Tadarus Al Quran di Bulan Ramadan Dianjurkan Berjamaah, Banyak Keutamaannya
Selasa, 10 Februari 2026 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan: "Sesungguhnya berkumpulnya jamaah untuk membaca Al-Qur'an adalah perkara yang mustahab (sunnah), berdasarkan berbagai dalil yang jelas, dan perilaku para salaf, dan khalaf yang begitu jelas." (At-Tibyan fi Aadab Hamalatil Quran, Hal 71)
Itulah dalil dan keutamaan tadarus dan berkumpul dalam rangka membaca Al-Qur'an di masjid-masjid.
Berkata Imam An-Nawawi pada Kitab At-Tibyan Bab fil Idarah bil Qur'an (Bab Bergiliran Membaca Al-Qur'an):
Artinya: "Yaitu berkumpulnya jamaah, sebagian mereka membaca sepuluh ayat atau satu juz atau selain itu. Kemudian mereka berhenti, dan dilanjutkan bacaannya oleh lainnya dengan melanjutkan ayat yang terakhir dibaca. Ini boleh dan bagus. Imam Malik rahimahullah ditanya hal ini, Beliau menjawab: tidak apa-apa." (At Tibyan)
Baca juga: Kisah Tadarus Al Quran : Ada Sahabat Nabi SAW yang Khatam Al Quran hanya dalam Satu Rakaat Salat
Itulah dalil dan keutamaan tadarus dan berkumpul dalam rangka membaca Al-Qur'an di masjid-masjid.
Cara Tadarus Berjamaah
Bagaimanakah cara tadarus Al-Qur'an secara berjamaah? Ustaz Farid Nu'man Hasan dalam kajiannya mengatakan, mereka membaca masing-masing, atau satu orang membaca lalu yang lain menyimaknya dan mengoreksi jika ada kesalahan. Dan tidak apa-apa dibaca berbarengan jika dalam rangka belajar, seperti seorang guru membaca lalu diikuti oleh murid-muridnya secara koor.Berkata Imam An-Nawawi pada Kitab At-Tibyan Bab fil Idarah bil Qur'an (Bab Bergiliran Membaca Al-Qur'an):
وهو أن يجتمع جماعة يقرأ بعضهم عشرا أو جزءا أو غير ذلك ثم يسكت ويقرأ الأخر من حيث انتهى الأول ثم يقرأ الآخر وهذا جائز حسن وقد سئل مالك رحمه الله تعالى عنه فقال لا بأس به
Artinya: "Yaitu berkumpulnya jamaah, sebagian mereka membaca sepuluh ayat atau satu juz atau selain itu. Kemudian mereka berhenti, dan dilanjutkan bacaannya oleh lainnya dengan melanjutkan ayat yang terakhir dibaca. Ini boleh dan bagus. Imam Malik rahimahullah ditanya hal ini, Beliau menjawab: tidak apa-apa." (At Tibyan)
Baca juga: Kisah Tadarus Al Quran : Ada Sahabat Nabi SAW yang Khatam Al Quran hanya dalam Satu Rakaat Salat
(wid)
Lihat Juga :