10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:15 WIB
loading...
A A A
Nasib Bani Israil kian di ujung tanduk manakala mereka sampai di tepi Laut Merah sedangkan di belakang mereka ada Firaun dan bala tentaranya yang siap menggempur. Nabi Musa yang pada saat itu berada di barisan belakang kelompok lantas maju ke depan, tepat di tepi pantai. Beliau berkata, “Di sinilah aku diperintahkan oleh Allah SWT.”

Bani Israil hanya bisa diam mematung seraya melihat lautan dan ombaknya yang melambai-lambai. Sebagian dari mereka khawatir bahwa ini adalah akhir perjalanan mereka, bahwa Firaun beserta tentaranya akan segera menyusul dan membinasakan mereka. Kondisi mencekam tersebut untungnya dapat diatasi dengan arahan Nabi Musa as.

Ketika Firaun beserta bala tentaranya mulai mendekat dengan segala macam senjata dan suasana semakin genting, Allah SWT kemudian berfirman kepada Nabi Musa sebagaimana tercatat dalam surat Asy-Syuara ayat 63: Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.

Lautan pun terbelah layaknya dua buah ngarai yang di tengahnya ada jalan tak berujung. Allah SWT lantas memerintahkan Nabi Musa dan Bani Israil untuk melaluinya sesegera mungkin. Mereka senang sekaligus takjub dengan pemandangan luar biasa yang mereka lihat dan itu semua terjadi atas izin Allah SWT. Hal ini juga membuat keimanan dan kepercayaan mereka semakin mantap.

Setelah seluruh rombongan Bani Israil sampai di seberang, Nabi Musa awalnya ingin memukulkan tongkatnya lagi agar lautan kembali seperti sedia kala sehingga Firaun beserta bala tentaranya terhenti dan tidak bisa mengejar mereka. Namun hal ini dilarang Allah SWT melalui firman-Nya, “Dan biarkan laut itu tetap terbelah,” yakni biarkan apa adanya.

Ketika sampai di tepi pantai, awalnya Firaun sedikit ragu dan takut karena melihat fenomena yang begitu menakjubkan, yaitu terbelahnya laut. Namun setelah beberapa saat, sikap sombongnya kembali muncul. Ia berkata “Lihatlah oleh kalian semua bagaimana lautan ini terbelah supaya aku dapat menyusul para budakku yang melarikan diri dan membangkang dari negeriku.”

Firaun dan bala tentaranya kemudian melintasi lautan. Tatkala mereka berada di tengah-tengah, Allah SWT memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya ke laut dan beliau melakukannya. Maka tenggelamlah Firaun yang sombong itu beserta bala tentaranya, tidak ada seorangpun dari mereka yang selamat dari peristiwa tersebut.

Bukan Sembarang Raja

Firaun memang bukan sembarang raja. Ia tercatat sukses memimpin Mesir. Pembangunan infrastruktur maju pesat. Selama dinasti Firaun, Mesir mengalami puncak kejayaannya.

Firaun adalah gelar raja Mesir. Kerajaan Mesir diperintah selama sekitar tiga ribu tahun oleh puluhan dinasti. Satu dinasti terdiri atas sejumlah Firaun.

Firaun, yang oleh kegagahannya dan keberhasilannya dalam menjayakan negeri Mesir semasa Nabi Musa dilahirkan, telah berani menganggap dirinya paling berkuasa. Rakyat, yang pada mulanya terbius oleh kekaguman akan pemimpin hebat ini menerima saja segala tuntutan Firaun.

Akhirnya, Firaun menobatkan dirinya menjadi tuhan, atau maharaja, pembuat dan penentu hukum, maka semua keinginan dan titahnya menjadi undang-undang kerajaan Mesir ketika itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Rekomendasi
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Keretakan Lempeng Bumi...
Keretakan Lempeng Bumi Semakin Parah, Benua Afrika Akan Terbelah Dua
Sisa-sisa Kulit Manusia...
Sisa-sisa Kulit Manusia Ditemukan di Situs Sejarah Ukraina
Artikel Terkini
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved