Kenapa Jemaah Haji Wajib Punya Kartu Nusuk? Ternyata Ini Manfaatnya
Jum'at, 22 Mei 2026 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
Secara fitur, kartu pintar Nusuk memiliki fitur keamanan seperti microtext, pola Guilloche yang memiliki jalinan warna-warna unik dalam garis-garis yang rumit agar data jemaah terlindungi. Nusuk juga memiliki gambar Thermochromic yang akan lenyap ketika terkena panas, lantas ada juga tanda berkilau yang bakal tampak ketika terkena cahaya.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan, Kartu Nusuk menjadi syarat utama bagi jemaah untuk melaksanakan ibadah haji. Kartu ini bukan hanya berfungsi mempermudah mobilitas serta akses layanan di kawasan suci, namun juga menjamin status legal Jemaah.
Kartu Nusuk digunakan untuk mengatur akses masuk jemaah ke Makkah dan Masjidilharam, kemudian, memfasilitasi perpindahan antarlokasi di kawasan suci sesuai rencana operasional pengelolaan massa yang telah disiapkan pemerintah Arab Saudi.
Pemerintah Arab Saudi juga menyediakan versi digital Kartu Nusuk melalui aplikasi Nusuk dan Tawakkalna. Dari laporan Saudi Gazette, melalui aplikasi tersebut, jemaah dapat mengakses data pribadi secara instan sekaligus mempermudah proses verifikasi dan penggunaan layanan terkait haji kapan saja.
Kementerian menuturkan kartu fisik akan didistribusikan melalui penyedia layanan resmi masing-masing jemaah. Jemaah yang belum menerima kartu diminta segera menghubungi perusahaan layanan terkait agar seluruh prosedur dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan ibadah dimulai.
Pemerintah Saudi menegaskan pelaksanaan haji tanpa izin resmi dapat berujung deportasi, denda, hingga larangan masuk ke Arab Saudi di masa mendatang
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan, Kartu Nusuk menjadi syarat utama bagi jemaah untuk melaksanakan ibadah haji. Kartu ini bukan hanya berfungsi mempermudah mobilitas serta akses layanan di kawasan suci, namun juga menjamin status legal Jemaah.
Kartu Nusuk digunakan untuk mengatur akses masuk jemaah ke Makkah dan Masjidilharam, kemudian, memfasilitasi perpindahan antarlokasi di kawasan suci sesuai rencana operasional pengelolaan massa yang telah disiapkan pemerintah Arab Saudi.
Pemerintah Arab Saudi juga menyediakan versi digital Kartu Nusuk melalui aplikasi Nusuk dan Tawakkalna. Dari laporan Saudi Gazette, melalui aplikasi tersebut, jemaah dapat mengakses data pribadi secara instan sekaligus mempermudah proses verifikasi dan penggunaan layanan terkait haji kapan saja.
Kementerian menuturkan kartu fisik akan didistribusikan melalui penyedia layanan resmi masing-masing jemaah. Jemaah yang belum menerima kartu diminta segera menghubungi perusahaan layanan terkait agar seluruh prosedur dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan ibadah dimulai.
Pemerintah Saudi menegaskan pelaksanaan haji tanpa izin resmi dapat berujung deportasi, denda, hingga larangan masuk ke Arab Saudi di masa mendatang
(cip)
Lihat Juga :