Pendapat Ulama Tentang Perbedaan Waktu Terjadinya Nuzulul Quran, Simak Jangan Sampai Keliru!
Rabu, 04 Maret 2026 - 12:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Apakah Peristiwa Nuzulul Quran Terjadi pada 17 Ramadan?
Pendapat ini juga diafirmasi oleh Ibnu Katsir yang mengutip pendapat Al-Waqidi bahwa awal permulaan wahyu adalah tanggal 17 Ramadan.
Dari pendapat Ibnu Katsir ini juga mulai muncul pendapat kedua yang menyebutkan bahwa nuzulul Qur'an terjadi pada tanggal 24 Ramadan. Pendapat ini didasarkan pada pendapat Imam Ahmad bin Hanbal dari Al-Wasilah yang menyebutkan tanggal-tanggal diturunkannya kitab-kitab suci, mulai dari suhuf Ibrahim, Injil, Taurat, hingga Al-Qur'an.
"Suhuf Ibrahim diturunkan pada awal malam bulan Ramadan, Taurat diturunkan pada tanggal enam Ramadan, Injil diturunkan pada tanggal 23 Ramadan, dan Al-Quran diturunkan pada tanggal 24 Ramadan.”
Pendapat ini dianggap lebih nyambung oleh para ulama karena dalam beberapa ayat Al-Quran disebutkan bahwa Al-Quran diturunkan pada malam Lailatul Qadar.
Artinya, “Sesungguhnya kami menurunkan Al-Quran pada malam Lailatul Qadar.”
Sedangkan Nabi SAW sendiri telah memberikan kisi-kisi kepada para sahabat untuk mencari malam Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan.
Pendapat lain menyebutkan bahwa Nuzulul Quran terjadi pada tanggal 18, juga ada yang menyebutkan pada tanggal 19 Ramadan. Hal ini disebutkan oleh Ibnul Atsir dalam salah satu kitabnya yang berjudul “Al-Kāmil fit Tārikh”.
“Tidak ada perbedaan tentang terjadinya Nuzulul Quran pada hari Senin. Namun para ulama berbeda pendapat di hari Senin yang mana tepatnya. Abu Qilabah berpendapat bahwa Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada tanggal 18 Ramadan. Sedangkan pendapat yang lain menyebutkan 19 Ramadhan.”
Pendapat ini juga diafirmasi oleh Ibnu Katsir yang mengutip pendapat Al-Waqidi bahwa awal permulaan wahyu adalah tanggal 17 Ramadan.
Dari pendapat Ibnu Katsir ini juga mulai muncul pendapat kedua yang menyebutkan bahwa nuzulul Qur'an terjadi pada tanggal 24 Ramadan. Pendapat ini didasarkan pada pendapat Imam Ahmad bin Hanbal dari Al-Wasilah yang menyebutkan tanggal-tanggal diturunkannya kitab-kitab suci, mulai dari suhuf Ibrahim, Injil, Taurat, hingga Al-Qur'an.
"Suhuf Ibrahim diturunkan pada awal malam bulan Ramadan, Taurat diturunkan pada tanggal enam Ramadan, Injil diturunkan pada tanggal 23 Ramadan, dan Al-Quran diturunkan pada tanggal 24 Ramadan.”
Pendapat ini dianggap lebih nyambung oleh para ulama karena dalam beberapa ayat Al-Quran disebutkan bahwa Al-Quran diturunkan pada malam Lailatul Qadar.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Artinya, “Sesungguhnya kami menurunkan Al-Quran pada malam Lailatul Qadar.”
Sedangkan Nabi SAW sendiri telah memberikan kisi-kisi kepada para sahabat untuk mencari malam Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan.
Pendapat lain menyebutkan bahwa Nuzulul Quran terjadi pada tanggal 18, juga ada yang menyebutkan pada tanggal 19 Ramadan. Hal ini disebutkan oleh Ibnul Atsir dalam salah satu kitabnya yang berjudul “Al-Kāmil fit Tārikh”.
“Tidak ada perbedaan tentang terjadinya Nuzulul Quran pada hari Senin. Namun para ulama berbeda pendapat di hari Senin yang mana tepatnya. Abu Qilabah berpendapat bahwa Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada tanggal 18 Ramadan. Sedangkan pendapat yang lain menyebutkan 19 Ramadhan.”
Lihat Juga :