Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Senin, 29 Juni 2026 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini pernah terjadi pada para sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam ketika turunnya perintah perpindahan kiblat dari Baitul Maqdis ke Kakbah. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa ketika para sahabat sedang melaksanakan Salat Subuh di Masjid Quba, datang seseorang yang mengabarkan bahwa Rasulullah SAW telah menerima wahyu agar menghadap Ka'bah. Mendengar kabar tersebut, para sahabat langsung berputar arah di tengah salat dan meneruskan salat mereka tanpa mengulanginya.
Peristiwa tersebut menjadi dalil bahwa orang yang baru mengetahui arah kiblat yang benar ketika salat berlangsung cukup mengubah arah salatnya saat itu juga.
Dengan demikian, menghadap kiblat tetap menjadi salah satu syarat sah salat. Namun syariat Islam memberikan keringanan dalam tiga keadaan, yakni saat sakit dan tidak mampu bergerak, ketika berada dalam kondisi bahaya, serta ketika melaksanakan salat sunnah di atas kendaraan saat bepergian.
Selain itu, seseorang yang telah berusaha menentukan arah kiblat tetapi ternyata keliru, tidak diwajibkan mengulang salatnya apabila baru mengetahui kesalahan tersebut setelah salat selesai. Wallahu A'lam
Baca juga: Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Peristiwa tersebut menjadi dalil bahwa orang yang baru mengetahui arah kiblat yang benar ketika salat berlangsung cukup mengubah arah salatnya saat itu juga.
Dengan demikian, menghadap kiblat tetap menjadi salah satu syarat sah salat. Namun syariat Islam memberikan keringanan dalam tiga keadaan, yakni saat sakit dan tidak mampu bergerak, ketika berada dalam kondisi bahaya, serta ketika melaksanakan salat sunnah di atas kendaraan saat bepergian.
Selain itu, seseorang yang telah berusaha menentukan arah kiblat tetapi ternyata keliru, tidak diwajibkan mengulang salatnya apabila baru mengetahui kesalahan tersebut setelah salat selesai. Wallahu A'lam
Baca juga: Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
(wid)
Lihat Juga :