Kisah Pegulat Tangguh yang Mengalah Demi Dzurriyat Rasulullah
Rabu, 14 Oktober 2020 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Akhirnya, hadiah itu diserahkan pada seorang sayyid yang tua itu demi membantu keluarganya yang sedang tertimpa musibah.
Hingga sang Raja pun sontak merasa tak percaya apa yang dilihatnya. Sang Raja memanggil Abu Qasim dan menanyakan perihal kekalahannya. Abu Qasim menjawab, "Aku memang sengaja mengalah demi cintaku terhadap datuknya!"
Pada malam harinya, Abu Qasim bermimpi bertemu dengan Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Dalam mimpinya, Rasulullah صلى الله عليه وسلم mendekap dan mencium Abu Qasim seraya berkata:
"Abu Qasim, lantaran engkau telah menolong cucuku, aku mencintaimu dan Allah pun mencintaimu. Sejak malam ini, Allah angkat derajatmu menjadi wali-Nya, waliyun min auliaillah, golongan para kekasih Allah."
Begitulah awal kisah seorang bernama Abu Qasim yang kemudian dikenal sebagai seorang wali dan sufi kenamaan dengan sebutan Imam Junaid al-Baghdadi .
Semoga kisah ini menambah kecintaan kita kepada Rasulullah dan para ahlu bait keturunan Nabi صلى الله عليه وسلم. Dalam satu hadis Nabi disebutkan:
المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
"Seseorang (akan dikumpulkan) bersama orang yang dicintainya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Mas'ud)
(Baca Juga: Kisah Ulama Besar Imam Junaidy Saat Bertemu Bahlul Beperilaku Gila )
Wallahu A'lam
Hingga sang Raja pun sontak merasa tak percaya apa yang dilihatnya. Sang Raja memanggil Abu Qasim dan menanyakan perihal kekalahannya. Abu Qasim menjawab, "Aku memang sengaja mengalah demi cintaku terhadap datuknya!"
Pada malam harinya, Abu Qasim bermimpi bertemu dengan Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Dalam mimpinya, Rasulullah صلى الله عليه وسلم mendekap dan mencium Abu Qasim seraya berkata:
"Abu Qasim, lantaran engkau telah menolong cucuku, aku mencintaimu dan Allah pun mencintaimu. Sejak malam ini, Allah angkat derajatmu menjadi wali-Nya, waliyun min auliaillah, golongan para kekasih Allah."
Begitulah awal kisah seorang bernama Abu Qasim yang kemudian dikenal sebagai seorang wali dan sufi kenamaan dengan sebutan Imam Junaid al-Baghdadi .
Semoga kisah ini menambah kecintaan kita kepada Rasulullah dan para ahlu bait keturunan Nabi صلى الله عليه وسلم. Dalam satu hadis Nabi disebutkan:
المَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ
"Seseorang (akan dikumpulkan) bersama orang yang dicintainya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Mas'ud)
(Baca Juga: Kisah Ulama Besar Imam Junaidy Saat Bertemu Bahlul Beperilaku Gila )
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :