Wafat di Makkah saat Beribadah Haji: Raih Pahala Syahid dan Beri Syafaat

Senin, 01 Juni 2026 - 10:52 WIB
loading...
Wafat di Makkah saat...
Dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad juga disebutkan bahwa meninggal di Tanah Suci saat menunaikan ibadah haji diperkenankan memberikan syafaat untuk kerabat. Foto ilustrasi/ist
A A A
Tidak sedikit jemaah haji yang wafat di Tanah Suci Makkah dalam kondisi beribadah karena Allah Taala, maka ia termasuk syahid dan akan memberi syafaat kepada 70 orang kerabatnya. Simak ulsan dan penjelasannya berikut ini:

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda, "Barang siapa yang meninggal dunia dalam perjalanan haji, ia seperti orang yang mati di jalan Allah". (HR Muslim).

Dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad juga disebutkan bahwa meninggal di Tanah Suci saat menunaikan ibadah haji diperkenankan memberikan syafaat untuk kerabat.



Baca juga: Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya

"Dengan mendapatkan keistimewaan yang dijanjikan, seperti diampuni dosanya, melihat tempatnya di surga, dilindungi dari azab kubur, merasakan manisnya iman, dinikahkan dengan bidadari surga, dan diperkenankan memberikan syafaat bagi 70 orang kerabatnya."

Hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyebut dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan bertalbiyah.

Ketika seseorang tengah melakukan wukuf di Arafah, tiba-tiba terjatuh dari hewan tunggangannya lalu hewan tunggangannya menginjak lehernya sehingga meninggal, maka Nabi Muhammad SAW bersabda: 'Mandikanlah dengan air yang dicampur daun bidara lalu kafanilah dengan dua potong kain', dan riwayat yang lain: 'dua potong kainnya'--dan jangan diberi wewangian. Jangan ditutupi kepala dan wajahnya. Sesungguhnya, ia akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti dalam keadaan bertalbiyah. (HR Bukhari dan Muslim)

Selanjutnya, dalam hadis yang diriwayatkan Abu Ya'la pahala hajinya ditulis hingga hari kiamat. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa keluar untuk berhaji lalu meninggal dunia, dituliskan untuknya pahala haji hingga hari kiamat. Barang siapa keluar untuk umrah lalu meninggal dunia, ditulis untuknya pahala umrah hingga hari kiamat. Dan barang siapa keluar untuk berjihad lalu mati maka ditulis untuknya pahala jihad hingga hari kiamat."

Baca juga: Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Rekomendasi
Es Samudra Arktik Akan...
Es Samudra Arktik Akan Mencair 7 Tahun Lagi, Lebih Cepat dari Perkiraan
Benua Australia dan...
Benua Australia dan Asia Diklaim Ilmuwan Bakal Bertabrakan
Laporan PBB Sebut Bencana...
Laporan PBB Sebut Bencana Krisis Air Hebat Sudah di Depan Mata
Artikel Terkini
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian dalam Islam, Kapan Anak Boleh Memilih Ayah atau Ibunya?
4 Kedudukan Anak Menurut...
4 Kedudukan Anak Menurut Al-Qur'an, Nomor Terakhir Paling Ditakuti Orang Tua
Kasus Perebutan Hak...
Kasus Perebutan Hak Asuh, Ini 6 Hak Anak dalam Islam yang Wajib Dipenuhi Orang Tua
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Kumpulan Doa Tolak Bala...
Kumpulan Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Musibah, Penyakit, dan Kesulitan Hidup
Kepercayaan Bulan Safar...
Kepercayaan Bulan Safar Membawa Sial, Termasuk Khurafat? Ini Penjelasannya
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved