan zikir. Karena Nabi shallahu’alaihi wa sallam menamakan majelis ilmu dengan majelis zikir.

Beliau bersabda :

إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الجَنَّةِ فَارْتَعُوْا


”Jika Engkau melewati taman-taman surga maka singgahlah!”
Para sahabat bertanya, ”Wahai Rasulullah! Apakah taman-taman surga itu?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

حِلَقُ الذِّكْرِ


"Yaitu majelis-majelis zikir.” (HR. Ahmad)

Sehingga ketika, penghuni rumah menjadikan rumah sebagai tempat belajar, pengajian, atau kepala rumah tangga mengajarkan istri, anak dan saudara-saudaranya satu dua ayat, satu dua hadis Nabi shallahu’alaihi wasallam, mengajarkan halal-haram, perintah-larangan maka ia telah menjadikan rumah sebagai tempat zikir.

Alangkah indahnya rumah yang diisi dengan cahaya ilmu, senantiasa dinaungi oleh para malaikat dan mendapat ridha Allah Ta’ala.

Perintah Allah Ta'ala dan Rasul-Nya agar menjadikan rumah sebagai tempat zikir beserta variasi jenisnya. Tujuannya adalah agar rumah-rumah kaum muslimin dipenuhi rahmat Allah yang dibawa oleh para Malaikat. Karena para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat kemungkaran.

Sehingga membuat syaitan sangat betah tinggal di rumah tersebut. Maka dengan menjadikan rumah sebagai tempat zikir, akan mengundang para malaikat dengan membawa rahmat dan mengusir syaitan yang membawa segala keburukan. Marilah kita berdoa memohon kepada Allah agar selalu dibimbing ke jalan-Nya yang lurus.

Baca juga: 4 Syarat agar Amalan Istighfar Diterima Allah SWT, Apa Saja?
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Khotbah Jumat: Amalan-amalan...
Khotbah Jumat: Amalan-amalan yang Pahalanya Setara Ibadah Haji
Doa dan Amalan agar...
Doa dan Amalan agar Disegerakan Ibadah Umrah dan Haji
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Waria: Kaum yang Mendapat...
Waria: Kaum yang Mendapat Laknat dalam Perspektif Agama
Bagaimana Syariat Mengatur...
Bagaimana Syariat Mengatur Kehidupan Waria Sehari-hari?
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Rekomendasi
Ilisionis Sebut Lokasi...
Ilisionis Sebut Lokasi Tabut Perjanjian Suci yang Pernah Diburu Adolf Hitler
Makhluk Misterius Ini...
Makhluk Misterius Ini Ditemukan di Jurang Bawah Laut
Fenomena Matahari di...
Fenomena Matahari di Swedia Bisa Dilihat hampr 24 Jam
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Berikut ini 3 Cara Menyimpan...
Berikut ini 3 Cara Menyimpan Uang di Rumah Agar Aman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved