Amr bin Luhai, Pelopor Penyembah Berhala yang Menguasai Makkah
Rabu, 04 Februari 2026 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Begitu juga didukung dengan adanya atsar yang menguatkan riwayat ini, bahwa masyarakat Arab mencatat sejarah pembangunan Kakbah oleh Ibrahim, senantiasa seperti itu hingga mereka berpencar-pencar dan keluar dari Tihamah.
Sampai berlalunya waktu mereka mencatat kepemimpinan ‘Amr bin Rabi’ah yang tersohor dengan Amr bin Luhai. Dia dikatakan telah mengubah agama Ibrahim, dan membawa berhala Hubal dari kota Balqa’, dan perbuatan Isaf dan Nailah zaman Sabur Dzil Aktaf,
"Berdasarkan hal ini maka tetap bagi kita bahwa orang yang pertama kali mengubah agama Isma’il dan Ibrahim adalah Amr bin Luhai bin Rabi’ah," tulis Abu Bakr Zakaria.
As-Suhaili sebagaimana dikutip Abu Bakr Zakaria mengatakan:
Ketika suku Khuza’ah memengangi peperangan terhadap Kakbah, dan mengusir Jurhum dari Makkah, masyarakat Arab menjadikan Amr bin Luhai penguasa.
Tidaklah ia membuat suatu kebid’ahan kecuali oleh masyarakat Arab dijadikan sebagai syariat.
Kami melihat dalam Tarikh Makkah juga, kebanyakan berita-berita mengenai orang ini hampir-hampir mirip seperti cerita dongeng, yang bisa mengubah pemahaman-pemahaman dan keyakinan-keyakinan suatu kaum. Maka pada akhirnya ia bisa mengubah pemahaman-pemahaman tersebut secara sempurna.
Menjadikan masyarakat Arab sebagai penyembah berhala padahal dahulunya mereka adalah orang-orang yang bertauhid di atas agama Ibrahim ‘alaihissalam. Mereka menyebutkan bahwa ia (Amr bin Luhai) adalah lelaki yang paling cemerlang dari kalangan lelaki Arab pada masa Jahiliah, dan termasuk orang yang paling terkenal. Kebanyakan masyarakat menyanjungnya dengan ketinggian, kedudukan dan kebanggaan.
Baca juga: Tadabur Surat As Shaffat Ayat 123-132 : Kisah Nabi Ilyas yang Kaumnya Menyembah Baal
Sampai berlalunya waktu mereka mencatat kepemimpinan ‘Amr bin Rabi’ah yang tersohor dengan Amr bin Luhai. Dia dikatakan telah mengubah agama Ibrahim, dan membawa berhala Hubal dari kota Balqa’, dan perbuatan Isaf dan Nailah zaman Sabur Dzil Aktaf,
"Berdasarkan hal ini maka tetap bagi kita bahwa orang yang pertama kali mengubah agama Isma’il dan Ibrahim adalah Amr bin Luhai bin Rabi’ah," tulis Abu Bakr Zakaria.
As-Suhaili sebagaimana dikutip Abu Bakr Zakaria mengatakan:
Ketika suku Khuza’ah memengangi peperangan terhadap Kakbah, dan mengusir Jurhum dari Makkah, masyarakat Arab menjadikan Amr bin Luhai penguasa.
Tidaklah ia membuat suatu kebid’ahan kecuali oleh masyarakat Arab dijadikan sebagai syariat.
Kami melihat dalam Tarikh Makkah juga, kebanyakan berita-berita mengenai orang ini hampir-hampir mirip seperti cerita dongeng, yang bisa mengubah pemahaman-pemahaman dan keyakinan-keyakinan suatu kaum. Maka pada akhirnya ia bisa mengubah pemahaman-pemahaman tersebut secara sempurna.
Menjadikan masyarakat Arab sebagai penyembah berhala padahal dahulunya mereka adalah orang-orang yang bertauhid di atas agama Ibrahim ‘alaihissalam. Mereka menyebutkan bahwa ia (Amr bin Luhai) adalah lelaki yang paling cemerlang dari kalangan lelaki Arab pada masa Jahiliah, dan termasuk orang yang paling terkenal. Kebanyakan masyarakat menyanjungnya dengan ketinggian, kedudukan dan kebanggaan.
Baca juga: Tadabur Surat As Shaffat Ayat 123-132 : Kisah Nabi Ilyas yang Kaumnya Menyembah Baal
(wid)
Lihat Juga :