Kisah Ibnu Hajar Al-Haitami dan Istri yang Memilih Hidup Miskin
Kamis, 22 Oktober 2020 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Istrinya berkata: "kurang."
Ibnu Hajar menimba untuk kedua kalinya, ternyata isinya penuh dengan uang dinar lagi. Beliau berkata: "Apakah segini cukup?"Istrinya berkata: "Aku ingin tiga timba."
Beliau menimba untuk yang ketiga kalinya dan isinya juga sama dengan sebelumnya. Imam Ibnu Hajar berkata kepada istrinya:"Aku suka keadaan fakir berdasarkan pilihanku sendiri, kupilih untuk diriku sendiri apa yang ada di sisi Allah. Adapun dunia maka semuanya sama bagiku, dunia lewat, umurnya pendek dan kehidupannya hina, dan sekarang ini aku punya dua pilihan untukmu:'Kembalikan semua uang emas ini ke dalam sumur zamzam dan engkau masih bersamaku, atau kau bawa semua uang emas ini, kau pulang ke rumah keluargamu dan kau ambil talakmu dariku, karena aku tidak menginginkan dunia."
Istrinya berkata: "Bagaimana kalau kita nikmati saja semua uang ini seperti yang dilakukan oleh orang-orang."
Beliau berkata: "Tidak mau, kau kembalikan semua emasnya ke dalam sumur atau kau ambil semuanya, bawa pulang ke rumah keluargamu dan ambil talakmu."
Istrinya berkata: "Bagaimana kalau kita kembalikan satu timba saja ke dalam sumur."
Beliau berkata: "Tidak mau, kau kembalikan semua emasnya ke dalam sumur atau kau ambil semuanya, bawa pulang ke rumah keluargamu dan ambil talakmu.
Istrinya berkata: "Bagaimana kalau kita kembalikan dua timba dan yang satu timba kita simpan".
Imam Ibnu Hajar kembali berkata: "Tidak mau, kau kembalikan semua emasnya ke dalam sumur atau kau ambil semuanya, bawa pulang ke rumah keluargamu dan ambil talakmu."
Istrinya berkata: "Kita ambil satu dinar saja untuk bersenang-senang hari ini."
Ibnu Hajar menimba untuk kedua kalinya, ternyata isinya penuh dengan uang dinar lagi. Beliau berkata: "Apakah segini cukup?"Istrinya berkata: "Aku ingin tiga timba."
Beliau menimba untuk yang ketiga kalinya dan isinya juga sama dengan sebelumnya. Imam Ibnu Hajar berkata kepada istrinya:"Aku suka keadaan fakir berdasarkan pilihanku sendiri, kupilih untuk diriku sendiri apa yang ada di sisi Allah. Adapun dunia maka semuanya sama bagiku, dunia lewat, umurnya pendek dan kehidupannya hina, dan sekarang ini aku punya dua pilihan untukmu:'Kembalikan semua uang emas ini ke dalam sumur zamzam dan engkau masih bersamaku, atau kau bawa semua uang emas ini, kau pulang ke rumah keluargamu dan kau ambil talakmu dariku, karena aku tidak menginginkan dunia."
Istrinya berkata: "Bagaimana kalau kita nikmati saja semua uang ini seperti yang dilakukan oleh orang-orang."
Beliau berkata: "Tidak mau, kau kembalikan semua emasnya ke dalam sumur atau kau ambil semuanya, bawa pulang ke rumah keluargamu dan ambil talakmu."
Istrinya berkata: "Bagaimana kalau kita kembalikan satu timba saja ke dalam sumur."
Beliau berkata: "Tidak mau, kau kembalikan semua emasnya ke dalam sumur atau kau ambil semuanya, bawa pulang ke rumah keluargamu dan ambil talakmu.
Istrinya berkata: "Bagaimana kalau kita kembalikan dua timba dan yang satu timba kita simpan".
Imam Ibnu Hajar kembali berkata: "Tidak mau, kau kembalikan semua emasnya ke dalam sumur atau kau ambil semuanya, bawa pulang ke rumah keluargamu dan ambil talakmu."
Istrinya berkata: "Kita ambil satu dinar saja untuk bersenang-senang hari ini."
Lihat Juga :