Penyakit Akhir Zaman: Ingin Terkenal, Haus Pujian dan Gila Popularitas
Rabu, 14 Januari 2026 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Mu'adz bin Jabal berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya sedikit riya' itu sudah termasuk syirik. Dan barangsiapa yang memusuhi wali Allah, maka ia telah memusuhi Allah. Dan sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaqwa yang tersembunyi (tidak terkenal), yang bila tidak ada, tidak dicari dan bila hadir tidak dipanggil dan tidak dikenal. Hati mereka bagai pelita hidayah, mereka terhindar dari segala kegelapan dan kesukaran."
Dalam Hadis yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al-Iman, Beliau bersabda: "Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagiamana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu. Dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga)."
Ulama sufi Ibrahim bin Adham pernah berkata: "Tidak benar tujuan kepada Allah, siapa yang ingin terkenal."
Meski tak pernah bertemu Nabi, Uwais Al-Qarni adalah orang yang disanjung oleh Rasulullah. Beliau disebut orang yang tidak dikenal di bumi namun terkenal di langit.
Dalam satu riwayat, Nabi pernah menceritakan sosok Uwais Al-Qarni. Beliau seorang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, tingginya agak sedang dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca Al-Qur'an, tidak terkenal di bumi tetapi terkenal di langit.
Andaikan ia bersungguh-sungguh memohon sesuatu kepada Allah pasti mengabulkan-Nya. Di bawah bahu kirinya berbekas. Wahai Umar dan Ali! Jika kamu bertemu padanya, maka mintalah kepadanya supaya memohonkan ampun untukmu.
Dalam riwayat lain, Uwais Al-Qarni adalah seorang pemuda asal Yaman yang tidak terkenal di tengah kaumnya. Berkat ketawadhuannya dan baktinya kepada orang tua membuatnya sangat istimewa di sisi Allah.
Kata Imam an-Nawawi, Uwais adalah orang yang menyembunyikan keadaan dirinya. Rahasia yang ia miliki cukup dirinya dan Allah saja yang mengetahuinya. Tidak ada kelebihan yang nampak pada orang-orang tentang dirinya. Ia tampak biasa di mata manusia, namun mulia di sisi Allah SWT.
Baca juga: Keutamaan Malam 27 Rajab, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Dalam Hadis yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al-Iman, Beliau bersabda: "Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagiamana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu. Dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga)."
Ulama sufi Ibrahim bin Adham pernah berkata: "Tidak benar tujuan kepada Allah, siapa yang ingin terkenal."
Belajar dari Uwais Al-Qarni
Uwais bin 'Amir Al-Qoroni atau sering ditulis Uwais Al-Qarni adalah seorang Tabiin terbaik. Beliau hidup di masa Rasulullah SAW, namun tidak berkesempatan bertemu baginda Nabi.Meski tak pernah bertemu Nabi, Uwais Al-Qarni adalah orang yang disanjung oleh Rasulullah. Beliau disebut orang yang tidak dikenal di bumi namun terkenal di langit.
Dalam satu riwayat, Nabi pernah menceritakan sosok Uwais Al-Qarni. Beliau seorang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, tingginya agak sedang dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca Al-Qur'an, tidak terkenal di bumi tetapi terkenal di langit.
Andaikan ia bersungguh-sungguh memohon sesuatu kepada Allah pasti mengabulkan-Nya. Di bawah bahu kirinya berbekas. Wahai Umar dan Ali! Jika kamu bertemu padanya, maka mintalah kepadanya supaya memohonkan ampun untukmu.
Dalam riwayat lain, Uwais Al-Qarni adalah seorang pemuda asal Yaman yang tidak terkenal di tengah kaumnya. Berkat ketawadhuannya dan baktinya kepada orang tua membuatnya sangat istimewa di sisi Allah.
Kata Imam an-Nawawi, Uwais adalah orang yang menyembunyikan keadaan dirinya. Rahasia yang ia miliki cukup dirinya dan Allah saja yang mengetahuinya. Tidak ada kelebihan yang nampak pada orang-orang tentang dirinya. Ia tampak biasa di mata manusia, namun mulia di sisi Allah SWT.
Baca juga: Keutamaan Malam 27 Rajab, Kaum Muslim Wajib Tahu!
(wid)
Lihat Juga :