Kenapa Malas Berdoa?
Minggu, 18 Oktober 2020 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
Malas Berdoa Menurut Sheikh Abdul Qadir Jailani
Mengapa ada sebagian manusia yang malas dan enggan berdoa? Sheikh Abdul Qadir Jailani mengatakan dalam kitab Futuhul Ghaib bahwa seseorang menjadi malas dan urung untuk berdoa terkait kepada 2 hal yaitu :
1. Semua perkara sudah ada ketentuanNya
Adakalanya seseorang tidak meminta apa-apa kepadaNya, dengan pemahaman toh segala sesuatu itu telah ditetapkan oleh Allah. Diminta atau tidak diminta, sesuatu itu pasti datang. Jika perkara itu tidak ditetapkan untukku maka itu tidak akan kudapatkan, sekalipun aku memintanya.
(Baca juga : Gatot Nurmantyo, Garang di Militer, Kritis ke Pemerintah )
Janganlah berkata begitu, sebagai hamba Allah teruslah berdoa sesuai beberapa ayat Al Quran di bawah ini :
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.(Al Ghafir: 60)
Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(Baca juga : Jaman Lagi Susah, Pelaku Industri Kreatif Diminta Bersinergi Tingkatkan Nilai Tambah )
Banyak hadis Nabi yang tetap menganjurkan agar orang beriman untuk selalu berdoa. Di antaranya :
- Sabda Nabi : Mohonlah kepada Allah dengan sepenuh keyakinanmu itu, bahwa permohonanmu itu akan diterima oleh Allah.
- Sabda Nabi : Berdoalah kepada Allah dengan menengadahkan tanganmu.
Berdasarkan ayat-ayat dan hadis itu, tetaplah berdoa. Karena doa itu pada hakekatnya adalah refleksi dari penghambaan dan kehinaan seorang hamba yang sangatlah wajar untuk selalu menggantungkan permintaan apapun kepada Tuhannya, tidak kepada selain Allah.
Oleh karena itu orang yang tidak mau berdoa adalah wujud kesombongan dan melupakan jati dirinya sebagai hamba atau obyek Allah.
(Baca juga : 5 Pelabuhan Kapal Pesiar di Indonesia, Tengok Fasilitasnya )
Mengapa ada sebagian manusia yang malas dan enggan berdoa? Sheikh Abdul Qadir Jailani mengatakan dalam kitab Futuhul Ghaib bahwa seseorang menjadi malas dan urung untuk berdoa terkait kepada 2 hal yaitu :
1. Semua perkara sudah ada ketentuanNya
Adakalanya seseorang tidak meminta apa-apa kepadaNya, dengan pemahaman toh segala sesuatu itu telah ditetapkan oleh Allah. Diminta atau tidak diminta, sesuatu itu pasti datang. Jika perkara itu tidak ditetapkan untukku maka itu tidak akan kudapatkan, sekalipun aku memintanya.
(Baca juga : Gatot Nurmantyo, Garang di Militer, Kritis ke Pemerintah )
Janganlah berkata begitu, sebagai hamba Allah teruslah berdoa sesuai beberapa ayat Al Quran di bawah ini :
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.(Al Ghafir: 60)
Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(Baca juga : Jaman Lagi Susah, Pelaku Industri Kreatif Diminta Bersinergi Tingkatkan Nilai Tambah )
Banyak hadis Nabi yang tetap menganjurkan agar orang beriman untuk selalu berdoa. Di antaranya :
- Sabda Nabi : Mohonlah kepada Allah dengan sepenuh keyakinanmu itu, bahwa permohonanmu itu akan diterima oleh Allah.
- Sabda Nabi : Berdoalah kepada Allah dengan menengadahkan tanganmu.
Berdasarkan ayat-ayat dan hadis itu, tetaplah berdoa. Karena doa itu pada hakekatnya adalah refleksi dari penghambaan dan kehinaan seorang hamba yang sangatlah wajar untuk selalu menggantungkan permintaan apapun kepada Tuhannya, tidak kepada selain Allah.
Oleh karena itu orang yang tidak mau berdoa adalah wujud kesombongan dan melupakan jati dirinya sebagai hamba atau obyek Allah.
(Baca juga : 5 Pelabuhan Kapal Pesiar di Indonesia, Tengok Fasilitasnya )
Lihat Juga :