Awas Komorbid Kambuh! PPIH Minta Jemaah Haji Disiplin Minum Obat

Senin, 11 Mei 2026 - 05:45 WIB
loading...
Awas Komorbid Kambuh!...
Menghadapi kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 mengeluarkan imbauan kesehatan serius bagi jemaah haji Indonesia. Foto/Nur Wijaya Kesuma
A A A
MAKKAH - Menghadapi kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 mengeluarkan imbauan kesehatan serius bagi jemaah haji Indonesia. Peringatan medis ini disampaikan demi mencegah ancaman penyakit komorbid dan dehidrasi akut.

Kepala Seksi Kesehatan Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Edi Supriyatna, menegaskan bahwa manajemen tenaga adalah kunci utama keselamatan fisik. Jemaah dituntut cerdas mengukur kemampuan tubuh agar tidak tumbang sebelum fase puncak haji di Armuzna tiba.

Baca juga: Cuaca Panas Ekstrem di Makkah dan Madinah, 67 Jemaah Haji Masih Jalani Perawatan

Berdasarkan pemetaan lapangan oleh tim kesehatan, terdapat perbedaan tren risiko penyakit antara jemaah gelombang pertama dan kedua. Mitigasi penanganan medis pun dirancang khusus menyesuaikan dengan kondisi riwayat mobilitas para tamu Allah tersebut.



Rombongan gelombang kedua yang mendarat di Jeddah mayoritas didominasi oleh risiko penyakit penyerta bawaan dari Indonesia. Riwayat penyakit degeneratif seperti hipertensi, gangguan jantung, hingga kencing manis sangat rentan tercetus akibat faktor kelelahan perjalanan.

Kedisiplinan menenggak obat bawaan dan mengatur ritme tidur menjadi lapis pertahanan pertama bagi jemaah gelombang kedua ini. Tanpa pengendalian yang ketat, komorbid tersebut dapat sewaktu-waktu meledak dan menghentikan seluruh aktivitas ibadah.

Baca juga: Haji Ifrad: Dalil, Keistimewaan dan Tata Caranya

Di sisi lain, jemaah gelombang pertama yang bergeser dari Madinah menghadapi ancaman kelelahan imbas sengatan suhu Kota Makkah. Fisik mereka dipaksa kembali beradaptasi secara intens setelah sembilan hari menetap di kota sebelumnya.

"Artinya jangan memaksa tenaga kita sampai kita lelah, karena kalau sudah lelah itu akan terjadi gangguan kesehatan," ungkap Edi Supriyatna saat berbincang dengan Tim Media Center Haji (MCH), Senin (11/5/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Danau Hantu Pagi Hari...
Danau Hantu Pagi Hari Airnya Luber, Beberapa Jam Kemudian Mengering
Dinding Es Raksaa A23a...
Dinding Es Raksaa A23a Terdeteksi Akan Menghantam Inggris
Harley-Davidson Daftarkan...
Harley-Davidson Daftarkan Paten Sistem Rem Canggih
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved