Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Kamis, 09 Juli 2026 - 05:15 WIB
loading...
Kata curang atau kecurangan menjadi trending topic saat ini terutama di Piala Dunia 2026, menyusul kekalahan Timnas Mesir dari Argentina. Apa sebenarnya perbuatan curang ini dalam Islam? Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Kata curang atau kecurangan menjadi trending topic saat ini terutama di Piala Dunia 2026, menyusul kekalahan Timnas Mesir dari Argentina. Apa dan bagaimana sebenarnya curang atau perbuatan curang ini dalam Islam? Adakah dalil-dalil yang menjelaskannnya?
Dalam syariat Islam, curang atau perbuatan curang ini termasuk ke dalam akhlak yang tidak terpuji . Dikutip dari buku 'At-Tadzkir' yang disusun Tim Genta Hidayah, perbuatan curang sangat dibenci oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Setiap manusia yang berbuat curang akan diadili dengan seadil-adilnya di akhirat kelak.
Allah Ta'ala berfirman dalam surah Al Mutaffifin ayat 1-4,
1.
wailul lil-muṭaffifīn
Artinya: "Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang."
2.
allażīna iżaktālụ 'alan-nāsi yastaufụn
Artinya: "(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi."
Dalam syariat Islam, curang atau perbuatan curang ini termasuk ke dalam akhlak yang tidak terpuji . Dikutip dari buku 'At-Tadzkir' yang disusun Tim Genta Hidayah, perbuatan curang sangat dibenci oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Setiap manusia yang berbuat curang akan diadili dengan seadil-adilnya di akhirat kelak.
Allah Ta'ala berfirman dalam surah Al Mutaffifin ayat 1-4,
1.
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ
wailul lil-muṭaffifīn
Artinya: "Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang."
2.
ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكْتَالُوا۟ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
allażīna iżaktālụ 'alan-nāsi yastaufụn
Artinya: "(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi."
Lihat Juga :