Jelang Puncak Haji, Musyrif Dini Asrorun Niam Jelaskan Amalan saat Wukuf di Arafah
Senin, 25 Mei 2026 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
Skema ini merupakan perbaikan yang dilakukan Musyrif Dini atas praktek sebelumnya.
Di samping itu, Kiai Asrorun Niam juga mengingatkan jamaah terkait waktu pelemparan jumrah di hari tasyriq dengan mengikuti ketentuan syariat. Ia menegaskan bahwa waktu yang sah untuk melempar jumrah pada hari-hari tasyrik dimulai setelah salat Subuh.
"Meski waktu afdal adalah setelah tergelincir matahari (zuhur), itu adalah waktu yang sangat padat dan panas. Karena itu, lebih baik mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan oleh maktab dan syarikah demi keselamatan dan kenyamanan jemaah," tegasnya.
Prof Niam mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri demi mengejar keutamaan waktu jika kondisi fisik tidak memungkinkan.
"Kepatuhan pada jadwal dan pengaturan yang telah ditetapkan adalah bagian dari menjaga keselamatan jamaah sekaligus tetap dalam koridor syariat," jelasnya.
Di samping itu, Kiai Asrorun Niam juga mengingatkan jamaah terkait waktu pelemparan jumrah di hari tasyriq dengan mengikuti ketentuan syariat. Ia menegaskan bahwa waktu yang sah untuk melempar jumrah pada hari-hari tasyrik dimulai setelah salat Subuh.
"Meski waktu afdal adalah setelah tergelincir matahari (zuhur), itu adalah waktu yang sangat padat dan panas. Karena itu, lebih baik mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan oleh maktab dan syarikah demi keselamatan dan kenyamanan jemaah," tegasnya.
Prof Niam mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri demi mengejar keutamaan waktu jika kondisi fisik tidak memungkinkan.
"Kepatuhan pada jadwal dan pengaturan yang telah ditetapkan adalah bagian dari menjaga keselamatan jamaah sekaligus tetap dalam koridor syariat," jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :