Menyegerakan Berbuka Puasa, Kesempatan Luar Biasa Meraih Kebaikan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Syaikh ‘Abdullah Al Fauzan dalam "Minhatul ‘Allam" berkata: “Hendaklah setiap muslim bersemangat mengamalkan sunnah ini, yaitu menyegerakan waktu berbuka. Ini bisa melakukannya dengan cara menyibukkan diri di sore hari dengan membaca Al Qur’an, berdzikir dan berdo’a. Janganlah pada saat itu ia keluar dari rumahnya kecuali dalam hal penting saja sehingga ia tidak luput dari banyak kebaikan.

Jangan sampai ketika muazin menyuarakan azan sedangkan ia berada di jalan menuju rumahnya lalu luput darinya waktu berdo’a saat berbuka dan luput pula sunnah menyegerakan berbuka, wallahul musta’an.” Kita meyakini bahwa pada setiap perintah syar’i di dalamnya terdapat maslahat. Syaikh Muhammad Husain al-Jizani dalam "Ma’alim Ushul Fiqh Inda Ahlissunnah Wal Jama’ah" berkata, “Syari’at ini dibangun di atas prinsip mewujudkan maslahat dan mencegah mafsadat di dunia dan di akhirat. Karenanya, syari’at tidak memerintahkan sesuatu kecuali jika di dalamnya terdapat maslahat murni atau dominan.”

Jadi, kesempatan merebut kebaikan pada Ramadan hadir setiap saat. Bahkan sampai perkara yang terkait makan dan minum sekalipun. Adapun makna menyegerakan dalam hadis ini adalah jika telah dipastikan masuknya waktu berbuka. Jika belum masuk waktunya, kita harus memastikan terlebih dahulu. Jangan pernah menyegerakan berbuka jika belum tiba atau masih meragukan. As-Shan’ani Rahimahullah ketika menjelaskan Hadis tersebut berkata, “Hadis ini merupakan dalil disunnahkannya menyegerakan berbuka jika telah tiba waktunya.”

Sebelum salat Rasulullah SAW biasa berbuka puasa sebelum menunaikan salat Maghrib. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan ruthob (kurma basah) sebelum menunaikan salat. Jika tidak ada ruthob, maka beliau berbuka dengan tamer (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3: 164. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini hasan sahih).

Hadis Anas itu selain mengajarkan menyegerakan berbuka juga mengajarkan mengenai anjuran berbuka puasa dengan kurma. Yang dianjurkan ketika berbuka adalah dengan ruthob (kurma basah), lalu tamr (kurma kering). Jika tidak didapati kurma, maka boleh digantikan dengan makanan yang manis-manis. Di sini dianjurkan dengan yang manis-manis ketika berbuka karena yang manis tersebut semakin menguatkan orang yang berpuasa. Sedangkan berbuka puasa dengan air bertujuan untuk menyucikan atau menyegarkan. Adapun jika berada di Makkah, dianjurkan berbuka dengan air zam-zam. (Lihat Kifayatul Akhyar, hal. 251-252. Juga lihat penjelasan Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad, 2: 48).

Kebaikan Menyegerakan Berbuka Puasa

Salah satu bentuk kebaikan dari menyegerakan berbuka adalah menyelisihi cara beribadah orang-orang kafir. Rasulullah bersabda, “…..Karena orang Yahudi dan Nasrani mengakhirkan berbuka hingga bermunculan bintang-bintang.” (Riwayat Abu Daud).

Rasulullah tidak merinci jenis-jenis kebaikan yang akan diraih orang yang menyegerakan berbuka. Salah satu tujuannya untuk menegaskan bahwa kebaikan di dalamnya sangat banyak dan bersifat umum. Namun jika kita membaca lebih jauh, beberapa kebaikan berhasil diungkap oleh para ulama. Syaikh al-Bassam berkata, “Kebaikan yang dimaksudkan adalah kebaikan berupa mengikuti sunnah dan tidak diragukan lagi, mengikuti sunnah adalah sebab meraih kebaikan dunia dan akhirat.” (Taudhihul Ahkam, 3/520).

Mengikuti Nabi SAW juga merupakan satu-satunya cara yang Allah Ta’ala tetapkan untuk meraih cinta-Nya. Allah berfirman, “Katakanlah (Muhammad), ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’ Allah Maha Pengampun Maha Penyayang.” ( QS Ali Imran [3]: 31).

Terkait menyegerakan berbuka, secara khusus Allah berfirman dalam dalam Hadis qudsi, “Hamba-Ku yang paling aku cintai adalah hambaku yang menyegerakan berbuka.” (Riwayat Tirmidzi).

Dari uraian ini semakin terasa jika Ramadan sejatinya bulan multi fungsi. Selain menawarkan fadhilah yang melimpah, Ramadan juga kaya dengan ibrah. Salah satunya spirit mengamalkan sunnah. Dalam Ramadan kita dilatih militan dalam mengamalkan sunnah. Tentu saja sunnah tidak saja dalam urusan berbuka. Dalam Ramadan sunnah hadir dalam setiap aktivitas yang kita jalankan. Sunnah hadir saat makan sahur, salat Subuh, salat Tarawih, membaca al-Qur’an, dan amalan lainnya.

Baca juga: Wajib Tahu! 7 Amalan Ini Beri Pahala Berlipat-lipat Selama Ramadan
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Mentadaburi Al Quran...
Mentadaburi Al Quran Lebih Utama dari Berdoa, Begini Penjelasannya
Khotbah Jumat : Ciri-ciri...
Khotbah Jumat : Ciri-ciri Orang Sukses pada Bulan Ramadan
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Jakarta Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Bandung Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Jadwal Salat dan Imsakiyah...
Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Semarang Hari Ini, 30 Ramadan 1447 H
Rekomendasi
Rutin Diguncang Gempa...
Rutin Diguncang Gempa Bumi, Jepang Evakuasi Warga Kepulauan Akuseki dan Kodakara
Iran Gunakan Inovasi...
Iran Gunakan Inovasi Penyemaian Awan di Tengah Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Profil Suku Indian Cherokee,...
Profil Suku Indian Cherokee, Suku Muslim Penghuni Asli Benua Amerika
Artikel Terkini
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved