Musyrif Diny Imbau Jemaah Jaga Stamina Jelang Puncak Haji

Senin, 25 Mei 2026 - 08:37 WIB
loading...
Musyrif Diny Imbau Jemaah...
Ketua Musyrif Diny 2026 KH M Cholil Nafis. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketua Musyrif Diny KH Cholil Nafis meminta para jemaah haji Indonesia membatasi aktivitas fisik yang tidak perlu seperti ziarah dan jalan-jalan, demi menjaga stamina. Ia meminta seluruh jemaah tidak terjebak dalam euforia "haji mumpung" selama masa tunggu menjelang puncak ibadah haji.

Cholil mengingatkan, ibadah haji merupakan ibadah yang sangat mengandalkan kekuatan fisik. Oleh karena itu, persiapan energi yang matang sebelum memasuki fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina ( Armuzna ) adalah hal yang mutlak.

"Pertama, kita jangan 'haji mumpung' ketika dalam masa menunggu ini. Jangan sampai tenaga sepenuhnya digunakan untuk hal-hal yang apalagi hanya main-main atau jalan-jalan. Itu dikendali dulu. Tolong fokus kepada penyiapan stamina karena nanti haji membutuhkan fisik yang kuat," ujar Cholil dalam keterangannya, dikutip Senin (25/5/2026).

Wakil Ketua Umum MUI ini menyarankan jemaah untuk memperbanyak amalan ibadah di dalam ruangan atau hotel tempat menginap ketimbang jalan-jalan dan ziarah. Ia mengimbau jemaah untuk fokus fokus berzikir dan beriktikaf.

Baca Juga: Jelang Armuzna, Timwas Haji Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Risiko

"Jika kondisi fisik tidak memungkinkan, jemaah tidak perlu memaksakan diri setiap waktu salat harus ke Masjidilharam. Allah SWT Maha Mengetahui niat baik setiap hamba-Nya," katanya.

Cholil meminta kepada jemaah untuk menyempurnakan makanan bergizi dan memastikan waktu istirahat yang cukup. Selain masalah fisik, ia memberikan sorotan tajam terkait penggunaan ponsel berkamera oleh jemaah di Tanah Suci.

Cholil mengingatkan agar jemaah berhati-hati dan tidak sembarangan merekam, terutama hal-hal yang dilarang seperti melanggar privasi orang lain atau membuat konten iklan di depan Masjidilharam. Ia mengingatkan agar kamera HP tidak digunakan untuk kepentingan pamer atau flexing.



"Jangan sampai kita ini me-shooting untuk kepentingan flexing atau untuk pamer. Karena itu akan menghilangkan pahala-pahala ibadahnya atau dapat menjauhkan dari kemabruran hajinya karena akan menimbulkan rasa riya," tegasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Rekomendasi
Ribuan Kuda Liar Digunakan...
Ribuan Kuda Liar Digunakan Australia untuk Menjaga Alam
5 Fenomena Astronomi...
5 Fenomena Astronomi Bukti Keindahan Alam Semesta
Fosil Laut Ungkap Kekuatan...
Fosil Laut Ungkap Kekuatan Arus Teluk yang Mengkhawatirkan
Artikel Terkini
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved