Siksaan Abu Lahab Diringankan Karena Gembira dengan Kelahiran Nabi Muhammad

Kamis, 22 Oktober 2020 - 10:05 WIB
loading...
Siksaan Abu Lahab Diringankan...
Jika Abu Lahab yang kafir diringankan siksanya karena gembira dengan kelahiran Nabi Muhammad, maka beruntungah kaum muslim yang mencintai Rasulullah dan bergembira atas kelahiran beliau. Foto ilustrasi/dok thecompanion
A A A
Rabi'ul Awal adalah bulan yang dinanti-nantikan para pencinta Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Sebab pada bulan inilahSang Pembawa Cahayadilahirkan ke dunia.

Setiap bulan Rabi'ul Awal kita sering mendengar kisah ini disampaikan di berbagai majelis dan perayaan Maulid Nabi. Kisah ini menceritakan siksaan Abu Lahab yang diringankan Allah sebab kegembiraannya dengan kelahiran Nabi صلى الله عليه وسلم. Para ulama menyebutkan kisah ini dalam kitab-kitab hadis. (Baca Juga: Nabi Muhammad, Satu-satunya Manusia yang Biografinya Dikupas Detail dan Transparan )

Dikisahkan, Abu Lahab pernah memerdekakan budaknya Tsuaibah ketika ia menyampaikan berita kelahiran Nabi صلى الله عليه وسلم. Sahabat mulia Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu melihat Abu Lahab dalam mimpinya setelah wafatnya Abu Lahab.

Dalam mimpinya, Ibnu Abbas menanyakan kepada Abu Lahab tentang keadaannya, maka Abu Lahab menjawab: "Setelah aku wafat, aku tidak melihat akan adanya suatu kebaikan yang menghampiriku kecuali aku diberi minum dan diringankan siksaku setiap malam Senin, sebab aku memerdekakan budakku Tsuaibah."

Sumber kisah yang menerangkan diringankannya siksa Abu Lahab adalah hadis berikut:

قَالَ عُرْوَةُ وثُوَيْبَةُ مَوْلَاةٌ لِأَبِي لَهَبٍ كَانَ أَبُو لَهَبٍ أَعْتَقَهَا فَأَرْضَعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا مَاتَ أَبُو لَهَبٍ أُرِيَهُ بَعْضُ أَهْلِهِ بِشَرِّ حِيبَةٍ قَالَ لَهُ مَاذَا لَقِيتَ قَالَ أَبُو لَهَبٍ لَمْ أَلْقَ بَعْدَكُمْ غَيْرَ أَنِّي سُقِيتُ فِي هَذِهِ بِعَتَاقَتِي ثُوَيْبَةَ

"Berkata 'Urwah "Tsuwaibah adalah bekas budak Abu Lahab ,pada waktu itu Abu Lahab membebaskannya, lalu Tsuwaibah pun menyusui Nabi صلى الله عليه وسلم. Ketika Abu Lahab meninggal, ia pun diperlihatkan kepada sebagian keluarganya di alam mimpi dengan keadaan yang memprihatinkan. Sang kerabat berkata padanya, Apa yang telah kamu dapatkan? Abu Lahab berkata: Setelah kalian, aku belum pernah mendapati sesuatu nikmat pun, kecuali aku diberi minum lantaran memerdekakan Tsuwaibah." (Baca Juga: Abu Lahab: Mayatnya Membusuk Tak Ada yang Sudi Mengubur )

Hadis di atas diriwayatkan banyak dari para ulama hadis dan ulama sejarah, di antaranya:
1) Imam al-Bukhari dalam kitab sahihnya.
2) Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fathulbarinya.
3) Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam kitab Sirah an-Nabawiyahnya.
4) Al-Hafidz Al-Baghowi dalam kitab Syarah Sunnahnya.
5) Al-Hafidz Al-Baihaqi dalam kitab Dalaailnya.

Para ulama yang meriwayatkan hadis tersebut adalah ulama pembesar hadis dan sudah sampai derajat al-Hafidz, yaitu ulama yang hafal seratus ribu hadis sanad dan matannya.

Bagaimanakah status hadis tersebut? Status hadis itu adalah hadis mursal yang diterima, sebab beberapa alasan, di antaranya :

1. Imam Al-Bukhari meriwayatkannya.
2. Para ulama yang bergelar al-Hafidz berpegang dengan hadis tersebut.
3. Hadis tersebut menerangkan kisah dan kelebihan-kelebihan, bukan masalah halal dan haram.

Imam Al-Hafidz Ibnu Katsir dalam kitab Bidayah wa Nihayahnya berkata: "Diringankannya siksaan Abu Lahab adalah berupa balasan dari rasa gembiranya ia ketika Nabi dilahirkan kemudian ia memerdekakan budaknya Tsuaibah."

Imam al-Hafidz Abdurrahman Asy-Syaibani dalam kitab Sirahnya berkata: "Diringankannya siksaan Abu Lahab hanyalah sebab kemuliaan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kumpulan Kisah Nabi...
Kumpulan Kisah Nabi SAW di Bulan Ramadan, Dari Terima Wahyu Al Quran hingga Perintah Segerakan Berbuka Puasa
Kisah Hikmah : Berhala...
Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW
Rekomendasi
Fenomena Letusan Kimberlit...
Fenomena Letusan Kimberlit Akan Muntahkan Butiran Berlian
2 Gletser Besar yang...
2 Gletser Besar yang Jika Mencair Menjadi Ancaman Nyata Penduduk Bumi
Temuan Grafiti Penggembala...
Temuan Grafiti Penggembala Ungkap Kuil Kuno di Parthenon
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved