Kisah Hikmah : Ketika Keluarga Rasulullah SAW Merayakan Idulfitri yang Penuh Haru

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:50 WIB
loading...
Kisah Hikmah : Ketika...
Idulfitri menjadi momen menggembirakan bagi semua orang, termasuk keluarga Rasulullah SAW. Namun, di saat orang-orang berbahagia merayakan lebaran, keluarga Rasulullah SAW jutsru makan seadanya. Foto ilustrasi/Sindonews
A A A
Kisah hikmah ini sebagai contoh teladan dari keluarga Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam pada Hari Raya Idulfitri . Merayakan hari kemenangan dengan penuh haru. Seperti apa kisahnya? Simak ulasannya berikut ini:

Idulfitri menjadi momen menggembirakan bagi semua orang, termasuk keluarga Rasulullah SAW . Namun, di saat orang-orang berbahagia merayakan lebaran, keluarga Rasulullah SAW jutsru makan seadanya.

Baginda Rasulullah SAW pun tak kuasa menahan air matanya. Beliau menangis melihat keluarga putri tercinta Sayyidah Fathimah radhiyallahu 'anha dan dua cucu kesangan beliau, Sayyidina Hasan dan Husein hanya makan gandum "basi" di hari Raya Idul Fitri.

Saat malam Takbiran, Sayyidina Ali bin Abi Thalib sedang sibuk membagi-bagikan gandum dan kurma. Beliau bersama istrinya, Sayyidah Fathimah az-Zahra, Sayyidina Ali menyiapkan tiga karung gandum dan dua karung kurma.



Beliau memanggul gandum, sementara Sayyidah Fatimah menuntun Hasan dan Husein. Mereka sekeluarga mendatangi rumah-rumah kaum fakir miskin untuk disantuni.

Baca juga: Benarkah Pahala Puasa Syawal Seperti Pahala Puasa Setahun? Simak Penjelasannya!

Esoknya ketika selesai salat Ied, keluarga Rasulullah pulang ke rumah dengan wajah ceria dan penuh gembira. Sahabat beliau, Ibnu Rafi'i bermaksud mengucapkan tahniah "Selamat 'Idul Fitri" kepada keluarga putri Rasulullah.

Sampai di depan pintu rumah, alangkah tercengangnya Ibnu Rafi'i melihat apa yang dimakan oleh keluarga Nabi Muhammad ﷺ itu. Sayyidina Ali, Fatimah, Hasan dan Husein yang kala itu masih kecil, makanannya adalah gandum tanpa mentega, yang baunya tercium oleh sahabat Nabi ﷺ itu.

Seketika Ibnu Rafi'i istighfar, sambil mengusap-usap dadanya. Ibnu Rafi'i pun tak kuasa menahan air matanya.

Hati Ibnu Rafi'i seakan berkcamuk dan bergegas menghadap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam.

Beliau menceritakan apa yang dilihatnya kepada Rasulullah. "Ya Rasulullah, Ya Rasulullah, Ya Rasulullah, putri Baginda dan cucu Baginda," ujar Ibnu Rafi'i.

"Ada apa wahai sahabatku?" tanya Rasulullah.

"Tengoklah ke rumah putri baginda wahai Rasulullah. Lihatlah cucu baginda Hasan dan Husein."

Rasulullah pun bergegas menuju rumah putrinya Sayyidah Fatimah. Ketika tiba di rumah, tawa bahagia mengisi percakapan antara Sayyidina Ali, Sayyidah Fatimah dan kedua putranya.

Mata Rasulullah SAW pun berlinang. Beliau menangis melihat keluarga putri tercinta dan dua cucunya yang hanya makan gandum "basi" di hari Raya Idul Fitri.

"Ya Allah, Allahumma Isyhad...Ya Allah, Allahumma Isyhad... (Ya Allah saksikanlah, saksikanlah). Di hari Idulfitri keluargaku makanannya adalah gandum yang tak enak."

Sayyidah Fathimah tersadar kalau di luar pintu rumah, sang ayah sedang berdiri tegak. "Wahai ayah, ada apa gerangan ayah menangis?"

Setengah berlari beliau memeluk putri kesayangannya sambil berkata, "Surga untukmu wahai putriku. Surga untukmu.”

Demikianlah menurut Ibnu Rafi'i, keluarga Rasulullah SAW pada hari Idul Fitri menyantap makanan yang sederhana. Ibnu Rafi'i berkata, "Aku diperintahkan oleh Rasulullah SAW agar tidak menceritakan tradisi keluarganya setiap Idul Fitri dan aku pun simpan kisah itu dalam hatiku."

Namun, selepas Rasulullah SAW wafat, aku takut dituduh menyembunyikan Hadits, maka aku ceritakan hal ini agar menjadi pelajaran bagi segenap kaum Muslimin." (Musnad Imam Ahmad Jilid 2, Hal 232)

Hikmah Kisah

Kisah Mengharukan Keluarga Rasulullah SAW di Hari Raya Idulfitri

Dai lulusan Kairo Mesir, Ustaz Miftah el-Banjary memberi nasihat berharga tentang kesederhaan Rasulullah dan keluarga beliau. Ada hikmah yang dapat dipetik bahwa keluarga Rasulullah SAW merupakan orang-orang pilihan di muka bumi.

Namun mereka tetap memilih untuk zuhud pada hari Idul Fitri. Sekiranya Rasulullah berdoa meminta kekayaan, Malaikat Jibril pun menawarkan gunung Uhud menjadi emas, namun beliau menolaknya. Rasulullah dan keluarga lebih memilih zuhud di dunia, sebab beliau mengetahui bahwa kehidupan di dunia tidaklah abadi.

Semoga kita tidak terlalu bersedih hanya karena tidak memiliki sesuatu yang baru di hari Idulfitri. Sebab hari raya yang sesungguhnya, bukanlah pakaian serba baru atau makanan enak, melainkan kembalinya pada fitrah atau kesucian diri hakiki.

Baca juga: Dalil Hadis Tentang Puasa Syawal yang Penting Diketahui
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Inilah 5 Keutamaan Puasa...
Inilah 5 Keutamaan Puasa Syawal, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Rekomendasi
Badai Erin Mendekati...
Badai Erin Mendekati Bahama, Gelombang Ombak Ganas Diperkirakan Terjadi
Banjir Terbesar dalam...
Banjir Terbesar dalam Sejarah Dunia Diklaim Ciptakan Laut Mediterania
Tepian Danau Titan Menunjukkan...
Tepian Danau Titan Menunjukkan Bukti Adanya Gelombang Besar
Artikel Terkini
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Infografis
Lima Negara Muslim yang...
Lima Negara Muslim yang Tidak Merayakan Isra Mikraj
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved