Berkah Maulid Nabi (1)

Nabi Muhammad, Satu-satunya Manusia yang Biografinya Dikupas Detail dan Transparan

loading...
Nabi Muhammad, Satu-satunya Manusia yang Biografinya Dikupas Detail dan Transparan
Kisahnya tak pernah habis untuk diceritakan. Siapa saja yang mempelajari sejarahnya pasti dibuat takjub, beliau adalah Al-Musthafa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Foto/SINDOnews
Tidak satu pun manusia di dunia yang biografi dan sejarahnya dikupas secara detail, komplet, menyeluruh dan transparan kecuali sosok Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Kisahnya tak pernah habis untuk diceritakan, siapa saja yang mempelajari sirahnya pasti dibuat takjub.

"Kisah tokoh yang satu ini ditulis setiap generasi manusia dari masa ke masa. Sehingga tulisan mengenai dirinya selalu hidup dan berkembang, tak lekang oleh zaman dan tak tergilas waktu," kata Pengasuh Pondok Pesantren Sultan Fatah Semarang Ustaz Saeful Huda dalam satu tausiyahnya. (Baca Juga: Pancaran Cahaya Wajah Mulia Baginda Rasulullah)

Ustaz Saeful Hudamenerangkan bahwa Sirah Nabiصلى الله عليه وسلم adalah sejarah hidup yang menggambarkan kepribadian yang utuh dan menyeluruh. Sirah bukan sekadar biografi dan sejarah, karena penulisannya didasarkan pada periwayatan sumber-sumber otentik.

Sirah lebih obyektif dari penulisan biografi dan sejarah. Sebab ditulis sesuai dengan realitanya tanpa penyembunyian dan pengurangan informasi sedikit pun. Kegiatan Nabi صلى الله عليه وسلم dalam hal salat, menunaikan zakat, puasa, haji, berjihad, muamalah dengan keluarga dan masyarakat luas dapat ditemui di berbagai kitab Sirah. Bagaimana Nabi lahir, masa anak-anak, remaja, dewasa, menikah hingga meninggal menjadi perhatian Sirah.



Sayyidah 'Aisyah radhiyallahu 'anhu berkata: "Jika Nabi Muhammad itu menyembunyikan sesuatu (dari Allah), maka ia pasti akan sembunyikan ayat ini:

وَإِذْ تَقُوَإِذْ تَقُولُ لِلَّذِىٓ أَنْعَمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَأَنْعَمْتَ عَلَيْهِ أَمْسِكْ عَلَيْكَ زَوْجَكَ وَٱتَّقِ ٱللَّهَ وَتُخْفِى فِى نَفْسِكَ مَا ٱللَّهُ مُبْدِيهِ وَتَخْشَى ٱلنَّاسَ وَٱللَّهُ أَحَقُّ أَن تَخْشَىٰهُ ۖ فَلَمَّا قَضَىٰ زَيْدٌ مِّنْهَا وَطَرًا زَوَّجْنَٰكَهَا لِكَىْ لَا يَكُونَ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ حَرَجٌ فِىٓ أَزْوَٰجِ أَدْعِيَآئِهِمْ إِذَا قَضَوْا۟ مِنْهُنَّ وَطَرًا ۚ وَكَانَ أَمْرُ ٱللَّهِ مَفْعُولًا

"Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: 'Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia,
sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi." (QS. Al-Ahzab: 37)



Hal tersebut karena Nabi صلى الله عليه وسلم harus mengubah tradisi pernikahan kaum Jahiliyah dan menghadapi tuduhan-tuduhan mereka karena menikahi mantan istri anak angkat yang menjadi pantangan di kalangan mereka.
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
وَاِذَاۤ اَنۡعَمۡنَا عَلَى الۡاِنۡسَانِ اَعۡرَضَ وَنَاٰ بِجَانِبِهٖ‌ۚ وَاِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُوۡ دُعَآءٍ عَرِيۡضٍ
Dan apabila Kami berikan nikmat kepada manusia, dia berpaling dan menjauhkan diri dengan sombong, tetapi apabila ditimpa malapetaka, ia banyak berdoa.

(QS. Fussilat:51)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video